Pengertian Dasar Energi Listrik

Loading...

ASTALOG.COM-Daya listrik menjadi salah satu kebutuhan bagi seluruh umat manusia, selain itu perlu adanya teman-teman untuk mengetahui berbagai hal mengenai energi listrik.

Menurut tingkat pemanfaatannya, energi dapat dibagi menjadi energi primer, energi sekunder, energi final dan energi bermanfaat. Energi primer adalah energi yang diperoleh secara langsung dari alam, seperti minyak bumi, gas bumi, batu bara, tenaga air, panas bumi, mineral radioaktif, angin, pasang surut air laut, kayu bakar, sampah dan lain sebagainya.

Menurut tingkat pemanfaatannya, energi dapat dibagi menjadi energi primer, energi sekunder, energi final dan energi bermanfaat. Energi primer adalah energi yang diperoleh secara langsung dari alam, seperti minyak bumi, gas bumi, batu bara, tenaga air, panas bumi, mineral radioaktif, angin, pasang surut air laut, kayu bakar, sampah dan lain sebagainya.

energi listrik adalah energi yang berkaitan dengan arus akumulasi elektron, dinyatakan melalui konduktor jenis tertentu. Energi listrik dapat disimpan sebagai energi medan elektrotatis atau energi medan induksi. Energi medan elektrotatis merupakan energi yang berkaitan dengan medan listrik yang dihasilkan oleh terakumulasinya muatan elektron pada pelat-pelat kapasistor. Energi medan ekivalen dengan energi medan elektromaknetis yang sama dengan energi yang berkaitan dengan medan magnet yang timbul akibat aliran elektron melalui kumparan induksi.
Ada banyak barang yang sumber energinya listrik. Agar anda tidak mengalami kesulitan pada saat operasional listrik, maka teori listrik dasar harus dipahami.
Oleh karena itulah maka anda harus mengenal beberapa istilah dalam teori listrik dasar. Istilah-istilah tersebut meliputi:
  • Kutub Positif, yaitu bagian sumber listrik yang di dalamnya kekurangan muatan negatif dan disebut sebagai bermuatan positif
  • Kutub Negatif, yaitu bagian sumber listrik yang di dalamnya kelebihan muatan negatif dan disebut sebagai bermuatan negatif
  • Kuat Arus,yaitu jumlah muatan yang mengalir melalui media perantara dari kutub negatif ke kutub positif dalam suatu sumber listrik. Kuat arus ini sangat bergantung pada jumlah muatan yang berpindah dari satu kutub ke kutub lainnya. Semakin banya muatan yang berpindah, maka kuat arus semakin besar.
  • Voltase/Voltage, yaitu beda potensial yang terdapat di kutub positif dan kutub negatif. Beda potendial ini sangat menentukan besar kecilny arus yang mengalir. Dengan adanya voltase inilah maka muatan yang ada dapat berpindah (muatan negatif menuju muatan positif)
  • Hambatan, yaitu penghambat aliran listrik dari kutub negatif ke kutub positif. Hambatan ini sangat menentukan arus listrik yang mengalir pada media perantara aliran. Setiap bahan mempunyai nilai hambatan yang berbeda-beda. Ada bahan yang hambatannya kecil sehingga aliran listrik dapat mengalir dengan lancar, dan jika besar, maka aliran listrik tidak lancar.
  • Daya Listrik, yaitu kemampuan listrik untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan. Daya listrik ini adalah kemampuan yang dimiliki oleh listrik untuk melakukan kegiatan dalam jangka waktu tertentu.
 itulah beberapa hal mengenai dasar energi listrik, hal ini memberikan beberapa informasi bagi kalian yang baru ujian nasional tingkat SMA.