Pengaruh Komponen Abiotik Terhadap Komponen Biotik

ASTALOG.COM – Ekosistem tersusun atas 2 komponen utama, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Kedua komponen ini saling melakukan interaksi satu sama lain untuk mencapai keseimbangan.

Sebelum membahas bagaimana pengaruh komponen abiotik terhadap komponen biotik, mari kita simak terlebih dahulu, apa sih komponen biotik dan abiotik itu?

Komponen Biotik dan Abiotik

Menurut Ebiologi.com, secara bahasa, biotik berarti hidup. Adapun dirunut dari istilahnya, pengertian komponen biotik diartikan sebagai komponen-komponen penyusun ekosistem yang berupa mahluk hidup. Beberapa contoh komponen biotik misalnya hewan, tumbuhan, monera, fungi, virus, bakteri, dan manusia. Komponen biotik berkembang biak dan bertahan hidup dalam lingkungan abiotik.

Kebalikan dari pengertian biotik, pengertian komponen abiotik diartikan sebagai komponen-komponen penyusun ekosistem yang berupa benda-benda mati. Beberapa contoh komponen abiotik misalnya tanah, suhu, sinar matahari, air, udara, dan lain sebagainya. Komponen abiotik sangat mempengaruhi jenis dan pola hidup komponen biotik dalam suatu satuan ekosistem.

Jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di hutan hujan tropis biasanya berbeda dengan jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di gurun. Jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di daerah beriklim panas biasanya berbeda dengan tumbuhan dan hewan yang hidup di lingkungan beriklim dingin. Begitu juga dengan jenis hewan yang hidup di air tawar berbeda dengan jenis hewan yang hidup di laut. Kenyataaan tersebut terjadi karena antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya mempunyai komponen abiotik yang berbeda.

Dalam ekosistem, kadang-kadang komponen abiotik sangat besar pengaruhnya terhadap makhluk hidup. Komponen abiotik dapat memengaruhi komponen biotik. Begitu juga komponen biotik dapat memengaruhi komponen abiotik dalam ekosistem. Dari uraian yang terdahulu jelas terlihat bahwa ada saling ketergantungan di antara komponen penyusun ekosistem, baik itu komponen biotik maupun komponen abiotik. Hewan dan manusia bergantung kepada tumbuhan. Tumbuhan, hewan, dan manusia sangat bergantung pada lingkungannya.

Pengaruh Komponen Abiotik Terhadap Komponen Biotik

Air merupakan salah satu contoh komponen abiotik dalam ekosistem. Air sangat berguna bagi makhluk hidup. Tumbuhan sangat memerlukan air, misalnya untuk bahan baku fotosintetis. Akar tumbuhan menembus ke dalam tanah untuk menyerap air dan zat-zat hara. Jika tanah mengandung cukup air maka tumbuhan akan tumbuh subur. Sebaliknya, jika kekurangan air, tumbuhan tidak akan tumbuh dengan baik. Selain berguna bagi tumbuhan, air juga berguna bagi hewan dan manusia. Hewan memerlukan air untuk minum. Bagi hewan air seperti udang, ikan dan ketam; air merupakan tempat tinggal bagi mereka. manusia memerlukan air untuk berbagai keperluan, seperti minum, memasak, mandi dan mencuci.

Contoh lain komponen abiotik yang berpengaruh terhadap komponen biotik adalah udara. Di dalam udara terdapat gas oksigen dan karbon dioksida. Oksigen merupakan gas yang diperlukan untuk pernapasan, baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Adapun karbon dioksida merupakan gas yang menjadi salah satu bahan baku fotosintetis tumbuhan hijau, seperti dilansir dari laman Anakbangsaberprestasi15.blogspot.co.id.

PELAJARAN YANG BERKAITAN