Penyerbukan Oleh Hewan

ASTALOG.COM –
Penyerbukan merupakan menempelnya serbuk sari pada kepala putik. Ternyata serbuk sari dapat berasal dari bunga itu sendiri maupun dari bunga lain. Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

a. Penyerbukan sendiri (autogamy), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada putik berasal dari bunga itu sendiri.

b. Penyerbukan tetangga (geitogamy), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada putik berasal dari bunga lain pada tumbuhan itu juga.

c. Penyerbukan silang (allogamy/xenogamy), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada kepala putik berasal dari bunga tumbuhan lain dan tumbuhan asal polen masih tergolong jenis yang sama.

d. Penyerbukan Basar (hybridogamy), yaitu jika serbuk sari yang menempel pada kepala putik berasal dari bunga pada tumbuhan lain yang berbeda jenis atau setidaknya memiliki satu sifat beda.

Macam-macam perantara Penyerbukan (Polinasi)
Dalam proses penyerbukan, terdapata beberapa metode didalamnya dengan bantuan alam salah satunya melalui hewan.

Penyerbukan dengan perantaraan hewan adalah penyerbukan yang terjadi karena adanya bantuan hewan. Penyerbukan dengan perantaraan hewan (serangga) istilahnya ENTOMOGAMI. Pada penyerbukan ini, hewan membawa serbuk sari ke atas kepala putik. Hewan (serangga) yang berperan dalam proses penyerbukan ini misalnya lebah dan kupu-kupu. Contoh tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh hewan adalah kembang sepatu dan mangga.

Ciri-ciri tumbuhan yang penyerbukannya dibantu serangga:

1. Memiliki mahkota dengan warna yang mencolok.
2. Mengeluarkan bau yang khas.
3. Memiliki kelenjar madu.
4. Serbuk sarinya lengket.

Contoh hewan yang membantu penyerbukan adalah kelelawar, serangga, bekicot, dan burung.

Contohnya adalah pada tanaman jeruk, pepaya, jambu, dan bunga kacang.

Proses Penyerbukan Oleh Hewan
1. Ketika serangga (kupu kupu, lebah madu atau kumbang) singgah dan hinggap di bagian bagian bunga yang tujunnya untuk menghisap sari madu, tanpa sengaja kakinya menginjak serbuk sari yang menyebabkan ratusan serbuk sari itu melekat pada kakinya.

2. Dan ketika serangga berpindah pada bagian kepala putik untuk menghisap sari madu yang lain maka serbuk sari yang tadi melekat pada kakinya akan berjatuhan dan menempel pada kepala putik dalam jumlah yang cukup banyak.

Berikut adalah penjelasan mengenai proses terjadinya penyerbukan pada bunga :

1. Penyerbukan persilangan (Allogami) – Serbuk sari jatuh lalu menempel dikepala putik pada jenis bunga yang berbeda keluarga tetapi masih satu suku misalnya pada kantil dan kenanga

2. Penyerbukan bukan satu keluarga atau serumah (Geitonogami) – yaitu dengan cara serbuk sari jatuh lalu menempel dikepala putik pada jenis bunga lain namun masih satu ekosistem

3. Penyerbukan yang dilakukan dirinya sendiri (Autogami) – Penyerbukan alami dimana serbuk sari jatuh lalu menepel dikepala putik karena hembusan angin atau getaran bumi

4. Penyerbukan bastar (Hybridogamy) – Serbuk sari jatuh lalu menempel dikepala putik pada jenis bunga dan jenis tumbuahn lain tetapi masioh masuk kategori satu rumpun, misalnya serbuk sari Cabe hijau jatuh pada putik cabe rawit kecil.

Penyerbukan yang dibantu oleh hewan (Zoidiogami)

1. Serangga (Enthomophily) – seperti Semut, Tawon, Kumbang, lebah biasa, lebah madu, lalat buah atau Kupu – kupu

2. Burung (Zoophily) – seperti Burung Cucak rawa, burung kutilang, burung pipit, atau burung penghisap madu

3. Siput atau keong

Ciri ciri bunganya
1. Bunga berbau harum misalnya Melati, bunga Kemuning , bunga
2. Matahari dan lain lain
3. Mempunyai kelenjar manis madu
4. Mempunyai mahkota bunga yang berwarna terang
5. Serbuk sari sedikit berlendir dan lengket
6. Kepala putik nyaris tak terlihat

PELAJARAN YANG BERKAITAN