Pengertian Penetration Pasifique Adalah

ASTALOG.COM – Sudah cukup banyak definisi tentang kebudayaan yang telah di paparkan oleh para ahli. Dari berbagai definisi dapat ditarik kesimpulan mengenai pengertian kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Kebudayaan dalam suatu Negara memberikan pengaruh besar untuk perkembangan dan banyak manfaat untuk semakin berkembangnya suatu Negara.

Pengertian Kebudayaan
Kata “kebudayaan berasal dari (bahasa Sanskerta) yaitu “buddayah” yang merupakan bentuk jamak dari kata “budhi” yang berarti budi atau akal. Kebudayaan diartikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal”. Pengertian Kebudayaan secara umum adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat dan setiap kecakapan, dan kebiasaan.

Unsur-Unsur Kebudayaan
Koentjaraningrat (1985) menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan. Ia menyebutnya sebagai isi pokok kebudayaan. Ketujuh unsur kebudayaan universal tersebut adalah :

1. Kesenian
2. Sistem teknologi dan peralatan
3. Sistem organisasi masyarakat
4. Bahasa
5. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
6. Sistem pengetahuan
7. Sistem religi

Faktor yang Mendorong dan Menghambat Perubahan Kebudayaan
Sama halnya dengan manusia, sebuah kebudayaan yang bersifat dinamis juga selalu mengalami perubahan walaupun secara sangat lambat. Perubahan dari kebudayaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, berpengaruh pada budaya lokal.

Perubahan tersebut biasanya erat kaitannya dengan difusi (penyebaran), percampuran (acculturation), pembauran (asimilation), dan gegar budaya (cultural shock).

1. Difusi (Penyebaran)
Difusi adalah suatu proses menyebarnya unsur-unsur kebudayaan dari satu kelompok ke kelompok lainnya atau dari satu masyarakat ke masyarakat lainnya.

Ada dua jenis difusi, yaitu difusi infra masyarakat (proses difusi dalam masyarakat itu sendiri) dan difusi antar masyarakat (proses difusi yang terjadi diantara rnasyarakat yang satu dan masyarakat yang lain).

Bentuk difusi terdiri dari 3 macam, yaitu
a. Symbiotic (pertemuan antara individu-individu dari satu masyarakat dengan individu-individu dari masyarakat lainnya mengubah kebudayaan masing-masing).
b. Penetration pasifique (rnasuknya kebudayaan asing dengan cara damai dan tidak disengaja serta tanpa paksaan), dan
c. Penetration violente (masuknya kebudayaan asing dengan cara paksaan).

2. Percampuran (acculturation)
Percampuran merupakan suatu perubahan besar dari suatu kebudayaan sebagai akibat adanya pengaruh dari kebudayaan asing. Menurut Koentjaraningrat, percampuran menyangkut konsep mengenai proses sosial yang timbul jika sekelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur-unsur kebudayaan asing. Akibatnya, unsur-unsur asing lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan asli.

3. Pembauran (asimilation)
Dilansir dari wikipedia, pembauran atau Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru. Suatu asimilasi ditandai oleh usaha-usaha mengurangi perbedaan antara orang atau kelompok. Untuk mengurangi perbedaan itu, asimilasi meliputi usaha-usaha mempererat kesatuan tindakan, sikap, dan perasaan dengan memperhatikan kepentingan serta tujuan bersama.

4. Gegar Budaya (culture shock)
Gegar budaya (culture shock) adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan atau jabatan yang diderita orang-orang yang secara tiba-tiba berpindah atau dipindahkan ke suatu daerah tertentu. Sebagaimana kebanyakan penyakit lainnya, gegar budaya juga mempunyai gejala-gejala dan pengobatan secara tersendiri.