Termometer Badan Fungsinya Untuk?

ASTALOG.COM – Kesehatan sangat perlu untuk kita jaga, karena kesehatan adalah bagian dari hidup yang tak terpisahkan dan sangat penting untuk dijaga. Jika Anda terus sakit, kegiatan sehari-hari akan terganggu.

Salah satu solusi untuk mencegah atau sebagai pertolongan pertama adalah rajin mengecek suhu tubuh dengan menggunakan termometer. Termometer membantu Anda untuk mengetahui suhu tubuh apakah sedang dalam kondisi kedinginan atau panas yang bisa menjadi bantuan untuk mengatasi masalah selanjutnya.

Pengertian Termometer
Termometer adalah alat yang berfungsi untuk mengukur suhu atau temperatur maupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin, yakni thermo yang berarti panas dan meter yang artinya untuk mengukur. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Dalam kehidupan sehari-hari alat yang satu ini memang tidak teralu banyak orang yang menggunakannya.

Fungsi Termometer
Fungsi dari sebuah termometer adalah untuk mengukur suhu.

Jenis-jenis Termometer
Anda mungkin hanya mengetahui beberapa jenis termometer, tapi sebenarnya ada beberapa jenis termometer yang biasa digunakan sesuai dengan fungsinya. Berikut beberapa jenis-jenis termometer menurut fungsinya:

1. Termometer klinis disebut juga termometer badan. Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu badan pasien. Termometer klinis biasa digunakan para dokter dan perawat untuk mengukur suhu tubuh manusia. Cairan yang digunakan untuk mengisi termometer klinis adalah raksa. Skala pada termometer klinis antara 35°C sampai dengan 42°C. Penampang kepalanya dibuat lebih kecil daripada macam termometer biasa. Hal ini dimaksudkan supaya perubahan suhu yang kecilpun dapat dilihat dengan jelas. Untuk mengukur suhu benda, termometer diletakkan di ketiak atau di mulut kurang lebih 2 menit. Untuk mengembalikan raksa pada kedudukan semula, termometer itu langsung diguncang- guncangkan. Cairan yang digunakan untuk mengisi termometer klinis adalah air raksa.

2. Termometer dinding disebut juga termomter rentang skala. Termometer ini memggunakan cairan raksa sebagai pengisi.Termometer ini biasanya dipasang di dinding dengan posisi vertical.

3. Termometer maksimum-minimum. Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu tertinggi dan suhu terendah di suatu tempat.Termometer ini dapat mengukur suhu maksimum dan minimum sekaligus.

4. Termometer laboratorium. Termometer ini digunakan untuk perlengkapan praktikum di laboratorium.Bentuknya pipa panjang dengan cairan pengisi alkohol yang diberi warna merah.

5. Termometer industri. Termometer industri digunakan untuk kegiatan industri.

6. Termometer ruangan adalah termometer yang digunakan untuk mengukur suhu suatu ruangan.

7. Termometer maksimum-minimum digunakan untuk mengukur suhu tertinggi dan suhu terendah di suatu tempat.

8. Termometer ini ditemukan oleh James Six dan Beliani pada akhir abad ke-18. Termometer macam ini sering digunakan oleh pengamat cuaca untuk mengetahui suhu tertinggi dan suhu terendah dalam jangka waktu tertentu. Termometer maksimum dan minimum ini terdiri atas sebuah tabung silinder A tabung B dan pipa U. Tabung A berisi alkohol dan dihubungkan dengan tabung B yang juga berisi alkohol melalui pipa U yang berisi raksa. Termometer Six-Bellaini memiliki 2 skala yakni skala minimum di pipa kiri dan skala maksimum pada pipa kanan. Sehingga suhu bisa dibaca sesuai dengan ketinggian kolom raksa di masing-masing pipa.

9. Termometer optik yaitu termometer yang cara kerjanya didasarkan pada perubahan warna logam yang terjadi akibat perubahan sebuah suhu. Termometer optik biasa disebut juga pyrometer yang biasanya digunakan mengukur suhu yang sangat tinggi (di atas 1000°C) seperti pada peleburan logam.