Bakteri lactobacillus bulgaricus memiliki sifat?

Loading...

ASTALOG.COM – Bakteri Lactobacillus bulgaricus pertama kali dikenal pada tahun 1905 oleh Stamen Grigorov, seorang dokter asal Bulgaria, saat menganalisis yoghurt. Pada penelitian tersebut, Grigorov mengidentifikasi sejenis mikroba yang memakan laktosa dan mengeluarkan asam laktat.

Asam laktat tersebut tidak hanya berperan mengawetkan susu, tetapi mendegradasi laktosa sehingga susu bisa dikonsumsi oleh orang yang intoleran terhadap susu. Sifat yang terpenting dari bakteri asam laktat atau bakteri lactobacillus bulgaricus adalah kemampuannya untuk memfermentasi gula menjadai asam laktat. Sifat ini penting dalam pembuatan produk fermentasi seperti susu fermentasi. Produksi asam oleh bakteri asam laktat berjalan cepat, sehingga pertumbuhan mikroba lain yang tidak diinginkan dapat segera dihambat (FARDIAZ, 1992).

Berdasarkan hasil fermentasinya, bakteri asam laktat dikelompokkan menjadi homofermentatif dan heterofermentatif (BRANEN dan DAVIDSON, 1993). Bakteri homofermentatif memecah gula terutama menjadi asam laktat. Streptococcus, Pediococcus dan beberapa spesies Lactobacillus bersifat homofermentatif. Bakteri homofermentatif membentuk 90% atau lebih asam laktat murni (FARDIAZ, 1992).

BACA JUGA:  Penyebab Terjadinya Perang Padri

Klasifikasi Bakteri Lactobacillus
Klasifikasi bakteri Lactobacillus bulgaricus adalah sebagai berikut :
Kingdom : Prokariotik
Divisio : Schizophyta
Kelas : Eubacteriales
Familia : Lactobacillaceae
Genus : Lactobacillus
Spesies : Lactobacillus bulgaricus

Manfaat Bakteri Lactobacillus Bulgaricu
Bakteri lactobacillus bulgaricu memiliki manfaat kesehatan bagi manusia antara lain:

1. Meningkatkan kemampuan usus besar menyerap zat mutagenik dan mencegah kanker.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh dengan kandungan zat antitumor.
3. Alternatif untuk diet sehat karena memiliki kandungan gizi sangat tinggi, sedangkan kandungan lemaknya menjadi rendah.
4. Menurunkan risiko infeksi candida pada penderita diabetes.
5. Mencegah osteoporosis. Lactobacillus bulgaricus termasuk dalam golongan asam laktat.

Bakteri asam laktat sebagai mikroorganisme yang berperan besar dalam kehidupan manusia memiliki tiga keunggulan di antaranya:
1. Bakteri asam laktat memiliki efisiensi yang tinggi karena mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.
2. Bakteri asam laktat keberadaannya sangat melimpah, karena mampu diperoleh dari berbagai sumber yang ada di muka bumi, seperti makanan, minuman, sayur, maupunbuah.
3. Ketersediaan yang sangat mencukupi dan pengolahaannya yang mudah, membuat bakteri asam laktat memiliki potensi besar untuk dikembangkan baik dalam industrikecil, menengah maupun besar.

BACA JUGA:  Pengertian Voting dan Aklamasi Dalam Bermusyawarah

Bakteri lactobacillus bulgaricus ini biasanya digunakan dalam pembuatan yougurt. Yoghurt merupakan salah satu hasil olahan susu yang mengalami fermentasi akibat dari aktivitas enzim yang dihasilkan oleh bakteri Streptococcus thermopilus dan Lactobacillus bulgaricus. Yoghurt biasanya digunakan sebagai sajian bagi orang-orang yang ingin melangsingkan tubuh. Sajian yang dihasilkan dari susu fermentasi ini diduga ditemukan semenjak dihasilkannya susu domba di Mesopotamia sekitar 5000 tahun SM yang disimpan dalam suatu ruangan yang hangat dan kemudian terbentuk gumpalan susu.
Proses pembuatan sajian yang memiliki rasa yang asam ini biasanya menggunakan kultur campuran antara bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermopilus sebagai starter.