Ciri Khusus Kantong Semar

ASTALOG.COM – Kantong Semar yang termasuk dalam genus Nepenthes merupakan jenis tumbuhan karnivora yang tumbuh di kawasan tropis dunia lama, yang meliputi: Indonesia, Tiongkok bagian selatan, Indochina, Malaysia, Filipina, Madagaskar bagian barat, Seychelles, New Caledonia, India, Sri Lanka, dan Australia, dimana spesies terbanyak dari habitat ini terdapat di pulau Kalimantan dan Sumatera.

Kantong Semar mampu hidup di hutan hujan tropik dataran rendah, pegunungan, hutan gambut, hutan meranggas, gunung kapur hingga padang savana. Tumbuhan sebagian besar hidup secara empifit, yaitu menempel pada batang atau dahan pohon lain dengan panjang batang mencapai hingga 20 meter. Sementara Kantong Semar yang hidup di daerah savana umumnya hidup terestrial, tumbuh tegak dengan panjang batang kurang dari 2 meter.

Klasifikasi Ilmiah Kantong Semar

  • Kerajaan (Kingdom) : Plantae
  • Divisi (Division) : Magnoliophyta
  • Kelas (Class) : Magnoliopshida
  • Ordo : Caryophyllales
  • Famili (Family) : Nepenthaceae
  • Genus : Nepenthes

Ciri Khusus Kantong Semar

  1. Kantong Semar dapat mencapai tinggi 15-20 m dengan cara memanjat tanaman lainnya, walaupun ada beberapa spesies yang tidak perlu memanjat.
  2. Pada ujung daun terdapat sulur yang dapat termodifikasi membentuk kantong, yaitu alat perangkap yang digunakan untuk memakan mangsanya (misalnya serangga, pacet, anak kodok) yang masuk ke dalam.
  3. Kantong Semar termasuk jenis flora berumah 2, artinya bahwa tiap tanaman hanya memiliki satu jenis kelamin bunga. Jadi untuk bisa menghasilkan keturunan, Kantong Semar harus melakukan perkawinan silang. Hal itulah yang menyebabkan banyak terdapat spesies Nepenthes yang terlahir dari hasil persilangan alami.
  4. Kantong semar juga dapat berkembang biak secara vegetatif dengan menggunakan tunas.
  5. Sewaktu daunnya masih muda, Kantong Semar pemangsa pada Nepenthes akan tertutup. Lantas, membuka ketika sudah dewasa. Namun bukan berarti kantung flora Kantong Semar ini menutup sewaktu masih muda saja. Ia menutup diri ketika sedang mengganyang mangsanya. Tujuannya adalah supaya proses pencernaan berjalan lancar dan tidak diganggu oleh kawanan musuh yang siap merebut makanan yang sudah diperolehnya.
  6. Bibir lubang kantong Semar dilengkapi dengan alat penipu. Organ itu berwarna merah serta mampu menebarkan aroma manis. Warna bibir Kantong Semar yang merona serta beraroma manis itu akan memikat dan membuat lengah calon mangsa. Binatang yang terpikat akan tergelincir masuk ke dalam kantung antara yang licin. Cairan asam (enzim proteolase) yang berada dalam kantung tengah lalu mencerna tubuh mangsa itu. Tubuh mangsa naas itu kemudian diolah menjadi garam posphat dan nitrat yang kemudian diserap oleh Kantong Semar.

3 Macam Kantong pada Kantong Semar

  1. Kantong atas adalah kantong dari tanaman dewasa, biasanya berbentuk corong atau silinder, tidak memiliki sayap, tidak mempunyai warna yang menarik, bagian sulur menghadap ke belakang dan dapat melilit ranting tanaman lain, kantong atas lebih sering menangkap hewan yang terbang seperti nyamuk atau lalat, kantong jenis ini jarang bahkan tidak ditemui pada beberapa spesies, contohnya N. ampullaria.
  2. Kantong bawah adalah kantong yang dihasilkan pada bagian tanaman muda yang biasanya tergelatak di atas tanah, memiliki dua sayap yang berfungsi sebagai alat bantu bagi serangga tanah seperti semut untuk memanjat mulut kantong dan akhirnya tercebur dalam cairan berenzim di dalamnya.
  3. Kantong roset adalah kantong yang memiliki bentuk yang sama seperti kantong bawah, namun kantong roset tumbuh pada bagian daun berbentuk roset, contoh spesies yang memiliki kantong jenis ini adalah N. ampullaria dan N. gracilis. Beberapa tanaman terkadang mengeluarkan kantong tengah yang berbentuk seperti campuran kantong bawah dan kantong atas.

Manfaat Tanaman Kantong Semar

  1. Sebagai indikator iklim. Bila pada satu lokasi atau areal ditumbuhi oleh Nepenthes gymnamphora, artinya lokasi tersebut memiliki tingkat curah hujan cukup tinggi, kelembapan diatas 75%, dan tanahnya miskin unsur hara.
  2. Sebagai tanaman obat dimana cairan dari kantong Semar yang tetap tertutup, dipakai sebagai obat batuk. Air rebusan akar dan cairan dalam kantong yang tetap tertutup digunakan juga sebagai obat sakit perut, menghindar ngompol, luka bakar, dan menyembuhkan sakit mata.
  3. Kantong semar type N. gymnamphora adalah sumber air yang layak minum di karenakan pH-nya netral (6-7) dengan situasi kantong yang tetap tertutup. Sedangkan kantong yang terbuka telah terkontaminasi jasad serangga yang masuk ke dalam sehingga pH-nya 3 dan terasa asam.
  4. Batang dari Kantong Semar dapat dipakai sebagai pengganti tali untuk pengikat barang.

*****

Kantong Semar termasuk tumbuhan yang langka dan beberapa jenisnya mendekati kepunahan. Dari 386 jenis fauna Indonesia yang terdaftar dalam kategori “terancam punah” oleh IUCN, beberapa spesies Kantong semar berada di dalamnya. Bahkan LIPI mengumumkan beberapa spesies Kantong semar (untuk menghindari perburuan, nama spesiesnya dirahasiakan) sebagai tanaman paling langka di Indonesia.