Sebutkan 5 Organisasi Pergerakan Nasional

Loading...

ASTALOG.COM – Pergerakan nasional adalah suatu bentuk perlawanan terhadap kepada kaum penjajah yang dilaksanakan tidak dengan menggunakan kekuatan bersenjata, tetapi menggunakan organisasi yang bergerak di bidang sosial, budaya, ekonomi dan politik. Demikian halnya dengan pergerakan nasional yang terjadi di Indonesia. Pada awalnya, berdirinya organisasi ini tidak ditujukan untuk perlawanan terhadap kaum penjajah, tetapi organisasi-organisasi tersebut pada dasarnya didirikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat yang mengalami penderitaan akibat penjajahan, namun pada akhirnya bertujuan untuk mewujudkan kemerdekaan.

Hal yang demikian ini pula yang menjadi faktor awal berdirinya berbagai macam organisasi pergerakan nasional di Indonesia.

Perjuangan rakyat Indonesia mengusir penjajah tidak hanya dilakukan dengan kekuatan fisik, tetapi juga melalui organisasi. Putera – putera bangsa Indonesia, mulai sadar perlunya organisasi modern untuk perjuangan kemerdekaan. Selain itu, tumbuh juga kesadaran perlunya persatuan dari rakyat Indonesia untuk mengusir penjajah.

BACA JUGA:  Jelaskan yang Dimaksud Diskriminasi Rasial

Di Indonesia, ada beberapa jenis Organisasi Pergerakan Nasional antara lain:
1. Budi Utomo
Budi Utomo adalah suatu organisasi yang lahir dan didirikan oleh kalangan terpelajar dari sekolah kedokteran yang berasal dari priyayi Jawa. Dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan pencetus berdirinya Budi Utomo. Beliau menghimpun dana beasiswa untuk memberikan pendidikan Barat kepada para priyayi Jawa. Kegiatan ini didukung oleh Soetomo yang juga seorang mahasiswa, sehingga pada tahun 1908, berdirilah organisasi Budi Utomo

2. Sarekat Islam
Pada awalnya, Sarekat dagang Islam bernama Sarekat Dagang Islam, yaitu perkumpulan bagi pedagang-pedagang Islam yang didirikan pada tahun 1911 di Solo oleh H. Samanhudi. Sarekat Islam mempunyai tujuan untuk memajukan pedagang-pedagang Indonesia di bawah panji Islam, juga agar para pedagang Indonesia dapat bersaing dengan para pedagang asing.

BACA JUGA:  Jalur Pegunungan Muda yang Melewati Indonesia

3. Indische Partij
Organisasi ini didirikan oleh campuran orang Indo dan Indonesia, yaitu Douwes Dekker pada 25 Desember 1912. Kemudian, Douwes Dekker bekerja sama dengan Suwardi Suryaningrat dan Tjipto Mangunkusumo. Ketiga orang ini kemudian dikenal dengan sebutan Tiga Serangkai.

4. Partai Komunis Indonesia
Pada awalnya, partai ini bernama Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV), namun berubah menjadi Partai Komunis Indonesia pada tahun 1924. Partai ini mengadopsi nilai-nilai komunisme dari Rusia.

5. Partai Nasional Indonesia
Dinyatakannya PKI sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah Kolonial, membuat para kaum terpelajar untuk mendirikan suatu organisasi baru dengan strategi yang berbeda, agar hambatan-hambatan yang sama hilang. Dalam hal ini, Ir.Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia pada 4 Juli 1927. Mereka berpikiran bahwa radikalisme dan kekerasan bukan merupakan jalan terbaik dalam menghadapi pemerintah kolonial.

BACA JUGA:  Jalur Kedatangan Bangsa Eropa

Tujuan PNI adalah untuk mencapai Indonesia merdeka dengan asas perjuangan berdiri di atas kaki sendiri, nonkooperasi, dan marhaenisme. Sebagai sebuah organisasi yang baru, PNI cepat berkembang dan menarik perhatian banyak pihak. Hal ini disebabkan karena adanya propaganda-propaganda yang dilakukan Ir.Soekarno dengan mengusung tema antara lain: karakter yang buruk dari penjajah, konflik antara pengusaha dan petani, “front sawo matang melawan front kulit putih,” menghilangkan ketergantungan dan menegakkan kemandirian, serta perlunya pembentukan negara dalam negara.