Contoh Kalimat Transitif Dan Intransitif

Loading...

Pengertian Kalimat

Seperti yang dikutip dari Wikipedia, Kalimat  adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan. Dalam wujud tulisan berhuruf latin, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik (.) untuk menyatakan kalimat berita atau yang bersifat informatif, tanda tanya (?) untuk menyatakan pertanyaan dan tanda seru (!) untuk menyatakan kalimat perintah. Kalimat dalam ragam resmi, baik lisan maupun tertulis, harus memiliki sebuah subjek (S) dan sebuah predikat (P).

Pola Kalimat.

Kalimat dasar ialah kalimat yang berisi informasi pokok dalam struktrur inti, belum mengalami perubahan. Perubahan itu dapat berupa penambahan unsur seperti penambahan keterangan kalimat ataupun keterangan subjek, predikat, objek, ataupun pelengkap. Kalimat dasar dibedakan ke dalam beberapa tipe. Antara lain:

Kalimat Dasar Berpola S + P.

Kalimat yang memiliki unsur subjek dan predikat. Predikat kalimat untuk tipe ini dapat berupa kata benda, kata sifat, kata kerja, atau kata bilangan. Contohnya:

 

Ayahnya / guru SMA. = S / P (Kata Benda)

Mereka / sedang berenang. = S / P (Kata Kerja)

Gambar itu / bagus.= S / P (Kata Sifat)

Peserta seminat ini / empat puluh orang. = S / P (Kata Bilangan)

 

Kalimat Dasar Berpola S + P + O

Kalimat yang memiliki unsur subjek, predikat, dan objek. subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba transitif, dan objek berupa nomina atau frasa nominal. Contohnya:

Mereka / sedang menyusun / karangan ilmiah. = S / P / O

 

Kalimat Dasar Berpola S + P + Pel.

Kalimat yang memiliki unsur subjek, predikat, dan pelengkap. Subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitif atau kata sifat, dan pelengkap berupa nomina atau adjektiva. Contohnya:

Saya / mengirimi / Dia / surat. = S / P / O / Pel.

 

Kalimat Dasar Berpola S + P + K

Kalimat yang memiliki unsur subjek, predikat, dan harus memiliki unsur keterangan karena diperlukan oleh predikat. Subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitif, dan keterangan berupa frasa berpreposisi. Contohnya:

Mereka / berasal / dari Jakarta. = S / P / K

 

Kalimat Dasar Berpola S + P + O + K

Kalimat yang  memiliki unsur subjek, predikat, objek, dan keterangan. subjek berupa nomina atau frasa nomina, predikat berupa verba intransitif, objek berupa nomina atau frasa nominal, dan keterangan berupa frasa berpreposisi. Contohnya:

Kami / memasukkan / pakaian / ke dalam lemari. = S / P / O / K

 

Kalimat Dasar Berpola S + P + Pel + K

Kalimat dasar tipa nomina atau adjektiva, dan keterangan berupa frasa berpreposisi. Contohnya:

Ungu / bermain / musik / di atas panggung. = S / P / Pel. / K

 

Kalimat Dasar Berpola S + P + O + Pel + K

Kalimat yang memiliki unsur subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. subjek berupa nomina atau frasa nominal, predikat berupa verba intransitif, objek berupa nomina atau frasa nominal, pelengkap berupa nomina atau frasa nominal, dan keterangan berupa frasa berpreposisi.

Dia / mengirimi / ibunya / uang / setiap bulan. = S / P / O / Pel. / K

Kalimat Aktif Transitif dan Kalimat Aktif Intransitif .

  1. Kalimat Aktif Transitif.

Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang memiliki atau menghadirkan fungsi objek (O). Kalimat aktif transitif biasanya berawalan me- atau meN-. Kalimat ini berupa kalimat aktif yang dapat diubah ke dalam kalimat pasif. Contohnya:

– Ibu Memarahi Adik -> Adik Dimarahi Ibu.

 

  1. Kalimat Aktif Intransitif.

Berbeda dengan kalimat aktif transitif, kalimat aktif intransitif tidak memiliki atau tidak menghadirkan objek (O). Jika predikatnya berawalan me- atau meN-, kalimat tersebut tidak dapat diubah ke dalam bentuk pasif. Contohnya:

– Adik Terjatuh Dilapangan 

 

 

Loading...