Faktor Munculnya Nasionalisme Di Indonesia

ASTALOG.COM – Sebelum membahas jauh mengenai faktor yang menjadi penyebab dari munculnya rasa nasionalisme di indonesia, mari ketahui dulu apa yang di maksud dengan nasionalisme itu.

Pengertian Nasionalisme

Nasionalisme berasal dari kata ‘nation’ (Inggris) yang berarti bangsa. Untuk pengertian nasionalisme itu sendiri adalah suatu sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian masyarakat suatu bangsa tersebut merasakan adanya kesetiaan yang mendalam terhadap bangsa itu sendiri.

Bagaimana dengan nasionalisme indonesia ? Nasionalisme indonesia juga memiliki arti yaitu suatu gerakan kebangsaan yang timbul pada bangsa Indonesia untuk menjadi sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat seperti yang dikutip dari wikipedia. 

Nasionalisme sudah menjadi bagian dari jiwa bangsa Indonesia yang akan terus melekat. Nasionalisme bukanlah suatu pengertian yang sempit bahkan masih memiliki banyak arti.

Ciri Nasionalisme

Adapula ciri dari nasionalisme yang muncul dari pengertian nasionalisme itu sendiri yaitu :

1. Nasionalisme adalah cinta tanah air, ras, bahasa atau sejarah budaya bersama.

2. Nasionalisme adalah keinginan akan kemerdekaan politik, keselamatan dan prestise bangsa.

3. Nasionalisme adalah kebaktian mistis terhadap organisme sosial yang kabur, bahkan terkadang adikodrati yang disebut sebagai bangsa atau Volk yang kesatuannya lebih unggul daripada bagian-bagiannya.

4. Nasionalisme adalah dogma (kepercayaan) yang mengajarkan bahwa individu hanya hidup untuk bangsa itu sendiri.

Makna Nasionalisme

Makna dari nasionalisme secara politis merupakan perwujudan dari kesadaran nasional yang mengandung cita-cita dan pendorong bagi suatu bangsa, baik untuk merebut kemerdekaan atau mengusir penjajahan maupun sebagai pendorong untuk membangun dirinya maupun lingkungan masyarakat, bangsa dan negaranya.

Awal Mula Munculnya Semangat Nasionalisme Bangsa Indonesia

Kemunculan dari rasa kebangsaan Indonesia berasal dari keinginan kuat rakyat Indonesia untuk merdeka dan berdaulat. Selain itu terdapat juga faktor internal dan eksternal yaitu :

1. Faktor Internal

  • Perlakuan diskriminatif dari kolonial dan Imperialis Barat (Belanda) menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan terhadap rakyat Indonesia yang akhirnya menimbulkan perasaan senasib. Contohnya :Tanam paksa, monopoli, diskriminasi dan lainnya.
  • Adanya kenangan kejayaan masa lalu khususnya pada kejayaan Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya serta kebesaran kerajaan-kerajaan Islam.
  • Timbulnya kaum terpelajar akibat adanya politik Ethis Van Derenter. Karena itulah membuat golongan terpelajar menyadari akan nasib bangsanya sehingga terbentuk kepribadian, pola pikir dan etos juang yang tinggi untuk membebaskan diri dari penjajahan. Dengan ahirnya kelompok terpelajar Indonesia tersebut menurut Sartono Kartodiardjo disebut nomines novi, yaitu orang-orang yang terbentuk karena faktor pendidikan dan memiliki sikap, pandangan dan orientasi tentang lingkungan masyarakatnya. Melalui kelompok ini paham demokrasi, nasionalisme, komunisme dan liberalisme masuk.
  • Lahirnya kelompok terpelajar islam telah menyadarkan bangsa Indonesia terjajah yang sebagian besar penduduknya beragama Islam.
  • Muncul dan berkembangnya semangat persamaan derajat pada masyarakat Indonesia dan berkembang menjadi gerakan politik yang sifatnya nasional.
  • Kesadaran Bangsa Indonesia akan harga diri sebagai bangsa yang ingin hidup bebas dan merdeka seperti bangsa-bangsa lain. Inilah yang menjadi penambah dari semangat juang untuk memperoleh kemerdekaan dan menimbulkan adanya semangat persamaan derajat.
  • Persatuan Indonesia dibawah Pax Neerlandica memberi jalan ke arah kesatuan bangsa.
  • Adanya UU desentralisasi memungkinkan rakyat mengenal tata cara demokrasi modern.

2. Faktor Eksternal

  • Munculnya fase kesadaran pentingnya semangat nasional dan perasaan senasib.
  • Peristiwa PD1 menyadarkan para terpelajar mengenai penentuan nasib sendiri.
  • Munculnya dorongan untuk melawan imperialisme barat karena adanya konflik ideologi antara kapitalisme / imperialisme dengan sosialisme / komunisme.
  • Lahirnya nasionalisme di Asia dan Afrika memberi inspirasi kaum terpelajar di Indonesia bahwa imperialisme harus dilawan melalui organisasi modern. Seperti yang pernah Anda pelajari di modul sebelumnya.
  • Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1904-1965, telah menyadarkan bangsa Asia khususnya Indonesia akan kekuatan dan kemempuannya sebagai bangsa Asia yang telah mampu mengalahkan bangsa Eropa yang selalu menganggap bangsa yang super.
  • Munculnya pergerakan kebangsaan di wilayah lain seperti India, Turki, Philipina, Cina dll

Dengan faktor-faktor diatas, inilah yang menjadi pemicu dari munculnya kesadaran Nasionalisme sebagai bangsa Indonesia sehingga mempunyai tekad dan kesadaran untuk memperoleh kembali kemerdekaan Indonesia setelah beberapa ratus tahun dijajah bangsa Eropa.