Tradisi Budaya Peradaban Suku Inca

Loading...

ASTALOG.COM – Peradaban suku Inca bermula sebagai suku di daerah Cuzco, ketika Sapa Inca pertama, Manco Capac mendirikan Kishawn Cuzco sekitar tahun 1200. Di bawah kepemimpinan keturunan Manco Capac, negeri itu mulai berkembang ketika menyerap masyarakat di sekitar Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Peradaban ini mengalami perluasan sejak awal abad ke-15 masehi.

Namun peradaban suku Inca mulai ditaklukkan oleh bangsa Spanyol yang dipimpin oleh Columbus di sekitar tahun 1530an. Namun saat itu para pemimpin suku Inca masih melakukan perlawanan hingga tahun 1572. Vilacamba yang menjadi kota terakhir dari suku Inca yang dipertahankan itu akhirnya berhasil pula dikuasai oleh bangsa Spanyol.

Sejarah Singkat Peradaban Suku Inca

Pada tahun 1442, bangsa Inca memulai ekspansi jarak panjang di bawah pimpinan Pachacutec, yang namanya berarti pengocok bumi. Ia membentuk Kekaisaran Inca (Tawantinsuyu), yang akan menjadi kekaisaran terbesar di Benua Amerika pada masa itu, yaitu di masa pra Columbus.

Kekaisaran itu terbelah oleh karena perang ritual untuk memutuskan siapa yang akan menjadi Inca Hanan dan siapa yang akan menjadi Inca Hurin. Hal ini menyebabkan 2 bersaudara, yaitu Huascar dan Atahualpa berperang satu sama lain.

BACA JUGA:  Jelaskan Perbedaan Gerak Pada Hewan dan Tumbuhan!

Pada tahun 1533, para conquistador yang dipimpin oleh Francisco Pizarro Gonzalez mengambil untung atas keadaan itu dan menaklukkan sebagian besar wilayah Inca. Pada tahun-tahun berikutnya, mereka mengkonsolidasikan kekuatan atas seluruh kawasan Andes, menindas pemberontakan-pemberontakan berikutnya yang berpuncak pada pendirian Kerajaan Peru pada tahun 1542.

Akhirnya pada tahun 1572, peradaban suku Inca pun berakhir dan akhir perlawanannya berlangsung di kota Vilcabamba. Meskipun peradaban suku Inca berakhir pada masa itu, namun tradisi budayanya tetap ada dalam beberapa kelompok etnis seperti orang Quechua dan Aymara.

Tradisi Budaya Peradaban Suku Inca

Peradaban suku Inca yang hanya berlangsung selama hampir 5 abad lamanya telah meninggalkan sejumlah tradisi budaya. Adapun tradisi budaya  yang ditinggalkan oleh peradaban suku Inca antara lain:

  1. Ritual penyembahan dewa-dewa yang kerap dilakukan oleh suku Inca. Dewa-dewa itu misalnya, Dewa Pencipta “Viracocha”, Dewa Matahari “Inti”, Dewa Petir “Illapa”, Dewi Bumi “Pachamama”, dan dewa-dewa lainnya. Setiap dewa akan disembah dalam berbagai ritual seperti berdoa, berpuasa, mengorbankan hewan, dan yang paling mengerikan adalah mengorbankan manusia, yang biasanya anak dan remaja.
  2. Selain penyembahan dewa-dewa, suku Inca juga mengawetkan orang yang meninggal menjadi mumi sebagai bagian penting dalam ritual penguburan suku Inca, bahkan pada mereka yang juga merupakan orang asing.
  3. Masyarakat suku Inca juga melakukan pemujaan terhadap roh para leluhurnya. Pemujaan itu dilakukan dengan suatu upacara yang luar biasa besarnya. Di Cuzco, masyarakat suku Inca menyimpan mumi dalam bungkusan kain, konon mumi itu adalah para Raja yang memerintah pada zaman Manco Capac (Inca yang pertama). Mumi tersebut ditempatkan pada sebuah rumah yang megah, seperti istana, sekakan-akan mereka masih hidup secara bergantian dikeluarkan untuk menyaksikan upacara.
  4. Jagung dan daging biasanya dianggap sebagai makanan mewah bagi suku Inca dan hanya dimakan oleh “pengantin” dan pendampingnya setahun sebelum mereka dikorbankan. Selain makanan mewah, terdapat barang lainnya yang termasuk dalam makanan suku Inca termasuk kentang manis, quinoa, buncis, dan cabe.
  5. Masyarakat suku Inca lemah dalam sistem pasar dan perdagangan. Setiap penduduk dari kerajaan diberikan seluruh kebutuhan hidup oleh pemerintah, termasuk makanan, peralatan, bahan mentah, dan pakaian. Mereka tidak perlu membayar apapun. Masyarakat suku Inca juga tidak memiliki toko atau pasar. Kebutuhan yang terpenuhi oleh pemerintah membuat mereka memerlukan mata uang standar atau uang, dan tidak ada gunanya untuk mengeluarkan uang atau berdagang untuk kepentingan tertentu.
BACA JUGA:  Hutan yang Selalu Tertutup Kabut