Apa Fungsi Dari Akar, Batang, Daun, dan Bunga Pada Tumbuhan?

Loading...

ASTALOG.COM – Artikel kali ini akan membahas mengenai sistem organ tumbuhan. Setiap tumbuhan memiliki akar, batang, daun, dan bunga. Masing-masing dari organ tersebut mempunyai fungsi. Apakah fungsinya? Penasaran? Yukk simak artikel berikut ini.

Tumbuhan merupakan salah satu jenis makhluk hidup. Umumnya, tumbuhan terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Setiap bagian mempunyai fungsi atau kegunaan tertentu. Tumbuhan memiliki organ utama yang terdiri dari akar, batang, daun, dan bunga. Setiap organ tumbuhan mempunyai fungsi khusus. Berikut ini fungsi-fungsi organ tumbuhan.

Akar

Akar merupakan bagian tanaman yang terdapat didalam tanah. Pada tumbuhan tingkat tinggi, yaitu dikotil dan monokotil akarnya sudah merupakan akar sejati. Sedangkan untuk tumbuhan tingkat rendah, misalnya lumut, akar memiliki struktur yang amat kuat, hal ini terbukti dengan kemampuannya untuk menerobos beberapa lapisan tanah yang keras.

Fungsi akar adalah ebagai berikut :

1. Menyerap air dan zat hara (mineral) dari dalam tanah.
2. Menunjang berdirinya tumbuhan.
3. Sebagai alat pernapasan, contoh pada tumbuhan bakau.
4. Sebagai penyimpan makanan cadangan. Contoh pada singkong dan wortel.

Bagian akar terbagi menjadi struktur luar dan struktur dalam. Struktur luar akar terdiri atas tudung akar, batang akar, percabangan akar (hanya pada dikotil), dan bulu-bulu akar. Sementara itu, struktur bagian dalam akar (anatomi akar) terbentuk oleh jaringan epidermis, korteks, endodermis dan stele (silinder pusat)/empulur. Bagian-bagian akar tersebut tersusun berurutan dari luar ke dalam.

Batang

Di dalam batang terdapat dua macam pembuluh yaitu xilem dan floem. Xilem berfungsi mengangkut air dan zat hara dari akar menuju daun. Floem berfungsi mengangkut makanan yang dibuat di daun ke seluruh tubuh. Dipermukaan kulit batang terdapat lentisel yang berfungsi sebagai alat pernapasan.

Fungsi Batang yaitu:

1. Penopang tumbuhan agar tetap tegak.
2. Pengangkut air dan mineral dari akar menuju daun.
3. Penyimpan makanan cadangan (tebu dan kentang).
4. Pengangkut hasil fotosintesis.

Bagian-Bagian Batang yaitu:

1. Kulit luar, memiliki dinding luar sel-sel yang menebal dan bermodifikasi menjadi rambut-rambut halus, duri, dan lentisel.
2. Kulit pertama, terletak disebelah dalam epidermis, tersususn dari jaringan parenkim dan jaringan penunjuang.
3. Kulit dalam, merupakan batas antara korteks dan stele, biasanya disebut florterma yang mengandung amilum/ sarung tepung.
4. Silinder pusat, tersususn dari jaringan parenkim yang membentuk empulur batang.

Pada tumbuhan dikotil batang mengalami perubahan menjadi jaringan primer (bakal daun, tunas ketiak, epidermis korteks, ikatan pembuluh, dan empulur).
Pada tumbuhan monokotil batang berkembang menjadi bakal daun, bakal tunas ketiak, epidermis, ikatan pembuluh tersebar, empulur yang berada ditengah lingkaran.

Daun

Daun merupakan bagian dari tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Di dalam daun terdapat zat warna yang disebut klorofil yaitu semacam pigmen yang dimiliki oleh berbagai organisme yang berperan dalam proses fotosinesis. Daun dibedakan menjadi daun tunggal dan daun majemuk. Berdasarkan susunannya, tulang daun ada yang menyirip (misalnya : mangga dan jambu), menjari (misalnya : singkong), dan sejajar (misalnya : jagung, tebu, padi, dan alang-alang).

Daun Mempunyai Fungsi yaitu:

1. Tempat memasak zat – zat makanan yang diserap oleh akar.
2. Sebagai alat pernapasan bagi tumbuhan.
3. Sebagai tempat terjadinya penguapan air.
4. Sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.
5. Sebagai alat untuk perkembangbiakan tumbuhan.

Struktur Daun yaitu:

1. Struktur Luar

a. Berdasarkan bentuk daun, yaitu pipih, melebar, dan berwarna hijau.

b. Berdasarkan bentuk tulang daun, yaitu menyirip, sejajar, dan menjari.

c. Berdasarkan bentuk tepi daun, yaitu tepi rata dan tepi bergerigi.

d. Berdasakan jumlah daun, yaitu daun tunggal dan daun majemuk.

e. Berdasarkan susunan daun yang melekat pada tangkai, yaitu flotaksis berseling, flotaksis berhadapan, dan flotaksis terpusat.

f. Berdasarkan bentuk, yaitu daun bundar, daun jorong, daun bulat telur, dan daun bentuk jantung.

2. Struktur Dalam

a. Epidermis, yang terdapat di permukaan atas dan bawah daun. Epidermis dilapisi oleh lapisan lilin yang disebut kutikula. Pada bagian ini terdapat stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.

b. Palisade (jaringan tiang) tersusun rapat seperti tiang, terdapat kloroplas yang mengandung klorofil.

c. Spons (jaringan bunga karang). Pada bagian terdapat berkas pengangkutan yang berfungsi untuk mengangkut saari – sari makanan hasil fotosintesis.

Bunga

Bunga berfungsi sebagai alat reproduksi pada tumbuhan. Morfologi bunga pada tumbuhan tinggi terdiri atas mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari.

1. Tangkai bunga, merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi untuk menghubungan bungan dengan batang.

2. Kelopak bunga merupakan bagian bunga yang paling luar.

3. Mahkota bunga merupakan bagian bunga yang terletak disebelah dalam kelopak.

4. Benang saari, merupakan alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan kepala sari.

5. Putik merupakan alat kelamin betina.

Pada bunga terjadi proses penyerbukan yaitu jatuhya serbuk sari ke kepala putik. Proses ini merupakan awal terjadinya perkembangbiakan pada tumbuhan. Dilihat dari serbuk sarinya, proses penyerbukan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi :

1. Penyerbukan bastar, yaitu penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain dan pohon lain sejenisnya, tetapi varietasnya berbeda. Misalnya penyerbukan pada bungar mangga dan mangga mangga pakel.

2. Penyerbukan silang, yaitu penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bungga pohon lain yang sejenis. Misalnya penyerbuka antra mangga kueni dan mangga kueni.

3. Penyerbukan tentangga, penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain dalam satu pohon yang sama.

4. Penyerbukan sendiri, yaitu penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari satu bunga.

Loading...