Jelaskan Letak Wilayah Indonesia Secara Ekonomis

ASTALOG.COM – Secara astronomi terletak antara 60 LU – 11 0 LS dan 95 0BT – 1410 BT Terletak antara samudra pasifik dan samudra hindia. Terletak diantara benua asia dan benua Australia yang merupakan pertemuan dua rangkaian pegunungna sirkum pasifik dan sirkum mediterania.

Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian.

Berada dalam posisi yang strategis, membuat banyak keuntungan untuk Indonesia khususnya dalam hal perekonomian dimana sering juga disebut sebagai letak ekonomis.

Pengertian Letak ekonomis
Letak ekonomis adalah letak suatu negara ditinjau dari jalur dan kehidupan ekonomi negara tersebut terhadap negara lain. Letak ekonmis Indonesia sangat baik, sebab terletak antara Benua Asia dan Australia ditambah dengan beberapa tempat di sekitar Indonesia yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan, misalnya: Kuala Lumpur dan Singapura, negara tetangga Indonesia ini membutuhkan hasil-hasil pertanian dan hasil pertambangan yang banyak dihasilkan Indonesia. Kemungkinan Indonesia menjadi pusat pasar dunia yang besar sehingga banyak negara industri yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Keuntungan Letak Ekonomis Indonesia
Letak Ekonomis Indonesia sangat baik dan menguntungkan karena:

1. letak Indonesia antara Asia dan Australia ditambah beberapa tempat di sekitar Indonesia yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan, misalnya Malaysia dan Singapura.
2. Negara tetangga Indonesia sangat membutuhkan hasil-hasil pertanian dan hasil pertambangan yang banyak dihasilkan di Indonesia
3. Kemungkinan menjadi pusat pasar dunia sehingga banyak negara industri yang menanamkan modalnya di Indonesia.

Selain keuntungan ekonomis, Karena letak geografis indonesia pula Indonesia mendapat pengaruh berbagai kebudayaan dan peradaban dunia, serta secara alami dipengaruhi oleh angin musim. Sekitar bulan Oktober-April angin bertiup dari Asia ke Australia yang membawa banyak uap air dari Samudra Pasifik sehingga menimbulkan musim hujan. Sekitar bulan April-Oktober angin bertiup dari Australia ke Asia yang sedikit membawa uap air dari Samudra Hindia sehingga menimbulkan musim kemarau.

Pengaruh musim tersebut di atas menyebabkan Indonesia menjadi negara agraris terkemuka. Pertanian di Indonesia maju pesat dan banyak menghasilkan bahan makanan seperti beras, jagung, sayur-sayuran, buah-buahan, karet, kopi, gula, tembakau, dan lain-lain yang sangat berguna bagi kemakmuran dan keberlangsungan penduduk Indonesia, secara ekonomi pun menjadi peluang untuk berperan serta dalam perdagangan internasional.