Reaksi Kimia Fotosintesis

Loading...

ASTALOG.COM – Reaksi Kimia Fotosintesis adalah proses mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dan menyimpannya dalam ikatan senyawa gula. Proses fotosintesis terjadi pada semua tanaman dan beberapa jenis ganggang (Kingdom Protista).

Tanaman memerlukan energi cahaya, CO2, dan H2O untuk membuat senyawa gula. Proses fotosintesis ini terjadi di tempat yang bernama kloroplas, khususnya menggunakan klorofil, yaitu pigmen hijau daun yang terlibat dalam proses fotosintesis.

Persamaan Reaksi Kimia Fotosintesis
Persamaan kimia untuk proses fotosintesis ini adalah:

6CO2 + 12H2O + cahaya matahari → C6H12O6 + 6O2 + 6H2O

Pada reaksi di atas, 6 molekul karbon dioksida (6CO2) dan 12 molekul air (12H2O) dikonsumsi dalam proses, sedangkan glukosa (C6H12O6), enam molekul oksigen (6O2), dan enam molekul air (6H2O) yang dihasilkan.

BACA JUGA:  Mengapa Perdagangan Lewat Jalur Perairan Lebih Populer Daripada Darat

Persamaan ini dapat disederhanakan sebagai: 6CO2 + 12H2O + cahaya → C6H12O6 + 6O2 + 6H2O.

Jenis Reaksi Kimia
Jenis reaksi kimia dapat dikelompokkan berdasarkan kesamaannya. Hal itu bertujuan untuk mempermudah mempelajarinya. Salah satu sistem pengelompokan berdasarkan cara atom tersusun kembali dalam reaksi kimia.

1. Reaksi penggabungan
Kelompok ini terjadi jika dua zat atau lebih beraksi membentuk zat lain, contohnya adalah hidrogen dan oksigen bereaksi menghasilkan air, yaitu 2H2 + O2 → 2H2O

2. Reaksi penguraian
Kelompok ini terjadi jika satu zat terurai menjadi satu zat atau lebih. Contohnya 2NH3 → N2 + 3H2

3. Reaksi penggantian
Kelompok ini terjadi jika satu atom menggantikan atom lain dalam satu senyawa. Contohnya adalah
Mg + 2HCl → MgCl2 + H2. Dalam reaksi itu Mg menggantikan Cl.

BACA JUGA:  Perbedaan Sosiologi dengan Antropologi

Hasil dari reaksi kimia fotosintesis itu merupakan sumber dari O2 yang dapat kita hirup, jadi dengan demikian, reaksi kimia itu merupakan sebuah faktor yang signifikan dalam hal ini ke khawatiran tentang terjadinya deforestasi pada hutan akan dapat .Ada dua reaksi kimia dalam fotosintesis yaitu reaksi gelap dan juga reaksi terang.

Reaksi terang merupakan sebuah reaksi yang dalam prosesnya memerlukan adanya cahaya. reaksi terang terjadi pada grana atau kloroplas. Reaksi terang juga sering disebut dengan istilah fotolisis air sebab dalam reaksi terang terjadi proses pemecahan molekul air yang berubah menjadi O dan juga H. O akan segera dilepaskan dalam bentuk sebuah oksigen adapun H digunakan oleh sebuah tumbuhan. pemecahan air pada reaksi terang akan menghasilkan suatu elektron atau eksitasi yang dapat digunakan untuk proses pembentukan energi yaitu ATP dan juga NADPH.

BACA JUGA:  Sebutkan 5 Fungsi Kulit?

Reaksi gelap adalah suatu reaksi yang tidak memerlukan adanya cahaya dan bisa terjadi pada stroma atau kloroplas. Reaksi gelap adalah sebuah reaksi yang membentuk suatu karbohidarat dengan menggunakan zat CO2. Reaksi gelap adalah tindak lanjut dari adanya reaksi terang dalam fotosintesis. Energi yang telah terbentuk dari reaksi terang, akan digunakan untuk proses reaksi gelap ini. sehingga akan membentuk amilum atau karbohidrat dengan suatu rumus kimia C6H12O6. Jadi, secara ringkasnya kedua reaksi itu dapat ditulis sebagai berikut : 6H2O + 6CO2 menjadi C6H12O6 + O2.