Mengenal Produk Kerajinan Alam Bahan Lunak

Tahukah Anda bahwa Indonesia menempati urutan kedua dalam hal negara dengan tingkat biodiversitas yang tinggi, setelah Brazil?. Ya, faktanya negara kita memiliki begitu banyak ragam spesies makhluk hidup, serta ekosistem yang ada di darat maupun di lautan. Dan seperti yang telah diketahui dunia, Indonesia memang sangat kaya akan sumber daya alam, ini tentunya tidak lepas dari keuntungan yang disebabkan oleh letak geografis tanah air yang sangat strategis.

Limpahan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia menghasilkan banyak bahan alam yang dapat diambil manfaatnya untuk kehidupan, misalnya saja dalam membuat produk kerajinan. Indonesia telah menghasilkan berbagai kerajinan yang sangat kreatif, inovatif, serta tidak ketinggalan jaman karena terus dikembangkan seiring dengan pertumbuhan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Beberapa bahkan sudah tidak asing dimata dunia, sehingga tidak heran bila Indonesia dikenal sebagai negara penghasil kerajinan dengan buatan tangan yang terampil, bukan mengandalkan mesin.

Salah satu fakor yang menyebabkan munculnya beraneka ragam kerajinan adalah kebudayaan Indonesia yang tak terhitung jumlahnya. Setiap daerah memiliki ciri khas tertentu dalam membuat sebuah kerajinan. Dan sejak berabad-abad yang lalu, masyarakat telah membuat dan menggunakan kerajinan guna memenuhi kebutuhan hidup mereka, saat ini kerajinan telah semakin luas kegunaannya, bahkan sebagai desai interior ataupun eksterior.

Berikut adalah beberapa hasil produk dari kerajinan bahan lunak:

Sabun Batangan

Anda pasti telah mengenal sabun batangan sejak dulu, bahkan mungkin menggunakannya setiap hari. Ya, sabun merupakan surfaktan yang ketika dikombinasikan dengan sedikit air, maka akan dapat mencuci dan membersihkan tubuh. Pada umumnya, sabun berbentuk padat dan tercetak kotak atau oval sehingga orang menyebutnya sebagai sabun batangan. Walaupun saat ini Anda bisa mendapati jenis sabu yang cair, namun yang digunakan dalam kerajinan tangan adalah sabun batangan.

Parafin

Parafin dapat dikatakan sebagai satu dari sekian banyak bentuk hasil olahan minyak bumi. Bahan ini merupakan bahan dasar yang digunakan ketika Anda akan membuat produk karya kerajinan seperti lilin hias. Parafin memiliki bentuk seperti lempengan, namun ada pula yang berbentuk butiran. Parafin tidak memiliki warna dan tentunya tidak beracun.

Clay

Clay merupakan sebuah istilah yang dapat berarti “tanah liat”, namun dalam bidang kerajinan istilah tersebut dianggap sebagai tanah liat buatan. Clay ini terdiri dari berbagai macam, ada yang terbuat dari adonan tepung, bubur kertas dan polymer. Beberapa diantaranya yaitu:

Parafin Clay
Kerajinan ini terbuat dari bahan parafin, memiliki sifat yang cukup lunak sehingga sangat mudah untuk dibentuk dan tidak akan mengeras.

Plastisin Clay
Plastisin clay tidak jauh berbeda dengan paraffin clay. Plastisin Ini terbuat dari bahan yang lunak, namun cukup lunak jika dibandingkan dengan parafin clay.

Paper Clay
Paper clay ini merupakan jenis clay yang dibuat dari bahan bubur kertas. Jika telah selesai, berikan sedikit angin agar hasilnya dapat mengeras. Untuk sentuhan akhirnya, Anda dapat bereksperimen dengan cat kesukaan.

Flour Clay
Flour clay, sesuai dengan namanya, jenis ini terbuat dari campuran antara adonan tepung, lem, dan sebagainya. Adonan tepung yang digunakan dapat beraneka ragam, entah itu tepung tapioka, tepung terigu, atau tepung roti.

Jumping Clay
Jumping clay selain lembut, juga cukup ringan karena terbuat dari bahan non-toxic . Jika dibandingkan dengan jenis clay yang lain, jumping clay ini sifatnya lebih fleksibel sehingga lebih mudah dibentuk, disamping itu jumping clay akan mengeras dalam 24 jam jika diletakkan pada suhu ruangan.

– Air Dry Clay
Jenis clay yang satu ini hampir serupa dengan jumping clay, namun bentuknya sedikit lebiih padat. Hasil akhir dalam kerajinan ini, yaitu dengan cara diangin-anginkan.

Polymer Clay
Polimer clay merupakan jenis clay yang paling baik diantara sekian banyak ragamnya. Karena dianggap paling baik, harganya pun relatif mahal, dan masih jarang dijual di Indonesia. Hasil akhir dari kerajinan clay jenis polimer ini adalah dengan cara dikeringkan menggunakan oven.

Itulah beberapa hasil produk dari kerajinan bahan lunak. Tentu saja, selain beberapa bentuk diatas, masih terdapat banyak ragam lainnya yang bisa dibuat dengan bahan alam yang telah tersedia di tanah air Indonesia.