Rasul Yang Dilahirkan Tanpa Seorang Ayah

Loading...

Rasul adalah seseorang yang telah diberi wahyu oleh Allah dan syari’atnya kemudian diperintahkan oleh Allah untuk disampaikan dan juga diamalkan.

Secara bahasa arab, rasul berasal dari kata irsal yang artinya adalah memberikan arahan atau membimbing. Jadi rasul adalah nabi yang diberikan wahyu oleh Allah SWT kemudian diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan wahyu dalam syariatnya kepada umat manusia.

Tugas para rasul Allah SWT sebagai berikut:
Allah telah mengutus disetiap umat manusia seorang rasul. Seperti umat akhir zaman Allah mengutus nabi agung yaitu nabi Muhammad SAW.

Tugas para rasul disetiap umat manusia adalah sama. Berikut ini beberapa tugas dari para rasul adalah sebagai berikut:
1. Mentauhidkan atau mengesakan Allah. Bahwa Allah lah yang menciptakan segala isi alam semesta. Allah lah yang berhak untuk disembah. Tidak ada tuhan selain Allah SWT.
2. Menyampaikan risalah atau wahyu dari Allah
3. Memberikan kabar gembira dan memberikan peringatan kepada umat manusia
4. Meluruskan pemikiran yang menyimpang seperti kesyirikan yang telah dilakukan orang jahiliyah pada zaman dahulu.

Sifat-sifat Rasul.
1.Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).
2.Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).
3.Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).
4.Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).
5.Bersifat jaiz yaitu Aradhul Basyariyah (sifat-sifat sebagaimana manusia).

Rasul dan Nabi yang wajib diketahui oleh umat Islam adalah sebanyak 25 , yaitu :
Nabi Adam as
Nabi Idris as
Nabi Nuh as
Nabi Huud as
Nabi Shaleh as
Nabi Ibrahim as
Nabi Ismail as
Nabi Luth as
Nabi Ishaq as
Nabi Ya’qub as
Nabi Yusuf as
Nabi Syu’aib as
Nabi Ayyub as
Nabi Dzulkifli as
Nabi Musa as
Nabi Harun as
Nabi Daud as
Nabi Sulaiman as
Nabi Ilyas as
Nabi Ilyasa as
Nabi Yunus as
Nabi Zakaria as
Nabi Yahya as
Nabi Isa as
Nabi Muhammad saw

BACA JUGA:  Proses Kehamilan Dalam Islam

Rasul yang lahir tanpa seorang ayah adalah Nabi Isa as.

Sekilas Mengenai Kisah Nabi Isa as.
Maryam sejak kecil diasuh oleh mendiang nabi zakaria, ia seorang gadis yang baik budi pekertinya, sesudah menginjak usia dewasa ia selalu mengurung diri di tempat ibadah. Sama sekali tak pernah berhubungan dengan orang lain. Pada suatu hari nabi zakaria menengok Maryam di tempatnya, ia terkejut melihat aneka buah – buahan yang ada dalam kamarnya. Maryam menjelaskan bahwa semua itu adalah karunia Allah swt. Nabi Zakaria percaya akan hal itu, memang tidak mustahil Maryam yang suci, taqwa dan tunduk pada perintah allah itu sehingga mendapat karunia  berupa makanan dari sorga.

Pada suatu hari Maryam kedatangan malaikat yang mengatakan bahwa ia akan mengandung dan akan melahirkan anak laki – laki yang nantinya akan menjadi nabi dan Rasul.

Setalah kedatangan Malaikat dan mendengar perkataannya bahwa Maryam akan mengandung, maka Maryam menjadi heran, bagaimana bisa ia mengandung padahal ia adalah seorang yang masih perawan, belum pernah bersuami  akan mempunyai anak. Malaikat menjawab bahwa jika Allah menghendaki sesuatu cukuplah berkata : “jadilah” maka kehendak Nya pua akan jadi.

Ternayata betul, tidak beberapa lama kemudian Maryam hamil, segera saja ia jadi bahan pergujingan masyarakat di sekitarnya, ia dianggap telah berbuat zina dengan lelaki lain. Sungguh tuduhan ini merupakan hal yang menyakitkan bagi Maryam. Inilah salah satu dari ujian berat yang harus dihadapi dengan iman yang teguh.

Ia mengasingkan diri dari keramaian untuk menghindari cemohan masyarakat, tak lama ia melahirkan  bayinya  di bawah pohon kurma yang di berkahi Allah swt. Bayinya lahir dengan selamat, sesudah itu pula kesehatannya pulih, Maryam kembali ke rumahnya dengan membawa anak bayinya itu.

BACA JUGA:  Sebutkan 4 Sumpah Allah dalam Surah At-tin

Berbagai pendapat dan tuduhan yang ditujukan kepada Maryam, bagaimana ia seorang perawan  yang tekun beribadah bisa melahirkan seorang anak.? “tanyakanlah pada bayi itu sendiri.! Kata Maryam menjawab pertanyan orang – orang di sekelilingnya.

Walau merasa ragu dan menganggap Maryam tak waras mereka bertanya pula kepada Isa, anak Maryam yang masih bayi itu. Tak disangka Isa  yang masih bayi itu menjawab atas kehendak Allah swt  “ Aku; adalah hamba Allah,”akan diturunkan kepadaku Kitab Injil.

Allah telah memilihku menjadi seorang Nabi, yang akan menjadi orang dan mendatangkan berkah serta mengajar untuk kebaikkan, memerintahku untuk mendirikan shalat dan membayar zakat selama hidupku, berbuat baik kepada orang tuaku, tidak sombong pada orang lain dan tidak tenggelam dalam maksiat.

Allah memberiku keselamatan pada hari lahirku dan kematianku dan juga pada hari kebangkitan pada hari kiamat nati. ”Dengan demikian yakinlah mereka bahwa Maryam memang suci bersih dari tuduhan mereka selama ini.

Sejak kecil Isa sudah menampakkan diri sebagai manusia istimewa, kecerdasannya luar biasa dan setalah berumur 30 tahun ia diangkat sebagai Nabi dan Rasul, sebelum itu telah diajarkan kepadanya Taurat dan Injil.

Dengan diangkatnya sebagai Rasul maka mulailah ia menyebarkan agama Islam kepada kaumnya, menyeruhkan kaum Yahudi dan orang – orang Israil untuk kembali kepada Allah, menyadarkan kesesatan mereka yang telah berani merubah Kitab Taurat peninggalan Nabi Musa As.

Salah satu ajaran Nabi Isa as adalah kabar tentang adanya nabi sesudahnya yaitu Muhammad. Hal ini tersebutlah dalam Al Quran surat Ashshaff : “sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelum ku, yaitu kitab taurat dan memberi kabar gembira dengan datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku yaitu Ahmad ( Muhammad)”.

BACA JUGA:  Isi Kandungan Surah Al-Furqon Ayat 63

Hawariyun adalah para sahabat nabi Isa dan murid – murid yang dekat, mereka inilah yang meneruskan dan menyebarkan ajaran nabi Isa as kepada kaumnya.

Kedatangan nabi Isa as dengan ajarannya yang bersih dan benar telah membuat tokoh – tokoh agama dari kalangan rahib Bani Israil terancam kedudukannya, maka mereka minta bukti kebenaran beliau selaku utusan Allah. Maka Allah memberikan Mu”jizat kepada nabi Isa untuk menguatkan ajarannya antara lain: Nabi Isa membuat mainan burung dari tanah liat, setelah ditiup, burung itu hidup dan terbang atas seizin Allah.

Beliau dapat menyembuhkan orang buta. Beliau dapat menyembuhkan orang yang terkena sakit sopak, dan dapat menghidupkan orang mati. Bisa menceritakan jenis makanan yang di makan orang – orang di rumah mereka dan juga makanan yang mereka simpan dan dapat menurunkan makanan dari langit untuk menuruti kaumnya yang minta hidangan dari sorga.

Pemerintah Romawi tidak menyukai kehadiran Nabi Isa as yang dianggap membahayakan imperium mereka. Mereka bermaksud  untuk membunuh nabi Isa. Salah seorang murid Nabi Isa yang bernama Yudas berkhianat, dialah yang menunjukkan tempat persembunyian nabi Isa. Tetapi Allah melindungi nabi Isa, beliau diangkat ke langit, sedang Yudas yang berkhianat itu diserupakan wajah dan penampilan seperti Nabi Isa, maka Yudas lah yang ditangkap dan disalib tentara Romawi.

Menurut hadist shalih nabi Isa akan diturunkan ke dunia lagi menjelang hari kiamat.