Beberapa Macam Mengenai Hereditas

Loading...

ASTALOG.COM- Hereditas Manusia mempelajari mengenai macam penurunan sifat/kelainan pada manusia. Penurunan sifat pada manusia dibedakan menjadi dua, yaitu sifat yang terpaut koromosom tubuh (autosomal), dan sifat yang terpaut kromosom sex (gonosomal). Sifat yang autosomal manifestasinya dapat muncul baik pada anak laki-laki maupun perempuan. Sedangkan sifat yang gonosomal manifestasinya dipengaruhi oleh jenis kelamin, bisa hanya muncul pada anak laki-laki saja atau perempuan saja.

berikut beberapa hal mengenai hereditas manusia yang harus anda ketahui, tentunya pelajaran ini sangat penting untuk ujian nasional SMA.

  1. Golongan Darah

Terdapat 3 jenis sistem penggolongan darah pada manusia, yaitu sistem ABO, MN, dan sistem Rhesus. Perhatikan tabel di bawah ini!

  1. Golongan Darah Sistem ABO
BACA JUGA:  Contoh Tumbuhan Kormus?

Tabel fenotipe dan genotipe golongan darah sistem ABO

No. Fenotipe Genotipe Antigen pada Eritrosit
1. Golongan darah A IAIA , IAIO A
2. Golongan darah B IBIB , IBIO B
3. Golongan darah AB IAIB A, B
4. Golongan darah O IOIO Tidak ada
  1. Golongan Darah Sistem MN

Tabel fenotipe dan genotipe golongan darah sistem MN

No. Golongan Darah Eritrosit Fenotipe

Genotipe
1. M M IMIM
2. N N ININ
3. MN MN IMIN
  1. Golongan darah Sistem Rhesus

Tabel fenotipe dan genotipe golongan darah sistem Rhesus

No. Fenotipe Genotipe Macam Gamet
1. Rhesus positif IRHIRH, IRHIrh IRH dan Irh
2. Rhesus nehatif IrhIrh Irh
  1. Penentuan Jenis Kelamin

Manusia memiliki 46 kromosom (23 pasang kromosom). Kromosom tersebut terdiri atas 22 pasang kromosom tubuh dan 1 pasang kromosom kelamin (seks). Laki-laki memiliki sepasang kromosong seks yang diberi simbol XY, sedangkan perempuan memiliki sepasang kromosom yang diberi simbol XX. Laki-laki menghasilkan sperma yang mengandung gamet X atau Y. perempuan menghasilkan sel telur yang menghasilkan sel telur yang mengandung gamet X. pada wktu terjadi pembuahan, pertemuan gamet Y dari sel sperma dan gamet X pada sel telur akan mebentuk individu XY (laki-laki). Adapun pertemuan gamet X dari sel sperma dan gamet X pada sel telur akan membentuk individu XX (perempuan). Jadi kemungkinan anak yang akan dilahirkan itu laki-laki atau perempuan adalah 50%.

  1. Pada manusia factor H menyebabkan kulit hitam, makin banyak factor H ini makin hitam warna warna kulitnya. Sebaliknya factor h menyebabkan warna kulit putih. Bila individu mengandung semua factor H warna kulit hitam, 3 H warna kulit coklat tua, 2 H warna kulit sedang, 1 H warna kulit coklat muda. Bila seorang laki-laki berkulit coklat tua kawin dengan wanita berkulit coklat muda, maka kemungkinan keturunannya adalah

a. Semua anaknya berkulit sedang

b. Anak yang berkulit coklat tua : coklat muda = 2 : 1

c. Anak yang berkulit coklat sedang : coklat muda = 3 : 1

d. Anak yang berkulit coklat tua : coklat sedang : coklat muda = 2 : 1 : 1

e. Anak yang berkulit coklat tua: coklat sedang : coklat muda = 1 : 2 : 1