Batas-batas Negara Zambia

ASTALOG.COM – Republik Zambia atau yang dikenal dengan Zambia adalah sebuah negara yang terkurung daratan di Afrika Selatan. Negara-negara tetangga dari Zambia adalah Republik Demokratik Kongo di sebelah utara, Tanzania di timur laut, Malawi di timur, Mozambik , Zimbabwe , Botswana dan Namibia di selatan, dan Angola di barat. Ibukota zambia adalah Lusaka , terletak di-tengah bagian selatan negara itu. Populasi terkonsentrasi terutama di sekitar ibu kota Lusaka di selatan dan Copperbelt ke barat laut.

Zambia dibagi menjadi sembilan provinsi , masing-masing dikelola oleh wakil menteri ditunjuk. Setiap provinsi dibagi menjadi beberapa distrik dengan grand total 72 kabupaten. Provinsi adalah Tengah, Copperbelt, Timur, Luapula, Lusaka, Utara, Utara Barat, Selatan, dan Barat.

Letak Geografis Zambia
Zambia adalah sebuah daratan di Afrika bagian selatan, dengan iklim tropis dan terdiri dari sebagian besar tinggi dataran tinggi , dengan beberapa bukit dan pegunungan, dibedah oleh lembah-lembah sungai. Pada 752.614 km (290.586 sq mi) Zambia termasuk dalam negara terbesar ke-39 di dunia (setelah Chile ) dan sedikit lebih besar daripada negara AS Texas. Negara ini terletak sebagian besar di antara garis lintang 8 ° dan 18 ° S , dan garis bujur 22 ° dan 34 ° BT .

Iklim di Zambia
Iklim Zambia adalah tropis dimodifikasi oleh elevasi . Dalam klasifikasi iklim Köppen , sebagian besar negara ini diklasifikasikan sebagai lembab subtropis atau tropis basah dan kering , dengan peregangan kecil semi-kering iklim padang rumput di barat-selatan dan di sepanjang lembah Zambezi.

Ada dua musim utama di Zambia, yaitu musim hujan (November hingga April) yang sesuai untuk musim panas, dan musim kemarau (Mei / Juni-Oktober / November), sesuai dengan musim dingin. Musim kemarau dibagi menjadi dingin musim kemarau (Mei / Juni sampai Agustus), dan musim kemarau panas (September-Oktober / November). Pengaruh memodifikasi ketinggian memberikan pleasant negara subtropis daripada kondisi cuaca tropis selama musim dingin bulan Mei hingga Agustus. Namun, suhu bulanan rata-rata tetap berada di atas 20 ° C (68 ° F) atas sebagian besar negara untuk delapan atau lebih bulan dalam setahun.

Bahasa Resmi Zambia
Bahasa resmi Zambia adalah bahasa Inggris, yang digunakan untuk melakukan bisnis resmi dan media pengajaran di sekolah. Bahasa lokal utama, terutama di Lusaka, adalah Nyanja. Namun, Bemba dan Nyanja dituturkan di daerah perkotaan di samping bahasa pribumi lainnya yang umum digunakan di Zambia. Ini adalah: Ambo, Aushi, Bisa, Chikunda, Cishinga, Cokwe, Gova, Ila, Inamwanga, Iwa, Kabende, Kaonde , Kosa, Kunda, Kwandi, Kwandu, Kwangwa, Lala, Lamba, Lenje, Leya, Lima, Liyuwa, Lozi , Luano, Lucazi, Lumbu, Lunda , Lundwe, Lungu, Luunda, Luvale , Makoma, Mambwe, Mashasha, Bibi, Mbowe, Mbukushu, Mbumi, Mbunda, Mbwela, Mukulu, Mulonga, Ndembu, Ng’umbo, Nkoya, Nsenga, Nyengo , Nyiha, Sala, Seba, Senga, Shanjo, Shila, Simaa, Soli, Subiya, Swaka, Tabwa, Tambo, Toka, Tonga , Totela, Tumbuka, Twa, Unga, Wandya dan Yombe. Perkiraan jumlah bahasa yang digunakan di Zambia menambahkan hingga 72, [22] tiga belas (13) dialek dihitung sebagai bahasa di kanan mereka sendiri yang membawa nomor ini untuk 85.

Presiden Negara Zambia
Ada yang unik dari Negara ini, saat ini Zambia kini dipimpin seorang presiden bernama Michael Sata, yang menggantikan Rupiah Banda pada 23 September 2011. Sata merupakan pemimpin sebuah partai politik di Zambia yakni Partiotic Front. Michael Sata juga pernah menjadi menteri pada tahun 1990-an, dan juga pernah menjabat sebagai gubernur di wilayah Lusaka. Yang unik dari presiden Zambia ini adalah ia pernah berprofesi menjadi tukang sapu, kebersihan di British Air dan Stasiun Victoria, London, Inggris.

Michael sata berada di Inggris untuk menuntut ilmu di sebuah univesitas di London. Karena kekurangan dana untuk kelangsungan hidup dan biaya menuntut ilmu, membuat Michael Sata harus menjalani hidup menjadi tukang sapu. Namun dari pengalaman hidup itulah, Michael Sata menjadi sorang politikus yang peduli rakyat sipil sekembalinya ke Zambia. Hingga ia terpilih menjadi presiden, sesuai dengan janji kampanyenya pria berusia 74 tahun tersebut berjanji akan memperbaiki perekonomian Zambia. Terutama membersihkan sampah-sampah korupsi di negerinya.