Bendungan Aswan

Loading...

ASTALOG.COM – Bendungan Aswan pertama disebut Bendungan Rendah Aswan atau Aswan Low Dam, dibangun oleh Inggris sekitar tahun 1898 oleh Sir William Willcocks. Merupakan langkah pertama yang dilakukan untuk meredam banjir tahunan Sungai Nil. Namun seiring berkembangnya populasi manusia dan kehidupan di Mesir, Bendungan Rendah Aswan tersebut tidak lagi mampu membendung luapan sungai. Maka pada tahun 1960 dipetakan Bendungan Aswan Tinggi (Aswan High Dam) untuk melengkapi rancangan bendungan pertama, sehingga tampak lebih meraksasa dan siap menampung luapan Sungai Nil yang lebih besar.

Seperti yang dilansir dari wikipedia, Bendungan Aswan adalah bendungan yang terletak di kota Aswan, Mesir. Kota Aswan adalah kota di “katarak” sungai Nil di Mesir. Dua dam membendung sungai pada titik ini: Bendungan Tinggi Aswan (bahasa Arab السد العالي; alih aksara: as-Sad al-‘Aly) yang lebih baru dan Bendungan Aswan yang lama atau Bendungan Rendah Aswan.

Tanpa dibendung, sungai Nil akan banjir setiap tahun semasa musim panas, karena air dari Afrika Timur mengalir masuk di sungai ini. Banjir-banjir ini membawa banyak zat nutrisi dan mineral yang membuat tanah di sekitar sungai Nil menjadi subur dan ideal menjadi tanah pertanian.

BACA JUGA:  Status dan Kedudukan Bank Indonesia

Sementara penduduk di sekitar sungai ini berkembang, muncul kebutuhan untuk mengontrol air banjir demi melindungi tanah pertanian dan perkebunan katun. Dalam sebuah tahun dengan tingkat air yang tinggi, keseluruhan panen bisa saja habis diseret banjir, sementara dalam sebuah tahun dengan tingkat air rendah, ada kekeringan dan kelaparan. Tujuan proyek air ini adalah demi menanggulangi banjirnya sungai, menciptakan tenaga listrik dan menyediakan air irigasi untuk pertanian.

Bendungan Aswan telah mengakibatkan berbagai kontroversi sejak dibangun pada tahun 1960.

Sebagian pihak khawatir bahwa bendungan menyebabkan kerusakan lingkungan parah dan tidak ingin melihatnya dibangun.

Di lain pihak, ketiadaan bendungan juga bisa berakibat pada tidak terkendalinya Sungai Nil yang akan merugikan Mesir.

BACA JUGA:  Bagaimanakah Upaya Menanggulangi Masalah Urbanisasi?

Bendungan pertama di Aswan, yang dikenal sebagai Aswan Low Dam, dibangun pada tahun 1800-an oleh Inggris.

Bendungan ini awalnya dirancang untuk mengontrol banjir tahunan Sungai Nil yang sering mengakibatkan kerugian.

Selama ribuan tahun, masyarakat Mesir kuno hidup dan bertani di dekat sungai Nil, mengambil keuntungan dari air dan banjir tahunan yang menyuburkan ladang mereka.