Teknik Gambar Ilustrasi

ASTALOG.COM – lustrasi adalah hasil visualisasi dari suatu tulisan dengan teknik drawing, lukisan, fotografi, atau teknik seni rupa lainnya yang lebih menekankan hubungan subjek dengan tulisan yang dimaksud daripada bentuk.

Tujuan ilustrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya. Diharapkan dengan bantuan visual, tulisan tersebut lebih mudah dicerna.

Sejarah Gambar Ilustrasi

Konsep ilustrasi bisa ditinjau kembali ke masa silam melalui lukisan dinding prasejarah dan konsep tulisan hierioglif.

Masa keemasan ilustrasi Amerika Serikat berlangsung pada tahun 1880, setelah perang dunia I. Hal ini terjadi seiring dengan populernya surat kabar, majalah, dan buku berilustrasi yang memungkinkan adanya eksperimen teknik oleh senimannya. Pada saat inilah banyak ilustrator yang menjadi kaya dan terkenal. Tema yang banyak muncul adalah aspirasi bangsa Amerika saat itu.

Di Eropa, seniman pada masa keemasan dipengaruhi oleh kelompok Pre-Raphaelite dan gerakan-gerakan yang berorientasi kepada desain seperti Arts and Crafts Movement, Art Nouveau, dan Les Nabis. Contohnya Walter Crane, Edmund Dulac, Aubrey Beardsley, Arthur Rackham dan Kay Nielsen.

Pada masa kini, ilustrasi semakin berkembang dengan penggunaan banyak software pembantu sepertiAdobe Illustrator, Photoshop, CorelDraw, dan CAD. Namun ilustrasi tradisional yang dibuat dengan tangan tetap memiliki nilai yang tinggi.

Di Indonesia, sejarah tradisi ilustrasi dapat merujuk kepada lukisan gua yang terdapat di Kabupaten Maros, provinsi Sulawesi Selatan dan di pulau Papua. Jejak ilustrasi yang berumur hampir 5000 tahun itu menggambarkan tumpukan jari tangan berwarna merah terakota. Selain lukisan gua, wayang beber dalam hiburan tradisional Jawa dan Bali dilihat sebagai ilustrasi yang merepresentasikan alur cerita kisah Mahabarata, tradisi yang kira-kira muncul bersamaan dengan berdirinya kerajaan Sriwijaya yang menganut agama Hindu di Pulau Sumatera bagian Selatan.

Fungsi Gambar Ilustrasi

Fungsi khusus ilustrasi antara lain:
– Memberikan bayangan setiap karakter di dalam cerita.
– Memberikan bayangan bentuk alat-alat yang digunakan di dalam tulisan ilmiah.
– Memberikan bayangan langkah kerja.
– Mengkomunikasikan cerita.
– Menghubungkan tulisan dengan kreativitas dan individualitas manusia.
– Memberikan humor-humor tertentu untuk mengurangi rasa bosan.
– Dapat menerangkan konsep.

Prinsip-Prinsip Gambar Ilustrasi

1. Mudah dimengerti dan menarik.
2. Disesuaikan dengan isi tulisan atau maksud
cerita.
3. Disesuaikan dengan sasaran pembaca ( anak-
anak, remaja, dewasa ).

Media Gambar Ilustrasi

1. Cat poster ( tebal / blok ).
2. Cat air ( tipis / transparan ).
3. Pensil ( H, HB, B, B2, B3, B4, B5, B6 ).
4. Konte.
5. Pensil warna.
6. Krayon.
7. Pastel, dll.

Unsur Gambar Ilustrasi

1. Gambar manusia.
2. Gambar binatang.
3. Gambar tumbuhan.

Teknik Gambar Ilustrasi

1. Teknik Arsir
Teknik arsiring merupakan menggambar dengan membuat garis-garis sejajar atau menyilang untuk mendapatkan gelap terang objek gambar.

2. Dussel
Teknik dussel dalam menggambar ilustrasi berfungsi untuk menetukan gelap terang objek gambr dengan mneggokkan media pada kertas.

3. Pointilis
Teknik pointilis merupakan cara menggambar yang berguna untuk menetukan gelap terang dengan menggunakan komposisi titik. Teknik pointilis memiliki kerumitan yang luar biasa disamping waktu pengerjaan yang super lama.

4. Teknik basah (wet Technique)
Teknik basah merupakan teknik menggambar ilustrasi yang menggunakan cat air dengan cara membasahi kertas gambar dengan air. Gambar yang dihasilkan akan memiliki kehalusan dalam warna.

5. Teknik kering
Merupakan teknik menggambar ilustrasi menggunakan cat air dengan kertas gambar yang kering.