Jenis Perubahan Wujud Zat

ASTALOG.COM – Perubahan wujud zat merupakan suatu proses perubahan termodinamika dari satu fase benda ke keadaan wujud zat yang lain. Perubahan wujud zat ini bisa terjadi karena adanya peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor. Dalam hal ini, perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atam atau senyawa zat tersebut, yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Misalnya, air, dimana jika air ingin dipadatkan maka air tersebut harus mencapai titik bekunya, dan jika air ingin diubah menjadi gas maka air tersebut harus mencapai titik didihnya.

JENIS PERUBAHAN WUJUD ZAT

Secara umum, ada 6 jenis perubahan wujud zat, yaitu:

1. Membeku

Membeku merupakan peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat. Dalam peristiwa ini, suatu zat akan melepaskan energi panas. Berikut beberapa contohnya:

  1. Air yang dimasukkan ke dalam freezer lama -kelamaan akan membeku menjadi es batu/es balok.
  2. Pembuatan gula jawa (mencetak gula jawa).
  3. Agar-agar masak yang berwujud cair, jika dibiarkan lama-kelamaan akan membeku.
  4. Minyak goreng menjadi padat saat udara dingin.

2. Mencair

Mencair merupakan peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Dalam peristiwa ini, suatu zat akan memerlukan energi panas. Berikut beberapa contohnya:

  1. Gula pasir yang dipanaskan akan mencair.
  2. Mentega dipanaskan akan mencair.
  3. Coklat padat yang dipanaskan akan mencair.
  4. Es batu yang dibiarkan di udara terbuka akan mencair.
  5. Lilin yang dipanaskan akan mencair.
  6. Logam yang dipanaskan dengan suhu tinggi akan mencair.
  7. Plastik yang dipanaskan akan mencair.

3. Menguap

Menguap merupakan peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini, suatu zat akan memerlukan energi panas. Berikut beberapa contohnya:

  1. Air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan menguap dan habis.
  2. Bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis dan berubah menjadi gas.
  3. Baju basah yang dijemur  lama-kelamaan akan menjadi kering karena airnya menguap.
  4. Minyak kayu putih dalam botol yang dibiarkan terbuka, lama -kelamaan akan berkurang volumenya karena menguap.
  5. Minyak wangi yang disemprotkan ke pakaian, lama-kelamaan baunya tidak harum lagi karena minyak wangi akan menguap.
  6. Pembuatan garam dengan cara menguapkan air laut, sehingga garam dapat mengendap.
  7. Pembuatan batu bata yang dijemur sehingga bata akan menjadi kering karena air dalam batu bata itu menguap.

4. Mengembun

Mengembun merupakan peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini, suatu zat akan melepaskan energi panas. Berikut beberapa contohnya:

  1. Ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas, maka bagian luar gelas akan basah.
  2. Rumput di lapangan pada pagi hari akan menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan.
  3. Bagian dalam kaca mobil akan ikut basah saat mobil dikendarai dalam keadaan hujan.
  4. Berubahnya awan menjadi titik-titik air hujan.

5. Menyublim

Menyublim merupakan peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini, suatu zat akan memerlukan energi panas. Berikut beberapa contohnya:

  1. Kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian atau dalam ruang terbuka lama-lama akan mengecil dan habis.
  2. Lubang knalpot akan menjadi kotor dan berwarna hitam karena gas Karbon Dioksida yang dikeluarkan akan menjadi padat.
  3. Es kering yang dibiarkan di tempat terbuka akan habis dan menjadi gas (padat menjadi gas).

6. Mengkristal

Mengkristal merupakan peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini, suatu zat akan melepaskan energi panas. Contoh: pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.

 

PELAJARAN YANG BERKAITAN