Prinsip Kerja Dinamo Adalah?

Loading...

ASTALOG.COM – Dinamo pertama dibuat berdasarkan prinsip Faraday dibuat pada 1832 oleh Hippolyte Pixii, seorang pembuat peralatan dari Perancis. Alat ini menggunakan magnet permanen yang diputar oleh sebuah “crank”. Magnet yang berputar diletakaan sedemikian rupa sehingga kutub utara dan selatannya melewati sebongkah besi yang dibungkus dengan kawat.

Pixii menemukan bahwa magnet yang berputar memproduksi sebuah pulsa arus di kawat setiap kali sebuah kutub melewati kumparan. Lebih jauh lagi, kutub utara dan selatan magnet menginduksi arus di arah yang berlawanan. Dengan menambah sebuah komutator, Pixii dapat mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah.

Pengertian Dinamo
Dinamo adalah alat untuk merubah energi Listrik menjadi energi gerak dan dari energi gerak menjadi energi listrik.

Dilansir dari wikipedia, Dinamo adalah generator listrik pertama yang mampu mengantarkan tenaga untuk industri, dan masih merupakan generator terpenting yang digunakan pada abad ke-21. Dinamo menggunakan prinsip elektromagnetisme untuk mengubah putaran mekanik menjadi listrik arus bolak-balik.

BACA JUGA:  Pusat Pemerintahan Dinasti Bani Umayyah

Komponen Utama Dinamo
Ada beberapa bagian utama dinamo antara lain:
a. Sebuah kumparan
b. Sebuah cincin geser
c. Sikat
d. Magnet

Langkah -langkah kerja dinamo adalah sebagai berikut:
a. Sebuah kumparan berputar dalam medan magnet.
b. Tiap-tiap ujung kawat kumparan dihubungkan dengan sebuah “cincin geser”.
c. Cincin geser tersebut menempel sebuah sikat.
d. Bila kumparan diputar maka dalam kumparan itu timbul GGL AC. GGL AC ini menimbulkan arus AC di dalam rangkaian dinamo.

Prinsip Kerja Dinamo
Dinamo sepeda merupakan generator atau pembangkit listrik yang sederhana. Saat ini kita jarang menemukan sepeda yang menggunakan dynamo. Dahulu ketika penggunaan sepeda motor dan mobil belum sebanyak sekarang, sepeda masih menjadi sarana tranportasi yang cukup dominan, baik siang maupun malam hari. Dinamo dipakai untuk menyalakan lampu sepeda pada malam hari.

BACA JUGA:  Ciri-ciri Hewan Vivipar

Dinamo sepeda pada dasarnya adalah sebuah magnet yang dapat berputar dan sebuah kumparan tetap. Jika roda sepeda di putar dan menyinggung kepala dinamo yang dihubungkan pada sebuah magnet, sehingga putaran roda juga akan memutar magnet. Biasanya dinamo sepeda mampu menghasilkan tegangan sebesar 6 -12 Volt.

Bagian utama dinamo sepeda adalah sebuah magnet tetap dan kumparan yang disisipi besi lunak. Bila magnet tetap diputar, perputaran tersebut menimbulkan GGL induksi dalam kumparan. Bila sebuah lampu pijar (lampu sepeda) dipasang dalam kabel yang menghubungkan kedua ujung kumparan. Lampu tadi akan dilewati arus induksi AC. Akibatnya, lampu tersebut menyala. Nyala lampu akan makin terang bila perputaran magnet tetap makin cepat (laju sepeda makin kencang).

BACA JUGA:  Jenis-jenis Pertumbuhan Penduduk

Fungsi Dinamo
Fungsi dinamo yaitu piranti yang merubah energi listrik menjadi energi gerak putar (mengubah energi listrik menjadi energi gerak).

Contoh penggunaan dinamo pada mobil:
Dinamo mengubah energi listrik yang tersimpan di Aki / battery menjadi putaran rotor dinamo. Gerakan putar rotor dihubungkan dengan mesin, sehingga mesin mobilpun ikut bergerak dari semula diam (mesin mati). Gerakan mesin akibat gerakan rotor dinamo, mengakibatkan munculnya percikan api di busi yg kemudian membakar bensin. Pembakaran bensin di silinder mesin mobil menghasilkan energi tekan pada piston. Maka gerak mesin yg pertama menghasilkan gerak mesin berikutnya, dan hiduplah mesin mobil.