Apa Perbedaan Antara Fungi dan Tumbuhan?

ASTALOG.COM – Salah satu yang termasuk dalam kelompok fungi adalah jamur. Namun, apa perbedaan antara jamur dan tumbuhan? Apakah jamur tidak termasuk dalam golongan tumbuhan? Artikel kali ini akan membahas mengenai perbedaan antara fungi dan tumbuhan. Yuk simak artikel berikut ini:

Semua organisme dikelompokkan dalam lima kingdom. Mereka adalah Monera, Prototista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Divisi ini dibuat berdasarkan 3 kriteria. Mereka adalah organisasi seluler, susunan sel-sel dan jenis nutrisi. Organisasi selular adalah apakah mereka eukariotik atau prokariotik. Susunan sel adalah apakah mereka uniseluler, multiseluler, dengan atau tanpa diferensiasi sejati Jenis jaringan dll gizi adalah apakah mereka autotrofik atau heterotrofik.

Jamur

Jamur adalah eukariota dengan tubuh vegetatif membentuk miselium. Miselium terdiri dari massa benang bercabang tubular baik seperti struktur yang disebut hifa. Tapi ragi adalah uniseluler. Dinding sel mereka biasanya terbuat dari kitin. Jamur selalu heterotrofik, dan mereka adalah pengurai utama yang tinggal pada bahan organik mati. Pengurai adalah saprofit. Ini mengeluarkan enzim ekstra selular untuk mencerna bahan organik dan menyerap zat-zat sederhana yang terbentuk. Beberapa parasit yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan dan hewan. Beberapa mungkin mutualistik. Ini adalah hubungan antara dua organisme di mana keduanya diuntungkan. Makanan disimpan sebagai lemak atau glikogen dan bukan sebagai pati. Reproduksi Jamur adalah dengan metode aseksual atau seksual dengan cara spora. Sel-sel reproduksi berflagel tidak hadir.

Tumbuhan

Kombinasi karakteristik dasar yang membedakan kerajaan Plantae dari kerajaan lain. Mereka memiliki organisasi seluler eukariotik. Cara mendapat makanan adalah dengan fotosintesis. Untuk tumbuhan fotosintesis memiliki klorofil a, b dan karotinoid. Mereka adalah organisme multisel dengan organisasi jaringan yang sejati. Tumbuhan memiliki tubuh yang sangat berbeda antara akar, batang dan daun. Mereka mengandung dinding sel selulosa. Penyimpanan makanan yang utama adalah zat pati. Kerajaan Plantae dibagi menjadi banyak divisi. Mereka dan rangcangannya adalah, pterophyta, lycophyta, Cycadophyta dan Anthophyta.

Divisi dan rancangannya adalah kelompok pertama tumbuhan yang menjajah di darat. Mereka adalah tumbuhan yang sangat kecil dengan tumbuh di daerah lembab, tempat-tempat teduh. Tumbuhan yang dominan adalah gametofit, yang tidak berdiferensiasi menjadi akar, batang benar, atau daun sejati. Tidak ada jaringan pembuluh angkut atau jaringan mekanik. Lumut termasuk lumut daut dan lumut hati. Pterophyta tumbuh dalam kondisi lembab, tempat-tempat teduh. Fase yang dominan adalah fase sporofit. Sporofit dibedakan menjadi akar dan daun sejati. Namun, batang adalah rimpang bawah tanah. Dalam lycophyta, fase dominan adalah fase sporofit. Sporofit ini juga berdiferensiasi menjadi batang, akar dan daun. Cycadophyta adalah tumbuhan yang mengandung benih.

Tumbuhan yang dominan adalah sporofit, dan berdiferensiasi menjadi daun, batang dan akar. Mereka memiliki ovula telanjang. Anthophyta adalah tumbuhan yang paling maju dalam kingdom Plantae. Tumbuhan yang dominan adalah sporofit yang mungkin dioecious atau berumah satu. Xilem berisi pembuluh dan floem berisi pembuluh tapis dan sel pendamping. Mereka memiliki organ reproduksi yang sangat berbeda yang dikenal sebagai bunga. Dalam anthophyta, ovula berkembang dalam ovarium.

Perbedaan Antara Jamur dan Tumbuhan

Jamur dan tumbuhan memiliki banyak perbedaan sebagai berikut:

Jamur adalah organisme heterotroph

Organisme heterotroph adalah organisme yang tidak dapat memproduksi makanan dari material anorganik (tidak melakukan proses fotosintesis). Tumbuhan memiliki klorofil sehingga mampu melakukan fotosintesis sehingga disebut organisme autotroph. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat melakukan proses fotosintesis. Jamur memperoleh makanan dengan mensekresikan enzim kepada substrat dan menyerap hasil pencernaan enzim tersebut.

Jamur berbentuk filament

Tubuh jamur tersusun atas struktur mirip benang yang disebut hifa. Struktur mirip benang ini saling terajut dan membentuk struktur jamur seperti yang dapat kita lihat. Benang hifa dapat dilihat dengan jelas pada jamur tempe (Rhizopus) saat tumbuh pada substrat kedelai.

Jamur tidak menghasilkan gamet

Tanaman menghasilkan gamet, berupa ovum yang terletak pada dasar putik dan serbuk sari. Jamur tidak memproduksi struktur gamet untuk reproduksi generative. Reproduksi generative gamet dilakukan dengan penyatuan hifa yang berbeda sifat.

Dinding sel jamur terbuat dari khitin

Dinding sel tumbuhan terbuat dari seluosa dan lignin, sedangkan dinding sel jamur terbuat dari zat khitin.

Jamur mengalami mitosis nucleus

Mitosis pada tumbuhan terjadi dengan pembelahan nucleus disertai pembelahan sel. Pada jamur terjadi mitosis nukleus (pembelahan nukleus) tapi tidak disertai dengan pembelahan sel.

Dengan dasar perbedaan-perbedaan jamur dengan tumbuhan tersebut, jamur dikelompokkan ke dalam kingdom tersendiri yaitu kingdom fungi. Kingdom fungi dikelompokkan lagi menjadi Basidiomicotina, Ascomicotina, Zigomicotina, dan Deuteromicotina.