Contoh Sikap Memperhatikan Keselarasan Lingkungan

ASTALOG.COM – Menjaga kelestarian dan keasrian dari lingkungan sekitar sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. Sayangnya saat ini karena teknologi yang begitu maju dan banyaknya pembangunan gedung sana-sini membuat kita kurang memperhatikan keasrian lingkungan yang mengakibatkan keselarasan lingkungan yang menurun.

Terlebih dengan banyaknya limbah pabrik industri, membuat lingkungan lebih mudah rusak dan memperparah pemanasan global. Jika ingin berjalan selaras antara alam dan lingkungan, maka diperlukan perubahan dan penyesuaian.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menciptakan keselarasan lingkungan khususnya untuk bidang industri. Sektor industri dianggap sebagai salah satu penghasil polusi dan limbah terbesar. Sejak industri besar mulai berdiri, polusi meningkat pesat. Hasil dari proses produksi tidak hanya berupa barang jadi yang bisa dijual, tetapi limbah sisa produksi tersebut bisa merusak lingkungan.

Berikut contoh sikap/perilaku pelaku industri yang memperhatikan keselarasan lingkungan
1. Penggunaan teknologi yang disarankan dalam pengembangan industri adalah teknologi yang memiliki tingkat pencemaran yang rendah, hemat air, hemat bahan baku, dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
2. Setiap industri harus dilengkapi dengan sistem pengolahan limbah yang tepat untuk mengantisipasi kerusakan yang ditimbulkan oleh proses produksi. Limbah harus dibuang ke tempat yang tepat dan diolah dengan cara yang tepat.
3. Pemilihan lokasi industri yang tepat juga akan berdampak bagi lingkungan. Kota-kota besar biasanya menjadi tempat yang penuh dengan pabrik-pabrik. Sentralisasi industri di satu tempat akan mendatangkan banyak kerugian sehingga pengalihan industri ke lokasi lain perlu dipertimbangkan. Industri sebaiknya didirikan di wilayah kosong untuk mengurangi polusi.

Namun dalam pelaksanaannya banyak pelaku industri yang tidak memperhatikan keselarasan dengan lingkungan. Berikut ini contoh sikap/perilaku pelaku industri yang tidak memperhatikan keselarasan lingkungan:
1. Biasanya pelaku industri langsung membuang limbah tanpa pengolahan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena alasan biaya yang tinggi dalam pengolahan limbah.
2. Pengambilan sumber daya alam yang tidak memperhitungkan kelestarian lingkungan. Misalnya dalam industri pengolahan kayu, pengambilan kayu yang dilakukan tanpa usaha meremajakannya akan menyebabkan kerusakan lingkungan.
3. Industri pertambangan merupakani industri yang paling sering membuat kerusakan lingkungan. Selain mengganggu daerah resapaan air, proses penambangan perusahaan itu menyumbang limbah bahan beracun dan berbahaya bagi lingkungan sekitarnya.
4. Pembangunan industri yang selaras dengan lingkungan perlu diterapkan dengan tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Beberapa alasan mengapa perlu dikembangkan industri yang selaras dengan lingkungan antara lain sebagai berikut.

1. Agar kegiatan industri yang dilaksanaikan dapat menopang pembangunan yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup dari generasi ke generasi. Lingkungan tidak hanya dimanfaatkan oleh generasi yang ada pada saat ini saja, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.
2. Pembangunan industri harus direncanakan dengan baik dan dipertimbangkan dampak lingkungan yang merugikan. Pembangunan harus mempertibangkan aspek-aspek lingkungan. Dalam melakukan pembangunan harus diikut sertakan usaha pelestariannya