Lagu Kebangsaan Papua Nugini

Loading...

ASTALOG.COM – Papua Nugini adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan darat dengan Provinsi Papua (Indonesia) di sebelah barat. Benua Australia di sebelah selatan dan negara-negara Oseania berbatasan di sebelah selatan, timur, dan utara. Ibu kotanya, Port Moresby sekaligus juga menjadi kota terbesar di negara ini.

Papua Nugini adalah salah satu negara yang memiliki keragaman bahasa yang digunakan dimana negara ini memiliki 850 bahasa lokal asli dan sekurang-kurangnya sama banyaknya dengan komunitas-komunitas kecil yang dimiliki, dengan populasi yang tidak lebih dari 6 juta jiwa. Keragaman bahasa ini pula yang menjadikan Papua Nugini memiliki 3 bahasa resmi, selain bahasa Inggris, masih ada 2 lagi, yaitu:

  • Tok Pisin : merupakan sebuah bahasa resmi Papua Nugini. Bahasa ini termasuk bahasa kreol dan berdasarkan bahasa Inggris. Kata Tok Pisin berasal dari kata-kata Inggris talk (‘berbicara’) dan pidgin (‘bahasa pijin’). Kosakata Tok Pisin untuk 5/6 bagian berasal dari bahasa-bahasa Indo – Eropa sedangkan 1/6 lainnya terutama dari bahasa-bahasa Austronesia.
  • Hiri Motu : merupakan merupakan versi sederhana dari bahasa Motu. Perbedaan fonologi dan tata bahasa membuat penutur bahasa Hiri Motu tidak bisa mengerti bahasa Motu, meskipun keduanya sangat mirip.
BACA JUGA:  Macam-macam Teori Perdagangan Internasional

Papua Nugini juga salah satu negara yang paling luas wilayah perkampungannya, dengan hanya 18% penduduknya menetap di pusat-pusat perkotaan. Negara ini adalah salah satu negara yang paling sedikit dijelajahi, secara budaya maupun geografis, dan banyak jenis tumbuhan dan binatang yang belum ditemukan diduga ada di pedalaman Papua Nugini.

Deskripsi Singkat Mengenai Papua  Nugini

  • Nama resmi : Negara Independen Papua Nugini (Independent State of Papua New Guinea)
  • Ibukota : Port Moresby
  • Bentuk pemerintahan : Monarki Konstitusional yang terdiri dari Ratu Elizabeth II, Gubernur Jenderal, dan Perdana Menteri
  • Motto : Unity in Diversity (Persatuan dalam keragaman)
  • Lagu kebangsaan : O Arise, All You Sons
  • Hari kemerdekaan resmi : 16 September 1975
  • Luas total wilayah : 462.840 km2
  • Mata uang : Kina

Lagu Kebangsaan Papua Nugini

O Arise, All You Sons” adalah judul lagu kebangsaan negara Papua New Guinea. Lagu ini dipromosikan menjadi lagu kebangsaan ketika Papua Nugini merdeka pada tanggal 16 September 1975. Lagu tersebut diciptakan oleh seorang mantan Royal Marine dan tentara Australia, Thomas Shacklady.

Lirik Lagu O Arise, All You Sons

O arise all you sons of this land,
Let us sing of our joy to be free,
Praising God and rejoicing to be
Papua New Guinea.
Shout our name from the mountains to seas
Papua New Guinea;
Let us raise our voices and proclaim
Papua New Guinea.
Now give thanks to the good Lord above
For His kindness, His wisdom and love
For this land of our fathers so free,
Papua New Guinea.
Shout again for the whole world to hear
Papua New Guinea;
We’re independent and we’re free,
Papua New Guinea.

Sejarah Singkat Papua Nugini

Manusia yang menetap di Papua Nugini diduga dimulai sejak 50.000 tahun yang lalu. Penduduk kuno ini mungkin berasal dari Asia Tenggara, sementara mereka yang berasal dari Afrika telah hadir sejak 50.000 hingga 70.000 tahun yang lalu. Pulau Papua adalah salah satu benua pertama setelah Afrika dan Eurasia yang dihuni oleh manusia modern, dengan migrasi pertama pada waktu kurang lebih sama dengan yang di Australia.

BACA JUGA:  Habitat Kuda Nil

Pertanian dikembangkan secara mandiri di dataran tinggi Pulau Papua sekitar 7.000 SM, membuatnya menjadi salah satu dari sedikit daerah domestikasi tanaman asli di dunia. Migrasi utama penutur bahasa Austronesia datang ke daerah pantai sekitar 2.500 tahun yang lalu, dan ini berkorelasi dengan pengenalan tembikar, babi, dan teknik-teknik memancing tertentu.

Orang Barat hanya sedikit mengetahui pulau ini hingga abad ke-19, meskipun para saudagar dari Asia Tenggara telah mengunjungi Pulau Papua sejak 5.000 tahun lalu untuk mengoleksi bulu dan rambut Cendrawasih, dan para penjelajah berkebangsaan Spanyol dan Portugis telah menemukannya pada abad ke-16 (tahun 1526 dan 1527 oleh Jorge de Menezes).

BACA JUGA:  Konsep Perjanjian Menurut Hukum Adat

Nama negara ini yang memberi kesan ganda dihasilkan dari sejarah administratifnya yang kompleks sebelum kemerdekaan. Kata “Papua” diturunkan dari kata bahasa Melayu, yaitu “pepuah” yang menggambarkan rambut orang Melanesia yang keriting, dan “New Guinea” adalah nama yang digulirkan oleh penjelajah dari Imperium Spanyol, Ynigo Ortiz de Retez, yang pada tahun 1545 mencatat kemiripan orang-orang Papua dibandingkan dengan orang-orang yang pernah dilihatnya di sepanjang pesisir Guinea, Afrika.