Sebutkan 5 Ciri-Ciri Lembaga Pendidikan Formal

ASTALOG.COM – Dalam kehidupan manusia tidak akan lepas dari yang namanya pendidikan. Pendidikan merupakan modal dasar dalam mencapai kehidupan yang sejahtera. Pendidikan adalah proses belajar menuju kehidupan yang lebih baik dari hal-hal yang terkecil hingga terbesar dengan cara mentransfer keilmuan untuk mencerdaskan siswa dalam memperbaiki akhlak siswa.

Pendidikan bekal untuk mengejar semua yang ditargstkan oleh seseorang dalam hidupnya sehingga tanpa pendidikan, maka logikanya semua yang diimpikannya akan menjadi sangat sulit untuk dapat diwujudkan. Faktanya , memang tidak semua orang yang berpendidikan sukses dalam perjalanan hidupnya, tetapi jika dilakukan perbandingan maka orang yang berpendidikan tetep jauh lebih banyak yang bisa mengecap kesuksesan dari pada orang yang tidak pernah mengecap pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal.

Pengertian Lembaga Pendidikan
Lembaga Pendidikan merupakan sebuah institusi pendidikan yang menawarkan pendidikan formal mulai dari jenjang pra-sekolah sampai ke jenjang pendidikan tinggi, baik yang bersifat umum maupun khusus (misalnya sekolah agama atau sekolah luar biasa). Lembaga pendidikan juga merupakan sebuah institusi sosial yang menjadi agen sosialisasi lanjutan setelah lembaga keluarga.

Ciri Lembaga Pendidikan
Ada beberapa ciri dari lembaga pendidikan antara lain:

1. Memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas.
2. Memiliki keunggulan yang distinktif dan kompetitif.
3. Memiliki ketahanan mutu yang konsisten.
4. Memberikan layanan tentang rasa kenyamanan dan kepuasan.
5. Mampu mengantisipasi dan beradaptasi dengan tuntunan dan perkembangan zaman.
6. Memiliki networking, partnership, dan kemitraan dengan lembaga lain.

Jenis Lembaga Pendidikan
Dalam lembaga pendidikan, diketahui ada 2 jenis lembaga pendidikan antara lain:

1. Pendidikan Formal
Pendidikan formal yaitu lembaga pendidikan yang dilaksanakan sekolah-sekolah mulai sekolah tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Ciri-ciri :
a. Diselenggarakan dalam kelas terpisah menurut jenjangnya.
b. Ada persyaratan usia.
c. Ada jangka belajar tertentu.
d. Ada jadwal waktu belajar.
e. Proses belajar diatur secara tertib dan terstruktur.
f. Materi pembelajaran disusun berdasarkan kurikulum dan dijabarkan dalam silabus tertentu.
g. Materi pembelajaran lebih banyak bersifat akademis intelektual dan berkesinambungan.
h. Guru mengajarkan menggunakan metode, media, dan urutan pengajaran tertentu.
i. Ada sistem rapor, evaluasi belajar, serta ijazah.
j. Sekolah punya anggaran pendidikan yang dirancang dalam kurun waktu tertentu.

2. Pendidikan Informal
Pendidikan informal yaitu pendidikan yang tidak dilaksanakan oleh keluarga.

Ciri-ciri :
a. Tidak terikat tempat dan waktu.
b. Tidak terikat jenjang usia.
c. Dapat berlangsung tanpa ada guru dan murid secara khusus.
d. Tidak menggunakan metode tertentu.
e. Tanpa menggunakan rencana pembelajaran (kurikulum).

3. Pendidikan Non Formal
Pendidikan non formal yaitu lembaga pendidikan yang dilaksanakan oleh masyarakat.

Ciri-ciri :
a. Program yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
b. Materi yang diberikan bersifat praktis atau sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat pada saat itu dan segera dapat dipenuhi melalui pendidikan singkat.
c. Waktu yang diperlukan relatif singkat.
d. Biaya relatif murah.
e. Usia peserta berbeda-beda.
f. Jenjang kelas tidak menunjukkan tingkatan yang jelas.
g. Pelaksanaan kegiatan disusun melalui perencanaan yang baik.
h. Tujuan pendidikan terarah untuk mendapat pekerjaan atau meningkatkan taraf hidup.
i. Waktu dan tempat belajar disesuaikan dengan yang membutuhkannya.
j. Umumnya berdampingan dengan lembaga formal.
k. Muncul karena ada perubahan cepat dalam masyarakat