Jelaskan Penerapan Sikap Demokratis di Lingkungan Keluarga

Loading...

ASTALOG.COM – Demokratis (adjektiva) berarti bersifat demokrasi seperti Negara yang demokratis negara yang bersifat demokrasi atau negara yang bersifat mengutamakan persamaan hak, kewajiban, dan perlakuan bagi semua warga negara. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa demokrasi untuk menyatakan bentuk dan system pemerintahan negara sedangkan demokratis untuk menyatakan sifat Negara misalnya bukan feodalistis ataupun bukan kerajaan.

Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara.
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

BACA JUGA:  Mesosfer Adalah

Sikap demokratis sebenarnya tidak hanya identik dengan pemerintahan saja, melainkan sikap ini juga di perlukan dalam lingkungan sekitar seperti keluarga, sekolah dan masyarakat.

1. Demokrasi di Lingkungan Keluarga
Dalam lingkungan keluarga terdapat beberapa sikap demokrasi yang penting untuk dilakukan, antara lain:
a. Berlaku adil terhadap semua anggota keluarga tanpa pilih kasih
b. Memberikan kesempatan pada anggota keluarga untuk memberikan saran, kritik demi kesejahteraan keluarga
c. Mengerjakan tugas rumah sesuai dengan perannya dalam keluarga
d. Saling menghormati dan menyayangi
e. Menempatkan Ayah sebagai kepala keluarga
f. Melakukan rapat keluarga jika diperlukan
g. Memahami tugas & kewajiban masing-masing
h. Menempatkan anggota keluarga sesuai dengan kedudukannya
i. Mengatasi dan memecahkan masalah dengan jalan musyawarah mufakat.
j. Saling menghargai perbedaan pendapat masing-masing anggota keluarga.
d. Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.

BACA JUGA:  Jaringan Saraf Disusun Oleh

2. Demokrasi di Lingkungan Sekolah
Dalam lingkungan sekolah terdapat beberapa sikap demokrasi yang penting untuk dilakukan, antara lain:
a. Pemilihan organisasi sekolah dan kelas dengan musyawarah
b. Pembagian tugas piket yang merata
c. Interaksi dan komunikasi yang lancar antara guru, siswa, dan orang di lingkungan sekolah
d. Pelaksanaan upacara dengan bergantian
e. Menghadiri acara yang diadakan sekolah
f. Ikut berpartispasi dalam OSIS
g. Ikut serta dalam kegiatan politik di sekolah seperti pemilihan ketua OSIS, ketua kelas, maupun kegiatan yang lain yang relevan.
h. Memberikan usul, saran, dan pesan kepada pihak sekolah
i. Menulis artikel, pendapat, opini di majalah dinding.
j. Hadir disekolah tepat waktu
k. Membayar SPP atau iuran wajib skolah
l. Saling menghargai pendapat orang lain.

BACA JUGA:  Jenis Hutan di Wilayah Indonesia Tengah

3. Demokrasi di Lingkungan Masyarakat
Dalam lingkungan masyarakat terdapat beberapa sikap demokrasi yang penting untuk dilakukan, antara lain:
a. Bersama-sama menjaga kedamaian masyarakat.
b. Pemilihan organisasi masyarakat melalui musyawarah
c. Berusaha mengatasi masalah yang timbul dengan pemikiran yang jernih.
d. Mengikuti kegiatan yang diadakan oleh desa
e. Mengikuti kegiatan kerja bakti
f. Bersama-sama memberikan ususlan demi kemajuan masyarakat.
g. Saling tenggang rasa sesama warga
h. Menghargai pendapat orang lain
i. Memberi usul, kritik, dan saran untuk kesejahteraan desa
j. Mengimplikasikan dana untuk desa dengan benar
k. Ikut berpartisipasi dalam iuran desa
l. Memecahkan masalah dengan musyawarah mufakat

Jadi, sikap demoktratis maupun demokrasi sebenarnya sangat penting untuk diterapkan dimana saja.