Perbedaan Kingdom Plantae dan Animalia menurut R. H. Whittaker

Loading...

ASTALOG.COM – Robert Harding Whittaker atau R. H. Whittaker adalah seorang ekolog tanaman dari Amerika Serikat yang aktif dari tahun 1950-an hingga 1970-an. R. H. Whittaker merupakan pengusul dan pengembang analisis gradien untuk menjawab pertanyaan dalam ekologi komunitas tanaman. R. H. Whittaker juga merupakan orang pertama yang mengusulkan klasifikasi 5 kingdom. Sistem 5 kingdom yang dicetuskan oleh R. H. Whittaker merupakan pengembangan dari sistem 4 kingdom. Hal ini didasari karena semakin hari, perbedaan antara fungi dan organisme tumbuhan lain semakin mencolok. R. H. Whittaker menambahkan fungi sebagai kingdom tambahan.

Sistem 5 kingdom ini kemudian diusulkan pada tahun 1969, dan modifikasinya masih digunakan di sebagian kecil publikasi saat ini. Perbedaannya adalah pada nutrisi, dimana Plantae autotrof bersel banyak, Animalia heterotrof bersel banyak, dan Fungi adalah saprotrof bersel banyak. 2 kingdom sisanya, yaitu Protista dan Monera, meliputi koloni bersel sederhana dan bersel satu. Sistem 5 kingdom dapat dikombinasikan dengan sistem 2 kingdom.

Adapun susunan sistem 5 kingdom menurut R. H. Whittaker, yaitu:

  1. Kingdom Monera (Prokariota)
  2. Kingdom Protista (Eukariota)
  3. Kingdom Plantae (Eukariota)
  4. Kingdom Fungi (Eukariota)
  5. Kingdom Animalia (Eukariota)
BACA JUGA:  Jelaskan Fungsi Kulit Sebagai Pengatur Suhu Tubuh

Perbedaan Kingdom Plantae dan Animalia Menurut R. H. Whittaker

Sebelum merumuskan perbedaan antara keduanya, ada baiknya untuk membaca penjelasannya terlebih dahulu berikut ini:

Kingdom Plantae meliputi makhluk hidup yang mampu melakukan fotosintesis, yaitu makhluk hidup yang mempunyai klorofil, sehingga dapat hidup tanpa mengambil energi dari organisme lain. Makhluk hidup itu disebut organisme autotrop. Termasuk di dalamnya adalah Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta, serta semua sel tumbuhan eukariotik dan autotrofik. Organisme yang tergolong dalam kingdom plantae akan mensintesis makanannya sendiri dengan fotosintesis, dan dinding sel mereka mengandung selulosa. Semua organisme multiseluler.

Kingdom Animalia meliputi makhluk hidup eukariotik bersel banyak, bersifat heterotrop, yang meliputi Porifera, Platyhelminthes, Hydrozoa, Nematoda, Rotifera, Annelida, Molusca, Arthropoda, Echinodermata, dan Chordata. Hewan tanpa tulang belakang (invertebrata) dan dengan tulang punggung (vertebrata) yang disertakan di sini. Sel-sel yang eukariotik, organisme yang heterotrofik. Semua hewan multiseluler, dan tidak memiliki dinding sel. Dalam kerajaan Animalia, ahli biologi mengklasifikasikan organisme seperti spons, hydras, cacing, serangga, bintang laut, reptil, amfibi, burung, dan mamalia. Bentuk makan adalah satu di mana molekul besar dari lingkungan eksternal yang dikonsumsi, kemudian dipecah untuk digunakan bagian dalam tubuh hewan.

BACA JUGA:  Kenampakan Alam di Perancis

Berdasarkan keterangan di atas dapat ditarik kesimpulan mengenai perbedaan antara Kingdom Plantae dan Kingdom Animalia, antara lain:

  1. Kingdom plantae terdiri dari tumbuhan, sedangkan kingdom animalia terdiri dari hewan.
  2. Kingdom plantae merupakan organisme yang bersifat autotrof, sedangkan kingdom animalia merupakan organisme yang bersifat heterotrof.

3 Kingdom Lainnya dari Sistem 5 Kingdom Menurut R. H. Whittaker

  1. Kingdom Monera

Kingdom monera meliputi makhluk hidup yang sangat sederhana. Termasuk ke dalam kingdom ini adalah bakteri dan alga biru (Cyanophyta). Monera bersifat prokariotik, sel-selnya mempunyai nukleus atau inti sel yang tidak bermembran. Sel-selnya membelah secara sederhana, yaitu dengan amitosis. Kromosomnya tunggal dan berbentuk melingkar. Klorofil tersebar dan tidak terlindung oleh membran.

Kingdom monera merupakan organisme bersel satu yang prokariotik. Organisme prokariotik memiliki inti atau tidak organel dalam sitoplasma mereka, hanya memiliki kromosom tunggal, memiliki ribosom kecil, dan berkembang biak dengan fisi sederhana. Banyak organisme (disebut autotropik) dapat mensintesis makanan sendiri, dan beberapa (disebut heterotrofik) mencerna prabentuk bahan organik.

  1. Kingdom Protista

Termasuk ke dalam kingdom ini adalah organisme yang bersel tunggal bersifat eukariotik. Eukariotik berarti inti sel-selnya telah bermembran, meliputi protozoa dan alga.

  1. Kingdom Fungi

Kingdom Fungi meliputi makhluk hidup yang tidak mempunyai klorofil, sehingga tidak dapat mensintesa makanan sendiri atau bersifat heterotrop, ada yang bersifat parasit, ada juga yang bersifat saprofit. Termasuk di dalamnya adalah berbagai jamur, seperti jamur merang, jamur kuping dan jamur oncom. Protista, termasuk protozoa, alga bersel satu, dan jamur lendir. Sel-sel dari organisme ini eukariotik. Mereka uniseluler, dan mereka mungkin autotrofik atau heterotrofik.

BACA JUGA:  Perbedaan Sejarah dan Prasejarah

Organisme eukariotik memiliki nukleus dan organel dalam sitoplasma mereka, memiliki beberapa kromosom, memiliki ribosom besar, dan berkembang biak dengan mitosis. Sel-sel kerajaan ini eukariotik dan heterotrofik. Beberapa spesies jamur uniseluler, sedangkan spesies lain membentuk rantai panjang sel dan disebut jamur filamen. Suatu dinding sel mengandung kitin atau selulosa ditemukan dalam sebagian besar anggota. Makanan diambil oleh penyerapan molekul kecil dari lingkungan eksternal.