Negara Tertua di Afrika

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Republik Liberia adalah sebuah negara di pesisir barat Afrika yang berbatasan dengan Sierra Leone, Guinea, dan Pantai Gading. Baru-baru ini Liberia dilanda dua perang saudara (1989–1996 dan 1999–2003) yang mengakibatkan ratusan ribu penduduknya mengungsi sekaligus menghancurkan ekonomi Liberia.

Bersamaan dengan Ethiopia, Liberia adalah salah satu dari dua negara modern di Sub-Sahara Afrika tanpa berakar di kolonisasi Eropa Afrika. Berawal pada tahun 1820, wilayah itu dijajah oleh orang kulit hitam dari Amerika Serikat, sebagian besar dari mereka dibebaskan dari seorang budak. Imigran ini mendirikan negara baru dengan bantuan dari Masyarakat Kolonisasi Amerika, sebuah organisasi swasta yang percaya bahwa bekas budak akan memiliki kebebasan yang lebih besar dan kesetaraan di Afrika.

Negara ini mulai modern pada tahun 1940-an menyusul investasi dari Amerika Serikat selama Perang Dunia II dan liberalisasi ekonomi di bawah Presiden William Tubman. Liberia adalah anggota pendiri PBB dan Organisasi Persatuan Afrika.

BACA JUGA:  Spesies Perairan yang Sering Dibudidayakan

Liberia adalah negara republik tertua di Afrika dan merupakan salah satu anggota pendiri PBB dan Organisasi Persatuan Afrika (Organisation of African Unity).

Presiden Liberia
Presiden Charles Taylor adalah presiden pertama Liberia. Dia dinyatakan bersalah pada 26 April 2012 karena bersekongkol dan membantu pemberontak yang telah membunuh, memperkosa, dan memutalisi orang yang berada di perbatasan Sierra Leone.

Salah satu presiden Liberia pernah memenangkan pemilihan presiden yang masuk dalam daftar the Guinness Book of Records (1982), dalam hal pemilihan presiden paling curang yang pernah terjadi dalam sejarah.

Tidak seperti negara lainnya di Afrika, Liberia lahir di dalam gereja. Ada sebelas orang laki-laki yang menandatangani dekalarasi kemerdekaan Liberia di Gereja Baptis Allah pada tahun 1847 sehingga menjadi negara yang berdaulat. Semuanya itu adalah orang-orang gereja.

BACA JUGA:  Kupang Adalah Ibukota Provinsi?

Hari Libur di Liberia
Berbeda dengan negara di Afrika lainnya, Liberia merayakan hari libur nasional yang dinamakan dengan “Hari Puasa dan Doa”. Pada hari ini akan diadakan doa nasional untuk pensucian dan pemeliharaan spiritual. Hari nasional ini lahir dari krisis politik antara Liberia dengan Inggris pada tahun 1800-an. Pada konflik ini, bersama dengan pemimpin politiknya, hanya didukung oleh kekuatan doa.

Perekonomian Liberia
Liberia tercatat sebagai negara yang stabil dan lama dengan satu partai politik, dari tahun 1877 sampai 1980, yaitu Partai True Whig. Partai ini berdiri tahun 1869 yang didominasi penguasa keturunan kulit hitam yang berasal dari Amerika.

Sayangnya, negara ini masuk dalam salah satu negara termiskin di dunia, dengan tingkat mendapatkan pekerjaannya hanya 15% dan lebih dari 85% rakyatnya hidup di bawah garis kemiskinan.

BACA JUGA:  Negara-negara Bagian di Australia

Tempat Pariwisata di Liberia
Taman Nasional Sapo di Liberia adalah hutan hujan tropis terbesar kedua di Afrika Barat dan habitat bagi 125 spesies mamalia, yaitu gajah, macan tutul, babi hutan raksasa, simpanse, kijang duiker, dan kuda nil kerdil yang langka. Liberia adalah surganya ornitologis (unggas), habitat bagi 700 spesies burung, termasuk burung kicau tawon, yaitu seekor burung yang besarnya sedikit lebih besar dari tawon.

Loading...