Apa Pengertian dari Kapsomer?

ASTALOG.COM – Virus adalah salah satu dari jenis makhluk hidup aseluler atau tidak memiliki ciri sel seperti organel sel serta inti sel. Akan tetapi, ciri dari virus berupa materi genetik menjadikannya sebagai salah satu jenis makhluk hidup oleh beberapa ahli.

Pengertian virus secara umum adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Menurut para ahli biologi virus adalah peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Virus dikatakan peralihan karna virus mempunyai ciri-ciri seperti makhluk hidup yaitu dengan mempunyai DNA dan mampu berkembang biak pada sel hidup serta mempunyai ciri-ciri benda mati yaitu tidak mempunyai protoplasma dan mampu dikristalkan

Walaupun virus memiliki berbagai ukuran dan bentuk, mereka memiliki motif struktur yang sama yaitu

1. Kapsid
Kapsid merupakan lapisan pembungkus DNA atau RNA, kapsid dapat berbentuk heliks(batang), contohnya pada virus mozaik(pada tembakau), ada yang berbentuk polihedral pada virus adenovirus, ataupun bentuk lain yang lebih kompleks.

Kapsid yang paling kompleks ditemukan pada virus Bakteriofaga (faga). Faga yang pertama kali dipelajari mencakup tujuh faga yang menginfeksi bakteri Escherichia coli, ketujuh faga ini diberi nama tipe 1 (T1), tipe 2 (T2), tipe 3 (T3) dan seterusnya sesuai dengan urutan ditemukannya.

Fungsi Kapsid
a. Berfungsi melindungi asam nukleat
b. Tersusun atas kapsomer, kapsomer adalah rantai protein yang sangat panjang ( Polipeptida )
c. Bersifat sangat kuat dan tidak mudah terdenaturasi

2.Kapsomer
Kapsomer adalah subunit-subunit protein dengan jumlah jenis protein yang biasanya sedikit, kapsomer akan bergabung membentuk kapsid, misalnya virus mozaik yang memiliki kapsid heliks (batang) yang kaku dan tersusun dari seribu kapsomer, namun kapsomer tersebut dari satu jenis protein saja.

Menurut kamus kesehatan, Kapsomer adalah subunit protein repetitif yang membentuk kapsid; sering tersusun dalam pola simetris.

3.Struktur Tambahan
Struktur tambahan lainnya adalah selubung virus yang menyelubungi kapsid dan berfungsi sebagai penginfeksi inangnya.

Selubung ini terbentuk dari fosfolipid dan protein sel inang serta protein dan glikoprotein yang berasal dari virus itu sendiri. Tidak semua virus memliki struktur tambahan ini terdapat beberapa yang memilikinya, misalnya virus influenza. Secara kebetulan faga tipe genap yang diketemukan (T2, T4 dan T6) memiliki kemiripan dalam struktur, yaitu kapsidnya memiliki kepala iksohedral memanjang yang menyelubungi DNA dan struktur tambahan lainnya, yaitu pada kepala iksohedral tersebut melekat ekor protein dengan serabut-serabut ekor yang digunakan untuk menempel pada suatu bakteri.

Ciri-ciri Virus
Jika dibandingkan dengan makhluk lainnya virus memiliki ciri-ciri atau karakteristik tersendiri. Ciri-ciri virus adalah sebagai berikut

1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
2. Berukuran sangat kecil atau mikroskopik yaitu sekitar 20-300 milimikron
3. Hanya hidup di dalam sel hidup
4. Pada umumnya virus berupa hablur (krital)
5. Virus hanya dapat mampu memiliki salah satu macam dari asam nukleat RNA atau DNA saja.
6. Tidak melakukan aktivitas metabolisme
7. Bentuk bervariasi, mulai dari bentuk oval, silinder, polihedral, dan kompleks
8. Virus tidak bergerak, tidak membelah diri.
9. Virus dapat dikristalkan