Kenampakan Alam di Benua Asia

ASTALOG.COM – Benua Asia adalah benua terbesar dan paling padat penduduknya di dunia, terletak di bagian timur dan belahan utara. Benua ini mencakup 8,7% dari total luas permukaan bumi dan terdiri dari 30% dari luas daratannya. Dengan sekitar 4,3 miliar orang, terdapat 60% dari populasi manusia dunia saat ini. Asia memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi di era modern. Misalnya, selama abad ke-20, Populasi Asia hampir empat kali lipat.

Benua Asia dan Eropa merupakan benua yang terhubung lewat darat dan keduanya membentuk suatu benua raksasa yang disebut sebagai Eurasia. Batas antara Asia dan Eropa sangat kabur sehingga beberapa negara seperti Turki kadang-kadang dapat dimasukkan ke Asia maupun ke Eropa. Beberapa bentang alam yang sering dipakai untuk memisahkan kedua benua tersebut adalah Selat Dardanella, Laut Marmara, Selat Bosporus, Laut Hitam, Pegunungan Kaukasus, Laut Kaspia, Sungai Ural (atau Sungai Emba), dan Pegunungan Ural hingga Novaya Zemlya. Selain itu, Benua Asia dan Afrika juga memiliki perbatasan darat yang bertemu di sekitar Terusan Suez.

Mengingat ukuran dan keragaman, konsep Asia – nama tersebut kembali ke zaman klasik – yang sebenarnya mungkin lebih berkaitan dengan geografi manusia daripada geografi fisik. Asia sangat beragam dan di dalam masing-masing wilayahnya terdapat kelompok-kelompok etnis, budaya, lingkungan, ekonomi, hubungan sejarah dan sistem pemerintahan.

Etimologi

Kata “Asia” masuk ke dalam bahasa Indonesia, melalui bahasa Belanda, dari Yunani Kuno Ασία (Asia; lihat juga daftar nama nama tempat tradisional Yunani). Nama ini pertama kali dicoba di Herodotus (pada 440 sebelum masehi), yang mana mengacu pada Asia Kecil; atau, dengan maksud menggambarkan Perang Persia, kepada Kerajaan Persia sebagai musuh Yunani dan Mesir. Meski sebelum Herodotus, Homer mengetahui celah Troya bernama Asios, anak laki-laki Hyrtacus, penguasa atas beberapa kota, dan dia menggambarkan rawa-rawa sebagai “ασιος” (ilias 2, 461). Istilah Yunani yang diturunkan dari Assuwa, suatu konfiderasi negara negara di Anatolia Barat pada abad ke-14 sebelum masehi. Hittite assu – “Bagus” kemungkinan adalah bagian dari nama itu.

Selain itu, pokok asal usul kata dari istilah itu kemungkinan dari kata Akkadia (w)aṣû(m), yang masih kerabat kata Ibrani יצא, yang berarti “keluar” atau “naik”, mengacu ke arah matahari pada saat fajar (matahari terbit) di Timur Tengah, dan juga nampaknya berhubungan dengan kata Fenisia asa yang berarti timur. Ini kontras mungkin dengan asal usul kata yang diusulkan Eropa, dari bahasa Arab dan Parsi erēbu “masuk” atau “terbenam” (bagi matahari). Meskipun begitu, asal usul pengharapan Mesoppotamia atau Timur Tengah tak akan menjelaskan bagaimana istilah “Asia” pertama datang yang dipadukan dengan Anatolia sebagai tinggal di barat dari bahasa daerah Arab Persia.

Kenampakan Alam di Benua Asia

– Pegunungan
Pegunungan terdapat di Asia Selatan yaitu Pegunungan Kaukasus, Hindu Kush, Karakorum, Himalaya, Tien Shan, dan Pegunungan Kwen Lun. Pegunungan Himalaya adalah pegunungan tertinggi di dunia. Puncak Pegunungan Himalaya adalah Mount Everest (8.888 m).

– Gunung
Gunung yang terdapat di Asia antara lain: G. Fuji di Jepang, G.Kinabalu di Malaysia, G. Jaya Wijaya di Indonesia dan sebagainya.

– Dataran Tinggi
Dataran tinggi Iran, dataran tinggi Tibet, dataran Tinggi Pamir. Dataran tinggi Tibet adalah sumber mata air yang mengalir di Asia. Dataran tinggi Pamir disebut atap dunia.

– Dataran Rendah
Dataran rendah terluas di Asia bagian utara adalah dataran rendah Siberia

– Gurun
Gurun di Asia : Gurun Arabia (Asia Barat), Gurun Thar dan Gurun Gobi (di Asia Timur).

– Sungai
Sungai Indus, sungai Gangga, sungai Brahmaputra bermuara ke Teluk Benggala. Sungai Yang Tse bermuara ke Samudra Pasifik

– Iklim
Iklim tropis di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Iklim sub tropis (sedang) terdapat 4 musim yaitu: semi,panas, gugur, dingin, terdapat di Asia Tengah, daratan Cina dan Jepang. Iklim dingin ditandai dengan adanya salju sepanjang tahun di kawasan Siberia.

– Flora
Iklim tropis menyebabkan terjadinya hutan rimba. Di daerah yangn kurang hujan terdapat padang rumput (sabana) dan stepa (padang ilalang). Flora gurun kurma dan kaktus. Daerah iklim dingin terdapat tundra (padang lumut).