Tuliskan Ciri-ciri Limbah

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Di mana masyarakat bermukim, di sanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan.

Ada sampah, ada air kakus (black water), dan ada air buangan dari berbagai aktivitas domestik lainnya (grey water).

Jenis-jenis Limbah
Berdasarkan karakteristiknya, limbah dapat digolongkan menjadi 4 macam, yaitu :

1. Limbah cair
2. Limbah padat
3. Limbah gas dan partikel
4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Ciri-ciri Limbah
1. Berukuran Mikro
Nah, ukuran limbah sendiri adalah mikro, atau partikel-partikel kecil yang dapat kita lihat. Tentu saja hal tersebut mmudahkan kita dalam menemui limba di sekitar kita.

2. Dinamis
Dinamis di sini, berarti limbah itu tidak diam di tempat, mereka akan senantiasa bergerak sesuai lingkungan yang ada. Sebagai contoh, jika limbah masuk ke sungai, dengan otomatis akan berjalan menyukuri sungai itu. hingga, sungai menjadi terkenal polusi dan limba secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Metode Terapi Substitusi Opioida

3. Penyebarannya berdampak Luas
Ketika limbah mengenai sebuah sungai, tentu akan berdampak banyak selain kepada sungai itu sendiri. Seperti matinya hewan air. Susahnya pengkonsumsian air minum yang tanpa limbah. Berbahayanya air. Dan hal-hal lainnya.

4. Berdampak Jangka panjang
Nah, limbah itu dalah hal yang bisa berdampak panjang dalam jangka. Ketika suatu wilayah terkena limbah, maka tidak akan hilang begitu saja.

Pengelompokan Limbah
Limbah sendiri dikelompokkan menjadi tiga, yakni:

1. Berdasarkan Wujudnya
Pada pengelompokan limbah berdasarkan wujud lebih cenderung di lihat dari fisik limbah tersebut. Contohnya limbah padat, disebut limbah padat karena memang fisiknya berupa padat, sedangkan limbah cair dikarenakan fisiknya berbentuk cair, begitu pula dengan limbah gas.

BACA JUGA:  Sejarah Klasifikasi Protista

Limbah Gas, merupakan jenis limbah yang berbentuk gas, contoh limbah dalam bentuk Gas antara lain: Karbon Dioksida (CO2), Karbon Monoksida (CO), SO2,HCL,NO2. dan lain-lain.

Limbah cair, adalah jenis limbah yang memiliki fisik berupa zat cair misalnya: Air Hujan, Rembesan AC, Air cucian, air sabun, minyak goreng buangan, dan lain-lain.

Limbah padat merupakan jenis limbah yang berupa padat, contohnya: Bungkus jajanan, plastik, ban bekas, dan lain-lain.

2. Berdasarkan sumbernya
Pada pengelompokan limbah nomor 2 ini lebih difokuskan kepada dari mana limbah tersebut dihasilkan. Berdasarkan sumbernya limbah bisa berasal dari:

Limbah industri; limbah yang dihasilkan oleh pembuangan kegiatan industri

Limbah Pertanian; limbah yang ditimbulkan karena kegiatan pertanian

BACA JUGA:  Jaringan Dasar pada Tumbuhan

Limbah pertambangan; adalah limbah yang asalnya dari kegiatan pertambangan

Limbah domestik; Yakni limbah yang berasal dari rumah tangga, pasar, restoran dan pemukiman-pemukiman penduduk yang lain.

3. Berdasarkan senyawa
Berdasarkan senyawa limbah dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni limbah organik dan limbah anorganik.

Limbah Organik, merupakan limbah yang bisa dengan mudah diuraikan (mudah membusuk), limbah organik mengandung unsur karbon. Contoh limbah organik dapat anda temui dalam kehidupan sehari-hari, contohnya kotoran manusia dan hewan.

Limbah anorganik, adalah jenis limbah yang sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk di uraikan (tidak bisa membusuk), limbah anorganik tidak mengandung unsur karbon. Contoh limbah anorganik adalah Plastik dan baja.

Loading...