Apa Fungsi Dari Kantung Pada Kanguru Betina

Loading...

Kanguru adalah hewan mamalia yang memiliki kantung (marsupialia). Hewan ini termasuk hewan khas Australia. Kata kanguru diambil dari bahasa Aborigin gangguru.

Saat ini ada diketahui 3 spesies kanguru:
1. Kanguru Merah
Kanguru Merah adalah hewan marsupial terbesar yang masih hidup. Apabila berdiri tingginya dapat mencapai lebih dari 2 meter dan bobotnya mencapai 90 kg. Kanguru jenis ini biasanya bergerak dalam kelompok besar. Mereka tidur di kala siang yang hawanya paling panas. Apabila tidak ada air, mereka akan mencari kelembaban dari tumbuhan hijau. Mereka juga hanya akan berkembangbiak apabila ada hujan dan tumbuh tanaman baru.

2. Kanguru Abu-abu Timur
Kanguru Abu-abu Timur dapat ditemukan di daerah subur Australia bagian timur.
Kanguru Abu-abu Barat.

3. Kanguru Abu-abu Barat dapat ditemukan di Australia bagian barat, Australia bagian selatan yang dekat dengan pantai dan basin Sungai Darling. Kanguru Abu-abu sangat banyak jumlahnya. Mereka hidup di hutan-hutan eukaliptus yang terbuka dan di daerah berumput. Mereka memakan rumput.

Kanguru mempunyai dua kaki belakang yang kuat, telapak kakinya yang besar didesain untuk meloncat. Kanguru biasa melompat dengan kecepatan 20–25 km/jam. Tapi mereka bisa melompat hingga kecepatannya menjadi 70 km/jam. Harapan hidup kanguru sekitar 9-18 tahun. Walau kadang-kadang ada kanguru yang bisa bertahan hidup hingga 28 tahun.

Kangguru diketahui memiliki otot tungkai depan (bisep) yang kuat, dan kini telah diketahui bahwa otot tersebut selain digunakan untuk berkelahi, juga digunakan untuk memikat lawan jenis (jantan ke betina)

BACA JUGA:  Proses Terjadinya Hujan Asam dan Akibat yang Ditimbulkan

Kantong merupakan ciri istimewa marsupialia betina; nama marsupialia diturunkan dari bahasa Latin: marsupium, berarti kantong. Ketika lahir, janin marsupialia merangkak dari dalam tubuh induknya ke kantong. Pada dasarnya, kantong tersebut merupakan lipatan kulit dengan 1 pembukaan yang menutupi puting susu untuk melindungi janin ketika tumbuh.

Kantong berbeda dari antara marsupialia: sebagai contoh untuk quoll dan Setan Tasmania, kantong membuka ke belakang dan janin hanya bisa merangkak dalam jarak kecil ke bukaan (tempat istirahat) kantong. Di kantong, mereka tetap melekat ke puting susu dan bila marsupialia muda tumbuh, mereka meninggalkan kantong dan tak kembali. Kantong kanguru terbuka secara mendatar di depan tubuh, dan janin harus mendaki dalam jarak panjang untuk mencapainya. Kanguru dan walabi memungkinkan anaknya hidup dalam kantong setelah secara fisik sanggup pergi.

Kingdom : Animalia.
Filum : Chordata.
Kelas : Mammalia.
Ordo : Marsupialia.
Familia : Macropodidae.
Genus : Macropus.
Spesies : Macropus rufus.

Struktur Tubuh Kanguru.
Struktur tubuh kanguru terdiri atas bagian kepala, tubuh, dan ekor. Di bagian kepala terdapat sepasang mata, sepasang telinga, hidung, dan mulut. Di dalam mulut terdapat lidah dan gigi, dibidang ini ada beberapa perbedaan jelas antara kanguru dan mamalia lain. Mamalia masa kini berasal dari nenek moyang yang dimasing-masing belahan rahang atas memiliki lima gigi seri, satu gigi taring dan jumlah geraham palsu maupun sejati yang sama jadi rumus giginya adalah gigi atas 5.1.3.4., gigi bawah 4.1.3.4. dan seluruhnya lima puluh gigi. Sedangkan rumus gigi mamalia sejati pada bentuk primitif paling tinggi gigi atas 3.1.4.3.,i gigi bawah 3.1.4.3. dengan empat puluh empat gigi. Jadi kanguru dengan nenek moyangnya mempunyai lebih banyak gigi seri daripada mamalia sejati.

BACA JUGA:  Contoh Cerita Jenaka Pendek

Jumlah gigi geraham (palsu = premolar dan sejati = molar) semula pada kedua kelompok yang sama tetapi kanguru mempunyai tiga geraham palsu, sedangkan mamalia hanya mempunyai empat buah. kanguru mempunyai empat geraham sejati hanya memiliki tiga buah. Gigi seri berbentuk pahat atau kapak, sedangkan gigi taringnya tajam. Gigi-gigi palsu selalu berlainan, bentuknya juga biasanya lebih kecil dari yang sejati.

Umumnya kanguru dapat dibagi atas dua kelompok besar yang didalam klasifikasi lebih lama terkadang disebut sebagai ordo tersendiri. Kelompok-kelompok ini adalah kanguru polyprotodont yang memiliki enam atau lebih gigi seri dalam setiap rahang, kanguru diprotodont yang mempunyai enam gigi seri dalam rahang atas dan dua gigi seri yang membesar, menjorok kedepan dibagian depan dalam rahang bawah.

Bagian tubuh terbagi menjadi bagian dorsal, ventral, dan lateral. Di bagian tubuh terdapat 2 pasang anggota gerak, anggota gerak bagian depan jauh lebih kecil dari anggota gerak bagian belakang. Anggota gerak bagian belakang kanguru memiliki telapak kaki yang dilengkapi otot-otot yang di desai khusus untuk melompat, oleh karena itu kanguru dapat melompat dengan sangat cepa.

BACA JUGA:  Ciri-ciri Ekosistem Air Laut

Di bagian ventral tubuh terdapat kantung, kantung mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai kandungan kedua dan sebagai tempat terdapatnya puting susu. Kantung yang berada di perut inilah yang merupakan keistimewaan kanguru, sehingga dimasukan dalam Ordo Marsupialia dalam kelompok Mammalia Metatheria walaupun ada juga beberapa spesies kanguru yang tidak memiliki kantung.

Di bagian ekor, terdapat ekor, lubang anus, dan organ reproduksi bagian luar. Ekor kanguru memiliki struktur yang kuat, berotot, ekor ini berguna untuk membantu pergerakan pada kanguru saat kanguru tidak sedang melompat.

Nama dan Fungsi Bagian Tubuh Pada Kanguru.
Mulut – Kangguru mempunyai kepala yang kecil, berbulu, dan bermoncong. Mulut kangguru digunakan untuk memasukan makanan ke dalam tubuh.
Telinga – Kanguru menggerakan kupingnya dari depan ke belakang mengikuti suara kemampuan ini sangat menolong mereka dari bahaya, terutama pemangsa.
Kaki Depan – Dua kaki depan dipakai untuk membungkuk ketika mencari makan.
Kaki Belakang – Kaki belakang kangguru ukuranya lebih besar dari kaki depan. Kaki ini digunakan untuk melompat dan menyelamatkan diri dari musuh.
Ekor- Saat berdiri kanguru memerlukan bantuan dari ekornya untuk mengibas ke kiri dan ke kanan untuk menjaga keseimbangan.
Kantung – Kanguru betina memiliki kantung yang digunakan untuk membesarkan bayi kanguru setelah lahir.