Penyimpangan Sosial Primier Disebut?

ASTALOG.COM –Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari terdapat perilaku, baik yang bersifat individual maupun kolektif. Perilaku masyarakat pada umumnya bersifat baik. Perilaku sosial menyebabkan terjadinya perkembangan masyarakat untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.

Pada kenyataannya terdapat pula perilaku sosial yang bersifat buruk yang dapat mengganggu orang lain. Perilaku semacam ini dikenal dengan sebutan perilaku menyimpang.

Pengertian Penyimpangan Sosial

Penyimpangan adalah segala bentuk perilaku yang tidak menyesuaikan diri dengan kehendak masyarakat. Dengan kata lain, penyimpangan adalah tindakan atau perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang dianut dalam lingkungan baik lingkungan keluarga maupun masyarakat. Penyimpangan terjadi apabila seseorang atau kelompok tidak mematuhi norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat. Penyimpangan terhadap nilai dan norma dalam masyarakat disebut dengan deviasi (deviation), sedangkan pelaku atau individu yang melakukan penyimpangan disebut divian (deviant).

Pada masyarakat tradisional penyimpangan jarang sekali terjadi dan dapat dikendalikan. Sebaliknya, pada masyarakat modern, penyimpangan dirasa semakin banyak dan bahkan seringkali menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi pihak lainnya. Salah satu bentuk penyimpangan adalah penyimpangan sosial. Seperti halnya kebudayaan yang bersifat relatif maka penyimpangan sosial juga bersifat relatif. Artinya, penyimpangan sosial sangat tergantung pada nilai dan norma sosial yang berlaku. Suatu tingkah laku dapat dikatakan menyimpang oleh suatu masyarakat, namun belum tentu dianggap menyimpang oleh masyarakat lain yang memiliki norma dan nilai yang berbeda.

Ciri-Ciri Penyimpangan Sosial

Dalam menilai suatu tindakan manusia sebagai penyimpangan sosial atau tidak, setiap masyarakat memiliki ukuran tersendiri. Misalnya saja meminum minuman keras, pada suatu masyarakat dapat digolongkan sebagai penyimpangan sosial, namun bagi masyarakat lainnya hal itu tidak termasuk penyimpangan sosial. Oleh karena itu, Paul B. Horton berpendapat bahwa ciri – ciri penyimpangan sosial adalah sebagai berikut :

1. Penyimpangan harus dapat didefiniskan.
2. Penyimpangan bisa saja diterima bisa juga ditolak.
3. Penyimpangan ada yang relatif dan ada juga yang mutlak.
4. Penyimpangan terhadap budaya nyata atau budaya local.
5. Terhadap norma – norma penghindaran dalam penyimpangan.
6. Penyimpangan sosial bersifat adaptif (menyesuaikan).

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Penyimpangan Sosial

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial adalah sebagai berikut ini :
1. Sikap mental yang tidak sehat.
2. Ketidakharmonisan dalam keluarga.
3. Pelampiasan rasa kecewa.
4. Dorongan kebutuhan ekonomi.
5. Pengaruh lingkungan dan media massa.
6. Keinginan untuk dipuji.
7. Proses belajar yang menyimpang.
8. Ketidaksanggupan menyerap norma.
9. Adanya ikatan sosial yang berlain – lainan.
10. Proses sosialisasi nilai – nilai subkebudayaan yang menyimpang.
11. Kegagalan dalam proses sosialisasi.

Media Pembentuk Perilaku Penyimpangan Sosial

Berikut ini adalah beberapa media pembentuk penyimpangan sosial seseorang (Baca juga Media sosialisasi)

– Keluarga

Kepribadian seorang anak akan baik jika ia terlahir di keluarga yang baik. Sementara jika seorang anak terlahir di keluarga yang kacau, yang dibebani dengan berbegai masalah dan kemiskinan yang mencekik, atau keluarga yang selalu diliputi dengan percekcokan , kehilangan peran orang tua untuk membimbing dan mendidik anak karena orang tua yang kecanduan minuman keras atau narkoba, pengangguran, bahkan terlibat dalam kriminalitas, dan sebagainya.

– Lingkungan tempat tinggal

Perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh bagaimana sikap – sikap orang – orang dalam lingkungan tempat tinggalnya. Jika disekitarnya adalah orang baik, maka perbuatannya kemungkinan juga akan baik, dan juga sebaliknya.
– Teman bermain.
– Media massa.

Bentuk-Bentuk Penyimpangan

Banyaknya perilakuu menyimpang membuat para ahli mengklasifikasikannya menjadi beberapa kelompok berdasarkan kriteria tertentu. Berikut ini adalah beberapa bentuk penyimpangan sosial.

Penyimpangan sosial berdasarkan sifatnya

Sifat – sifat penyimpangan sosial dapat dibedakan menjadi dua, yaitu penyimpangan positif dan penyimpangan negated. Berikut adalah penjelasan dari masing – masing penyimpangan :

1. Penyimpangan positif, yaitu penyimpangan yang terarah pada nilai – nilai sosial yang ideal, walaupun cara dan tindakan yang dilakukan seolah – olah menyimpang dari norma dan nilai yang berlaku dimasyarakat. Contoh seorang wanita menjadi kernet bus untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

2. Penyimpangan negatif, yaitu penyimpangan yang mengarah pada tindakan ke arah yang dianggap rendah dan berakibat buruk. Contoh : pembunuhan, pencurian, dan perampokkan.

Penyimpangan sosial berdasarkan jangka waktu tertentu

– Penyimpangan primer, yaitu penyimpangan yang bersifat temporer atau sementara dan hanya menguasai sebagian kecil kehidupan seseorang. Berikut adalah ciri – ciri penyimpangan primer :

Bersifat sementara
– Gaya hidupnya tidak didominasi oleh perilaku menyimpang.
– Masyarakat masih mentolerir atau menerima penyimpangan tersebut.