Senyawa dan Contohnya

ASTALOG.COM – Apa sih pengertian senyawa? Senyawa adalah gabungan dari beberapa unsur yang terbentuk melalui reaksi kimia. Senyawa memiliki sifat yang berbeda dengan unsur-unsur penyusunnya. Misal, dua atom hidrogen dengan satu atom oksigen dapat bergabung membentuk molekul air (H2O).

Hidrogen adalah gas yang sangat ringan dan mudah terbakar, sedangkan oksigen adalah gas yang terdapat di udara yang sangat diperlukan tubuh kita untuk pembakaran. Tampak jelas bahwa sifat air berbeda dengan sifat hidrogen dan oksigen. Contoh lain senyawa adalah garam dapur (NaCl). Garam dapur disusun oleh unsur natrium dan unsur klor. Natrium memiliki sifat logam yang ringan, sedangkan klor adalah suatu gas beracun. Dua unsur tersebut digabung membentuk garam dapur berupa mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.

Senyawa termasuk zat tunggal yang tersusun dari beberapa unsur dengan perbandingan massa tetap. Di alam ini terdapat kurang lebih 10 juta senyawa. Air (H2O) merupakan senyawa paling banyak terdapat di alam.

Contoh Senyawa dalam Kehidupan Sehari-Hari

Bagaimanakah tata cara penulisan senyawa? Senyawa dituliskan dalam wujud rumus kimia. Rumus kimia adalah zat yang terdiri dari kumpulan lambang-lambang unsur dengan komposisi tertentu. Komposisi tersebut berupa bilangan yang menyatakan jumlah atom penyusunnya (angka indeks). Misal, suatu senyawa terdiri dari atom unsur natrium (Na) dan atom unsur klor (Cl).

Rumus Kimia

Senyawa mengandung atom-atom dari dua atau lebih unsur yang terikat secara kimia untuk membentuk zat baru yang berbeda. Unsur-unsur pembentuk senyawa dengan perbandingan yang sama inilah yang disebut sebagai rumus kimia, Artinya rumus kimia ini adalah cara untuk menunjukkan perbandingan unsur-unsur di dalam senyawa.Sebagai contoh, rumus kimia untuk air adalah H2O karena setiap dua atom hidrogen terikat dengan satu atom oksigen. Jadi intinya:

Rumus kimia adalah salah satu cara untuk mendeskripsikan susunan usnsur yang membentuk senyawa.

Sifat Senyawa

Ciri-ciri yang membedakan senyawa adalah adanya rumus kimia. Rumus kimia memberikan perbandingan atom dalam zat, dan jumlah atom dalam molekul tunggalnya (oleh karena itu rumus kimia etena adalah C2H4 dan bukan CH2. Rumus kimia tidak menyebutkan apakah senyawa tersebut terdiri atas molekul; contohnya, natrium klorida (garam dapur, NaCl adalah senyawa ionik.

Senyawa dapat wujud dalam beberapa fase. Kebanyakan senyawa dapat berupa zat padat. Senyawa molekuler dapat juga berupa cairan atau gas. Semua senyawa akan terurai menjadi senyawa yang lebih kecil atau atom individual bila dipanaskan sampai suhu tertentu (yang disebut suhu penguraian).

Setiap senyawa kimia yang telah dijelaskan dalam literatur memiliki nomor pengenal yang unik, yaitu nomor CAS.

Sifat ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, namun tidak jarang sifat ini juga membawa bahaya bagi kita. Senyawa mempunyai dua sifat utama, yaitu:
1. Tidak dapat dipisahkan secara fisika.
2. Mempunyai sifat-sifat yang berbeda dari unsur pembentuknya

Masih susah untuk memahaminya ya? Kalau gitu yuk pelajari contoh-contoh berikut, siapa tau dengan memahami contohnya membuat kita mengerti tentang sifat-sifat senyaawa tersebut sehingga kita dapat memanfaatkan pengetahuan ini.

Natrium klorida (garam dapur) adalah suatu senyawa yang terdiri atas klorin (suatu gas beracun) dan natrium (logam yang sangat reaktif).Ketika bergabung menjadi satu, keduanya kehilangaan sifat berbahaya tersebut sehingga menjadi sesuatu yang berguna.

Besi dan Sulfur yang dipanaskan menjadi satu, sehingga membentuk senyawa (besi sulfida) yang juga mempunyai sifat berbeda dengan unsur-unsur aslinya. Tidak seperti besi, besi sulfida tidak bisa ditarik oleh magnet dan tidak juga seperti tepung sulfur. Juga perlu diketahui bahwa ketika keduanya bereaksi, maka besi dan sulfur tidak dapat dipisahkan lagi.