Sebutkan Macam-macam Birama

Apa Yang Dimaksud Dengan Birama?

Birama adalah suatu tanda untuk menunjukkan jumlah ketukan dalam satu ruas birama. Satu ruas birama ditunjukkan oleh batas-batas garis vertikal yang disebut garis birama. Hal ini terlihat dalam musik diatonik. Namun, dalam musik pentatonik penggunaan garis birama jarang kita temui.

Dalam tangga diatonik petak-petak yang dibatasi garis birama disebut ruas birama. Tiap birama dalam musik mempunyai tekanan suara yang teratur yang disebut arsis dan aksen. Aksen adalah birama yang beraksen ringan. Birama beraneka macam, di antaranya birama 2/4, ¾, 4/4, dan 6/8. birama tersebut biasanya sering digunakan untuk berkarya.

a. Birama 2/4. artinya, tiap birama terdiri atas dua ketukan.
b. Birama ¾. Artinya, tiap birama terdiri atas tiga ketukan.
c. Birama 4/4. artinya, tiap birama terdiri atas empat ketukan.
d. Birama 6/8. artinya, tiap birama terdiri atas enam ketukan.

Tanda Birama.

Biasa disebut juga dengan Time signature, adalah tanda untuk menentukan jumlah hitungan dan nilai setiap hitungan pada setiap birama. Tanda birama ditempatkan pada awal musik. berisi dua angka dimana angka yang satu diletakkan sebelum angka yang lainnya. Angka yang di atas menunjukkan jumlah ketukan pada setiap ruas birama.

Angka yang di bawah merupakan satuan nilai not yang dijadikan patokan tempo, misalnya tanda birama 4/4 dapat kita artikan bahwa dalam satu birama terdapat 4 not 1/4. Untuk tanda birama 2/4 dapat kita artikan bahwa dalam satu birama terdapat 2 not seperempat dan seterusnya.

Garis Birama.

Garis yang memotong garis paranada/ sangkar nada (memotong secara vertikal) yang berfungsi sebagai pemisah antara ruas satu dengan ruas lainnya. Sedangkan Paranada itu sendiri adalah lima garis lurus yang berjajar mendatar dan berjarak sama. Paranada digunakan untuk menulikan lambang-lambang bunyi sesuai dengan sifat nada yang dilambangkan.

Garis Birama dibagi menjadi dua
1. Garis birama tunggal yang berfungsi sebagai batas antar birama.
2. Garis Birama Ganda yang berfungsi sebagai penutup lagu

Contoh Tanda Birama.
1. Birama 4/4
Tanda Birama 4/4 adalah yang paling umum digunakan di hampir setiap genre musik. Ini berarti, setiap birama ada empat hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau empat not seperempat dalam setiap birama.

2. Birama 3/4
Tanda birama 3/4 ( kadang disebut juga tempo waltz ) berarti setiap birama ada tiga hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau ada tiga not seperempat dalam setiap birama. Jika Anda menulis sepotong musik untuk terdengar seperti waltz,maka gunakan tanda birama 3 / 4

3. Birama 6/8
Tanda birama 6/8 berarti setiap birama ada enam hitungan dan setiap hitungan bernilai seperdelapan atau ada 6 not 1/8 yang menjadi patokan tempo.

4. Birama 2/4
Tandabirama 2/4  berarti setiap birama ada dua hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat atau ada dua not seperempat dalam setiap birama.

Selain birama, adapula yang disebut dengan tempo irama dan agogik. Apakah itu? simak terus artikel berikut ini.

Tempo
Tempo adalah kecepatan atau kelambatan suatu lagu dinyanyikan.
Penting bagi vokalis mengerti tempo yang akan dinyanyikan untuk menunjang pembawaan karakter lagu.

Irama
Irama adalah suatu jiwa atau watak yang terkandung dalam gerak melodi. Irama ini merupakan pemegang peranan penting dalam musik karena merupakan “denyut” jantungnya musik. Jadi irama ini sudah tersirat dalam denyut nadi manusia juga. Dari irama ini muncullah apa yang kita sebut sebagai tempo atau sukat (birama).

Agogik
Agogik adalah hal-hal yang berhubungan dengan tempo dalam suatu lagu, baik memperlambat maupun mempercepat sesuai dengan emosi yang diperankan.