Jelaskan Fungsi Selaput Pada Paru-Paru!

ASTALOG.COM – Paru-paru terletak di dalam rongga dada (mediastinum), dilindungi oleh struktur tulang selangka. Rongga dada dan perut dibatasi oleh suatu sekat disebut diafragma. Berat paru-paru kanan sekitar 620 gram, sedangkan paru-paru kiri sekitar 560 gram.

Selaput pada Paru-Paru (Pleura)

Masing-masing paru-paru dipisahkan satu sama lain oleh jantung dan pembuluh-pembuluh besar serta struktur-struktur lain di dalam rongga dada. Selaput yang membungkus paru-paru disebut pleura. Paru-paru terbenam bebas dalam rongga pleuranya sendiri. Paru-paru dibungkus oleh selaput yang bernama pleura. Pleura dibagi menjadi dua yaitu:

– Pleura visceral (selaput dada pembungkus), yaitu selaput paru yang langsung membungkus paru.
– Pleura parietal, yaitu selaput yang melapisi rongga dada luar.

Antara kedua pleura ini terdapat ronggga (kavum) yang disebut kavum pleura. Pada keadaan normal, kavum pleura ini hampa udara, sehingga paru-paru dapat berkembang kempis dan juga terdapat sedikit cairan (eksudat) yang berguna untuk meminyaki permukaan pleura, menghindari gesekan antara paru-paru dan dinding dada sewaktu ada gerakan bernafas.

Paru-paru kanan sedikit lebih besar dari paru-paru kiri dan terdiri atas tiga gelambir (lobus) yaitu gelambir atas (lobus superior), gelambir tengah (lobus medius), dan gelambir bawah (lobus inferior). Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir yaitu gelambir atas (lobus superior) dan gelambir bawah (lobus inferior). Tiap-tiap lobus terdiri dari belahan yang lebih kecil bernama segmen. Paru-paru kiri mempunyai sepuluh segmen, yaitu lima buah segmen pada lobus superior, dan lima buah segmen pada inferior. Paru-paru kanan mempunyai sepuluh segmen, yaitu lima buah segmen pada lobus superior, dua buah segmen pada lobus medial, dan tiga buah segmen pada lobus inferior. Tiap-tiap segmen ini masih terbagi lagi menjadi belahan-belahan yang bernama lobulus. Diantara lobulus satu dengan yang lainnya dibatasi oleh jaringan ikat yang berisi pembuluh darah getah bening dan saraf, dalam tiap-tiap lobulus terdapat sebuah bronkeolus. Di dalam lobulus, bronkeolus ini bercabang-cabang yang disebut duktus alveolus. Tiap-tiap duktus alveolus berakhir pada alveolus yang diameternya antara 0,2 – 0,3 mm.

Paru-paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung (gelembung hawa, alveoli, atau alveolus). Pada gelembung inilah terjadi pertukaran udara di dalam darah, O2 masuk ke dalam darah dan CO2 dikeluarkan dari darah. Gelembung alveoli ini terdiri dari sel-sel epitel dan endotel. Jika dibentangkan luas permukaannya ± 90m2. Banyaknya gelembung paru-paru ini kurang lebih 700 juta. Ukurannya bervariasi, tergantung lokasi anatomisnya, semakin negatif tekanan intrapleura di apeks, ukuran alveolus akan semakin besar. Ada dua tipe sel epitel alveolus. Tipe I berukuran besar, datar dan berbentuk skuamosa, bertanggungjawab untuk pertukaran udara. Sedangkan tipe II, yaitu pneumosit granular, tidak ikut serta dalam pertukaran udara. Sel-sel tipe II inilah yang memproduksi surfaktan, yang melapisi alveolus dan mencegah kolapnya alveolus.

Bagian dari Paru-Paru

Paru-paru terdiri dari beberapa bagian, diantaranya:

1. Bronkus

Bronkus adalah batang bercabang yang menghubungkan paru-paru kiri, paru-paru kanan, dan trakea. Bronkus tersusun atas tulang rawan, lapisan mukosa, dan otot polos. Tulang rawan berfungsi sebagai rangka bronkus, lapisan mukosa menghasilkan lendir untuk menjebak partikel asing yang akan memasuki paru-paru, dan otot polos membuat kita dapat bernapas secara otomatis tanpa disadari.

2. Bronkiolus

Bronkiolus adalah cabang dari bronkus yang bermuara ke alveolus. Struktur bronkus tidak memiliki tulang rawan, memiliki silia, dan di bagian ujung terdiri dari jaringan epitelium berbentuk kubus bersilia.

3. Alveolus

Alveolus adalah tempat melakukan pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida secara difusi. Struktur alveolus terdiri dari selaput tipis dan terdapat banyak kapiler darah. Di alveolus darah akan melepaskan karbon dioksida ke udara dan mengambil oksigen dari udara.

4. Pleura

Pleura adalah selaput yang melapisi paru-paru. Strukturnya seperti kantong serta halus dan licin. Fungsi pleura adalah untuk mengurangi gesekan saat paru-paru mengembang atau mengempis. Pleura terdiri dari dua lapisan yaitu pleura parietal dan pleura viseral. Terdapat sedikit cairan yang mengandung glikosaminoglikan diantara kedua lapisan tersebut.
Baca juga: Paru-Paru Manusia Terdiri Dari Apa Saja?

Selain bagian yang terdapat pada paru-paru, berikut adalah 2 bagian yang sering disebut sebagai bagian dari paru-paru:

5. Diafragma

Diafragma adalah otot berserat yang menjadi pembatas antara rongga dada dan rongga perut. Diafragma juga berperan penting dalam proses pernapasan perut. Diafragma tersusun atas otot, pembuluh darah, dan saraf yang disebut saraf frenikus.

6. Trakea (Tenggorokan)

Trakea adalah tabung dengan panjang sekitar 5 inci yang menghubungkan laring dengan bronkus. Trakea tersusun atas tulang rawan hialin berbentuk seperti huruf C dan dilapisi oleh epitel bersilia. Fungsi trakea adalah sebagai saluran pernapasan. Silia yang terdapat dalam sel epitel berfungsi untuk menangkap partikel asing dan membawanya ke faring sehingga dapat masuk ke sistem pencernaan.