Tuliskan Pengertian Besaran Pokok dan Contohnya

ASTALOG.COM – Dalam ilmu fisika, Anda pasti pernah mendengar kata satuan. Yah, satuan banyak digunakan dalam ilmu fisikan. Di dalam fisika besaran dirtikan sebagai sesuatu yang dapat diukur atau dihitung dan mempunyai nilai (besar) yang dinyatakan dengan angka dan satuan contohnya seperti massa, kecepatan, panjang.

Pengertian Besaran
Besaran adalah sesuatu yang dapat di ukur dan dinyatakan dengan angka atau nilai dan memiliki satuan. Pengertian lain dari besaran adalah sesuatu yang dapat di ukur dan dinyatakan dalam nilai dengan satuan-satuan tertentu. Besaran dapat juga diartikan sebagai pernyataan yang mengandung pengertian ukuran dan memiliki satuan atau hal-hal yang akan diketahui ukurannya.

Jenis-jenis Besaran
Besaran-besaran di dalam fisika, dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu :

1. Berdasarkan nilai dan arahnya besaran dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :
a. Besaran skalar
Besaran skalar adalah besaran yang hanya mempunyai nilai (besar) saja dan tidak mempunyai arah.
Contoh besaran skalar : massa, waktu, suhu, luas,volume

b.Besaran vektor
Besaran vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan mempunyai arah. Sesuai kesepakatan apabila besaran vektor tersebut arahnya ke kiri dan ke bawah maka besaran tersebut bernilai negatif (-) sedangkan apabila besaran vektor tersebut arahnya ke kanan dan ke atas maka besaran tersebut bernilai positif (+)
Contoh besaran vektor : kecepatan, percepatan, gaya

2. Berdasarkan satuannya besaran dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :
a. Besaran pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditentukan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lainnya.

Macam-macam besaran pokok:

Panjang(m)[L]
Panjang adalah jarak antara dua titik di dalam ruang.Dalam SI satuan panjang adalah meter(m).Meter adalah satuan panjang internasional yang pertama,yang terbuat dari campuran bahan platina iridium,dan disimpan di The International Bureau Of Weinght and Measure.

Massa(kg)[M]
Massa adalah jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda.Dalam SI satuan massa adalah kilogram(kg).Satu kilogram adalah massa sebuah silinder logam yang terbuat dari campuran platina iridium yang disimpan di Lembaga berat dan Ukuran internasional di Paris,Prancis.Kilogram merupakan satu-satunya satuan Standar yang tidak bisa dipindahkan.
Alat ukur satuan massa antara lain adalah:
– Neraca Lengan,ada yang terdiri dari dua atau tiga lengan.
– Neraca Kimia,biasa digunakan untuk mengukur massa yang kecil.
– Neraca Elektronik/digital.

Waktu
Waktu awalnya didefinisikan sebagai 1/86.400 waktu satu hari yang didasarkan pada waktu perputaran bumi pada porosnya.Dalam SI satuan waktu adalah sekon(s).Untuk mendapatkan pengukuran waktu yang lebih teliti,sekarang orang lebih memilih menggunakan Jam Atom.jam ini diatur oleh gerakan atom tertentu misalnya cesium,dimana 1 detik adalah 9.192.631.770 periode getaran atom cesium-133.

Suhu
Suhu adalah ukuran yang derajat panas atau dinginnya suatu benda.Dalam SI satuan suhu adalah Kelvin(K).

Kuat Arus Listrik
Arus listrik adalah banyanya muatan listrik yang mengalir melalui satu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu.

Jumlah Zat
Jumlah Zat satuannya dalam SI adalah molekul(mol).Mol adalah istilah yang digunakan sejak 1902 dan merupakan kependekan dari”gram-molecule”.

Intensitas Cahaya
Satuan intensitas cahaya adalah Candela(Cd).Candela adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi manokromatik pada frekuensi 540*1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/685 watt per Steradran dalam arah tersebut.

b. Besaran Turunan
Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Besaran ini ada banyak macamnya sebagai contoh gaya (N) diturunkan dari besaran pokok massa, panjang dan waktu. Volume (meter kubik) diturunkan dari besaran pokok panjang, dan lain-lain.

Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain: diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung, mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok.

3. Besaran berdasarkan arahnya dibedakan menjadi 2 jenis yaitu:
a. Besaran Vektor
Besaran vektor adalah besaran dalam fisika yang memiliki besar (magnitude) dan arah (direction). Jadi dalam mengungkapkan besaran ini tidak cukup hanya besarnya saja, tetapi perlu menyebutkan arahnya kemana. Karena arah berbeda dengan besar yang sama akan berbeda hasilnya jika sudah masuk dalam perhitungan.
Contoh besaran ini adalah Gaya (Force), kecepatan (velocity), torsi (torque), perpindahan (displacement), momentum, percepatan, luasan, kuat medan magnet (H), kuat medan listrik (E), dll.

b. Besaran Skalar
Besaran skalar adalah besaran yang cukup dinyatakan dengan besarnya saja (magnitude) tanpa mempedulikan arahnya. Contoh besaran ini adalah jarak, kelajuan, energi, usaha, tekanan, massa, waktu, kuat arus listrik (I) dan lainnya.