Keuntungan dan Kerugian Letak Geografis Indonesia

ASTALOG.COM – Indonesia terletak antara 6 derajat LU-11 derajat LS dan 95 derajat BT- 14 derajat. Letak geografis disuatu wilayah dilihat dari kenyataan dipermukaan bumi, bedasarkan letak geografisnya kepulauan Indonesia diantara Benua Asia dan Benua Australia dan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Dengan wilayah Indonesia yang berada di posisi silang membuatnya mempunyai arti penting dalam kaitannya dalam iklim musim dan perekonomian. Ketika berbicara geografi maka hal pertama yang akan ditinjau lokasi,letak atau posisi.

Indonesia ditinjau dari segi letak memiliki berbagai macam keunggulan yang menjadi modal yang sangat berharga bagi pembangunan Negara. Letak atau posisi dapat ditinjau dari berbagai aspek yaitu astronomi, geologi, geografi, ekonomi dan sosio budaya. Selain itu, ada juga keuntungan dan kerugian umum dari letak geografis Indonesia.

Berikut ini Keuntungan Letak Geografis Indonesia :
1. Letak Indonesia yang berada diantara 2 Benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia yang membuat Indonesia bisa menjalin hubungan yang baik antara Negara-negara yang ada di Benua tersebut,
2. Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia menjadi kaya akan budaya, karena Indonesia terdiri dari : Berbagai Suku, Budaya dan lain lain. Selain itu juga, di Indonesia banyak bentukan yang disebabkan oleh alam, misalnya: Gunung Berapi, Danau dan Pantai
3. Laut yang Luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil laut seperti : ikan, karang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Dan itu semua bisa menjadi pendapatan tambahan untuk masyarakat.
4. Letak Indonesia yang berada dikawasan Tropis, membuat Indonesia menambah kekayaan yang lebih melalui hasil hutan, karena berbagai jenis tanaman dan tumbuhan dapat hidup subur.
5. Tanah di Indonesia yang subur dapat membuat Indonesia menghasilkan banyak jenis pertanian.
6. Wilayah yang cukup luas untuk hutan di Indonesia, menjadikan Indonesia seperti paru-parunya dunia.

Berikut ini Kelemahan Letak Geografis Indonesia :
1. Kerusakan lingkungan fisik, seperti : pencemaran air, udara, lahan kritis dan abrasi
2. Kerusakan lingkungan biotis, seperti : penurunan sumber daya hayati (flora/fauna), ilegal logging, kerusakan ekosistem pantai, sungai dan danau.
3. Kerusakan sumber daya alam oleh exploitasi berlebihan, illegal fishing dan illegal mining
4. Bencana alam, longsor, gempa bumi, tsunami, erosi, kekeringan, banjir, badai dan bencana teknologi
5. Kurangnya pengembangan potensi seni dan budaya lokal dari setiap etnik dan memudarnya ciri kehidupan mulai dari Bahasa, Adat istiadat/Tradisi, bangunan rumah dan tata cara pergaulan.
6. Pengangguran yang mencapai 10,55 juta (9,75%) dan kemiskinan sebanyak 37,17 (16,58%) dari total penduduk Indonesia (BPS 2008).

Posisi geografis Indonesia yang sangat strategis juga dapat menjadi suatu kelebihan bagi Negara Indonesia. Letak Indonesia yang strategis tidak hanya di wilayah udara tetapi tetapi didukung wilayah darat yang sangat bagus. Selain itu bangsa Indonesia memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau yang tidak dimilki oleh negara lain, keadaan musim Indonesia beragam menjadikan komoditas pertanian yang dihasilkan oleh Indonesia. Dengan posisi indonesia yang strategis menjadi suatu kelebihan dan juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga membawa damapak yang sangat positif bagi kemajuan perekonomian bangsa Indonesia.