Definisi Kalimat Majemuk Setara Adalah?

Loading...

ASTALOG.COM – Kalimat majemuk adalah kalimat yang yang memiliki 2 klausa atau lebih yang digabungkan menjadi satu kalimat dengan konektor atau kata-kata penghubung seperti Dan, Atau, Tetapi, Sehingga, dan lain-lain. Kalimat majemuk terbagi lagi menjadi beberapa kalimat majemuk yaitu kalimat majemuk setara, kalimat majemuk, bertingkat, kalimat mejemuk ratapan, dan kalimat majemuk berganda.

Dari beberapa jenis kalimat majemuk tersbeut, ASTALOG.COM akan membahas mengenai kalimat majemuk setara. Nah, apa sih kalimat majemuk setara itu?

Pengertian Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang setara/sederajat kedudukannya. Kalimat majemuk ini memiliki klausa-klausa yang bersifat koordinatif yaitu kedudukan kedua klausa di dalam kalimat memiliki hubungan yang sejajar atau setingkat.

Dengan kata lain, klausa yang satu tidak menjadi bagian atau lebih tinggi dari klausa yang lainnya. karena sifatnya yang koordinatif inilah klausa-klausa tersebut bisa berdiri sendiri atau tetap memiliki arti jika dipisah.
Contoh:
Klausa 1= Ayah membaca Koran di ruang tamu
Klausa 2= Ibu menonton televisi.

Kalimat Majemuk Setara juga merupakan kalimat penggabungan dari 2 kalimat atau lebih dengan menggunakan kata hubung yang terdiri dari:

1. Kalimat majemuk setara sejalan
Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang bersamaan situasinya.
Contoh:
Umkar pergi ke pasar
Ririn pergi ke sawah sedangkan Sirob pergi ke sekolah
Aku sedang membaca buku dan Adikku sedang mengerjakan PRnya di ruang tamu.
Aku sedang tertidur ketika pamanku datang dari desa.
Aku sudah merapikan tempat tidurku sebeum dia bangun dari tidurnya.
Aku segera pulang kerumah setelah ayahku mengalami kecelakaan.

2. Kalimat majemuk setara berlawanan
Kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat yang isinya menyatakan situasi yang berlawanan.
Contoh:
Danis anak yang rajin, tetapi adiknya pemalas
Adi merupakan anak yang rajin tetapi Andi sangat suka bangun kesiangan.
Susan terkenal akan kejujurannya tetapi kakaknya terkenal karena ketidak jujurannya.
Aria bukanlah keturunan dari Keluarga bangsawan namun teman dekatnya lah yang berasal dari keluarga bangsawan.
Andi bukan termasuk di dalam group kami melainkan adiknyalah yang masuk ke dalam kelompok kami.
Aku belajar di perpustakaan sedangkan dia belajar di kelas.

3. Kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat
kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isi bagian satu menyatakan sebab akibat dari bagian yang lain
Contoh :
Ajiz mendapatkan rangking 1, karena dia anak yang rajin
Andi sangat rajin belajar sehingga dia mendapatkan peringkat pertama di kelas.
Ani suka begadang setiap malam akibatnya dia sering terlambat pergi ke sekolah.
Dia menagis sejadi-jadinya karena ayahnya pergi meninggalkannya.

Pengelompokan Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara terdiri dari dua kalimat tunggal atau lebih. Kalimat majemuk jenis ini dikelompokkan menjadi empat jenis:

1. Kalimat majemuk setara penjumlahan, yaitu dua kalimat tunggal atau lebih yang sejalan dan dapat dihubungkan oleh kata dan atau serta.
Contoh:
Aku makan
Dia minum
Aku makan dan dia minum

Tanda koma bisa digunakan jika kalimat yang digabungkan lebih dari dua kalimat tunggal.
Contoh:
Saya makan
Dia minum
Mereka duduk-duduk saja
Saya makan, dia minum, dan mereka duduk-duduk saja.

2. Kalimat majemuk setara pertentangan, yaitu dua kalimat tunggal yang berbentuk kalimat setara dan menunjukkan makna pertentangan, dapat dihubungkan oleh kata tetapi.
Contoh:
Amerika dan Jepang tergolong negara maju
Indonesia dan Brunei tergolong negara berkembang
Jepang tergolong negara maju, tetapi Indonesia tergolong negara berkembang.

Kata-kata penghubung lain yang bisa menghubungkan dua kalimat tunggal dalam kalimat majemuk setara pertentangan ialah kata sedangkan dan melainkan.

3. Kalimat majemuk setara perurutan, yaitu dua kalimat tunggal atau lebih yang kejadiannya dikemukakan secara berurutan, dapat dihubungkan oleh kata lalu dan kemudian.
Contoh:
Upacara serah terima jabatan pengurus OSIS sudah usai, lalu kepala sekolah mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru.

4. Kalimat majemuk pemilihan, yaitu dua kalimat tunggal atau lebih yang menunjukkan pemilihan, dapat dihubungkan oleh kata atau.
Contoh:
Pemilik rekening listrik bisa membayar tagihan ke kantor PLN, atau bisa juga ke bank dengan cara mentransfer.

Loading...