Perbedaan dan Persamaan Globe dan Peta

Loading...

Pengertain Globe.

Globe adalah tiruan bola bumi dalam ukuran kecil (miniatur). Jadi, globe merupakan sebuah bola bumi yang disertai dengan peta-peta di permukaan sehingga orang sering menyebut globe sebagai peta berbentuk bola yang berputar pada porosnya. Kata “globe” berasal dari kata “globus” (bahasa Latin) yang berarti bola yang bulat.

Globe pertama kali digunakan oleh orang Yunani. Karena mereka telah mengetahui bahwa pada saat itu bumi berbentuk bulat, seperti bola. Globe modern pertama kali dibuat oleh Martin Behaim. Selain itu, globe pada zaman kuno digunakan untuk menentukan rasi bintang-bintang.

Manfaat Globe:
1. memperlihatkan bentuk bumi yang mendekati kebenaran
2. mendemonstrasikan gerakan rotasi bumi dari arah barat ke timur (hal ini yang menyebabkan matahari seolah-olah terbit dari sebelah timur dan terbenam di sebelah barat)
3. menunjukkan lokasi suatu tempat di permukaan bumi, meskipun kenampakannya tidak sedetail peta
4. menunjukkan garis lintang dan bujur
5. memperagakan peristiwa perubahan siang dan malam hari
6. menunjukkan gambaran muka bumi secara utuh
7. menunjukkan batas daerah iklim.

Info lain yang dapat diperoleh pada Globe:
1. Terbit dan terbenamnya matahari
2. Luas laut dan benua
3. Pergantian musim
4. Letak daerah-daerah di berbagai tempat
5. Posisi suatu daerah di muka bumi

Pengertian Peta.
Peta adalah gambaran sebagaian atau seluruh wilayah di permukaan bumi dengan berbagai kenampakannya pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer. Istilah peta berasal dari bahasa Yunani mappa yang berarti taplak atau kain penutup meja.

Syarat- syarat peta secara umum

* Jelas dan tidak membingungkan.
* Mudah dimengerti maknanya.
* Memberi gambaran mirip dengan wujud dan letak yang sebenarnya.
* Sedap dipandang, menarik, rapi dan bersih.

Syarat- syarat peta secara khusus

a) Skala angka (numerik) : skala yang dinyatakan dengan angka. Contoh pada peta Indonesia skala 1:20.000.000 artinya 1 cm pada peta sama dengan 20.000.000 cm di lapangan atau 200 km.

b) Skala garis (grafis) : skala yang ditunjukkan dalam bentuk garis

c) Orientasi peta adalah petunjuk arah pada peta yang menunjukkan arah utara. Umumnya diberi simbol sederhana berupa anak panah dan diberi huruf U.

d) Sumber peta, dicantumkan adar diketahui dari mana sumber peta, data peta, dan pembuatnya.

e) Tahun pembuatan peta atau penerbitan peta, penting untuk kemugkinan perubahan data dalam waktu tertentu.

f) Inset peta, berfungsi sebagai petunjuk lokasi daerah yang dipetakan terhadap daerah di sekitarnya. Inset peta dapat dibedakan menjadi dua macam:

Inset pembesaran berfungsi untuk memperjelas informasi penting dari suatu lokasi
Inset lokasi wilayah, berfungsi memberikan gambaran yang baik mengenai posisi geografi daerah yang dipetakan.

g) Warna peta, mempresentasikan objek di lapangan sehingga memiliki kemiripan dengan objek yang sesungguhnya di lapangan. Contoh : warna biru untuk menggambarkan perairan dan hijau untuk dataran rendah.

h) Tulisan(lettering), berfungsi memberikan penjelasan terhadap informasi lokasi, letak, dan kenampakan objek geografi di dalam peta. Penggunaan tipe huruf adalah, sebagai berikut:

* Huruf romawi digunakan untuk menuliskan nama provinsi, ibu kota, dan kota-kota besar,
* Huruf italic atau miring digunakan untuk menulis kenampakan air seperti laut, teluk, pelabuhan dan sebagainya.
* Huruf gothic digunakan untuk menulis kenampakkan hypsografi, seperti pegunungan, lembah, dan sejenisnya
* Huruf gothic miring digunakan untuk menulis kenampakkan medan buatan, seperti jalan raya, sekolah, dan sejenisnya.

i) Garis tepi peta berfungsi membatasi peta dengan semua komponen peta antara suatu daerah yang dipetakan dengan daerah di sekitarnya.

j) Garis astronomi, berfungsi memberikan informasi posisi atau letak absolut suatu daerah yang dipetakan berdasarkan letak lintang dan bujurnya.

k) Legenda peta keterangan yang diperlukan peta pada umumnya menyajikan keterangan simbol, tanda, atau singkatan yang digunakan pada.

Jenis peta

Peta induk/ peta dasar; Peta induk merupakan hasil survei permulaan dari geodesi, yang dapat digunakan untuk membuat peta- peta lain dan masih membutuhkan materi- materi tambahan serta hanya mencakup data- data pokok atau penting
Peta topografi; Peta yang menggambarkan kenampakan umum permukaan bumi secara detail.
Peta tematik; Peta yang menampilkan tema tertentu atau khusus. Peta tematik meliputi peta dinamik (peta yang menggambarkan gerakan suatu data) dan statistik.

Bentuk peta
1. Peta analog
a. Peta planimetri dibuat pada bidang datar dengan menggunakan media kertas, kain, atau kayu triplek.
b. Peta streometri, Peta yang dibuat berdasarkan bentuk permukaan bumi yang sebenarnya
2. Peta digital Peta yang dibuat dengan menggunakan media komputer sehingga apabila ada pembaruan dapat dilakukan dengan cepat.

Loading...