Karakteristik Proxima Centauri

Loading...

ASTALOG.COM – Dalam ilmu astronomi dikenal istilah proxima centauriProxima centauri adalah bintang katai merah yang terletak sejauh 4,2 tahun cahaya (3,97×1013 km) dari Bumi. Bintang ini terletak di rasi bintang Centaurus. Proxima Centauri ditemukan pada tahun 1915 oleh Robert Innes.

Proxima centauri adalah bintang yang terdekat dari Matahari, meskipun terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang. Jaraknya ke bintang terdekat kedua dan ketiga (yang membentuk sistem bintang biner Alpha Centauri) adalah 0,237 ± 0,011 tahun cahaya (15.000 ± 700 satuan astronomi). Ada kemungkinan bahwa Proxima Centauri merupakan bagian dari sistem bintang tiga bersama dengan Alpha Centauri A dan B.

Karakteristik Proxima Centauri

  1. Proxima Centauri diklasifikasikan sebagai bintang katai merah karena masuk ke dalam deret utama pada diagram Hertzsprung–Russell dan tergolong dalam kelas M5.5.
  2. Proxima Centauri memiliki magnitudo mutlak sebesar 15,5. Jumlah luminositas atas seluruh panjang gelombangnya adalah 0,17% dari Matahari, meskipun saat diamati dalam panjang gelombang spektrum optik hanya 0.0056% dari Matahari. Lebih dari 85% dari daya yang terpancar adalah panjang gelombang inframerah.
  3. Pada tahun 2002, interferometri optik pada Very Large Telescope (VLTI) menemukan bahwa Proxima Centauri memiliki diameter sudut sekitar 1,02 ± 0,08 mili detik busur. Karena jaraknya telah diketahui, diameter sebenarnya dapat diperkirakan, yaitu sekitar 1/7 Matahari, atau 1,5 kali Jupiter. Massa bintang ini diperkirakan sekitar 12,3% dari massa matahari, atau 129 kali massa Yupiter.
  4. Karena massanya yang rendah, bagian dalam bintang ini sepenuhnya konvektif, sehingga energi ditransfer ke bagian luar melalui pergerakan fisis plasma, dan bukan melalui proses radiatif. Konveksi ini berarti bahwa helium yang dihasilkan melalui fusi termonuklir hidrogen tidak terakumulasi di inti, tetapi diedarkan ke seluruh bintang.
  5. Tidak seperti Matahari yang hanya perlu membakar sekitar 10% dari seluruh hidrogennya sebelum keluar dari kategori deret utama, Proxima Centauri akan menghabiskan seluruh “bahan bakar”nya sebelum fusi hidrogen berakhir.
  6. Konveksi berhubungan dengan penghasilan medan magnet. Energi magnetik dari medan ini dilepaskan di permukaan melalui semburan bintang yang meningkatkan luminositas bintang dalam waktu yang singkat. Semburan-semburan tersebut dapat tumbuh hingga sebesar bintang dan dapat mencapai suhu setinggi 27 juta K, cukup panas untuk meradiasi sinar X. Luminositas sinar X bintang ini yang diam (kira-kira sekitar (4–16) × 1026 erg/s ((4–16) × 1019 W)) secara kasar sedikit lebih kecil dari Matahari. Luminositas sinar X puncak pada semburan terbesar dapat mencapai 1028 erg/s (1021 W.)
  7. Kromosfer bintang ini aktif, dan spektrumnya menunjukkan garis emisi magnesium terionisasi yang kuat pada panjang gelombang 280 nm. Sekitar 88% permukaan Proxima Centauri mungkin aktif. Persentase ini lebih tinggi daripada Matahari, bahkan saat berada dalam puncak siklusnya. Pada periode diam dengan sedikit atau tidak ada semburan, aktivitasnya meningkatkan suhu korona Proxima Centauri menjadi 3,5 juta K (sementara Matahari hanya 2 juta K). Hanya saja, tingkat aktivitas bintang ini dianggap rendah jika dibandingkan dengan katai kelas M lainnya yang sesuai dengan perkiraan usia bintang ini, yaitu 4,85 × 109 tahun.
  8. Tingkat aktivitas katai merah diperkirakan pelan-pelan memudar selama miliaran tahun dengan berkurangnya tingkat rotasi bintang). Tingkat keaktifan juga bervariasi pada periode (kasar) 442 hari, yang lebih pendek dari siklus matahari (11 tahun).
  9. Proxima Centauri memiliki angin bintang yang relatif lemah, sehingga laju penurunan massanya tidak lebih dari 20% laju penurunan massa matahari (yang disebabkan karena angin surya). Di sisi lain, karena bintang ini lebih kecil dari matahari, laju penurunan massa per satuan luas permukaan dari Proxima Centauri mungkin delapan kali lebih besar dari permukaan matahari.
  10. Katai merah dengan massa seperti Proxima Centauri akan tetap menjadi bintang deret utama selama 4 triliun tahun. Sementara proporsi helium meningkat karena fusi hidrogen, bintang ini akan menjadi lebih kecil dan panas, berangsur-angsur berubah dari merah menjadi biru. Menjelang akhir periode ini, Proxima Centauri akan menjadi lebih berkilau (mencapai 2,5% luminositas Matahari), dan juga menghangatkan benda-benda langit yang mengelilinginya selama miliaran tahun. Begitu bahan bakar hidrogen habis, Proxima Centauri akan berubah menjadi katai putih (tanpa melalui tahap raksasa merah) dan pelan-pelan kehilangan sisa energi panasnya.
BACA JUGA:  Dampak Utama Pemanasan Global