Sebutkan 3 Fungsi Samudera

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Samudra (juga dieja samudera) atau lautan (dari bahasa Sanskerta) adalah laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar.

Ada lima samudra di bumi yaitu: Samudra Antarktika / Lautan Selatan, Samudra Arktik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, Samudra Pasifik / Lautan Teduh. Samudra meliputi 71% permukaan bumi, dengan area sekitar 361 juta kilometer persegi, isi samudra sekitar 1.370 juta km³, dengan kedalaman rata-rata 3.790 meter. (Perhitungan tersebut tidak termasuk laut yang tak berhubungan dengan samudra, seperti Laut Kaspia).

Bagian yang lebih kecil dari samudra adalah laut, selat, teluk.Samudra-samudra tersebut menghubungkan antara benua yang satu dengan benua lainnya.

BACA JUGA:  Langkah-Langkah Penelitian dalam Pendekatan Kualitatif

Fungsi Samudera
Dalam kehidupan, laut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain pelayaran, perikanan, energi (pembangkit tenaga listrik), pertanian laut, dan pariwisata.

1. Pelayaran
Gerakan air laut sangat penting dalam bidang pelayaran terutama kapal/perahu yang menggunakan layar. Kapal besar sekalipun pada prinsipnya dalam perjalanan pelayarannya tidak mau berbenturan dengan ombak maupun arus sehingga informasi tentang gerakan air laut sangat diperlukan.

2. Perikanan
Gerakan air laut juga berpengaruh pada persebaran plankton (fitoplankton). Tempat-tempat dengan konsentrasi plankton yang tinggi biasanya menjadi tempat berkumpul ikan.

Oleh karena itu, bagi para nelayan, informasi tentang gerakan air laut dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi tempat-tempat berkumpulnya berbagai jenis ikan.

BACA JUGA:  Apakah yang Dimaksud dengan Magnet?

3. Energi (Pembangkit Tenaga Listrik)
Belanda dan Prancis merupakan contoh negara yang telah memanfaatkan gerakan air laut sebagai sumber energi (yaitu sebagai pembangkit tenaga listrik). Sementara itu, di Indonesia hal ini masih dalam tahap uji coba.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan pemerintah Belanda kini sedang melakukan uji coba membangun proyek pembangkit tenaga listrik dengan memanfaatkan gerakan air laut di Selat Bali.

4. Pertanian Laut
Informasi tentang gerakan air laut sangat diperlukan bagi para petani yang bergerak di bidang pertanian laut. Sebagai contoh para petani yang melakukan usaha di bidang pertanian laut (seperti budi daya rumput laut, budi daya kerang, dan mutiara jika tidak memperhitungkan gerakan air laut, hasil pertaniannya akan hanyut terbawa oleh air laut sehingga mengalami gagal panen.

BACA JUGA:  Bagaimanakah Ciri-ciri dari Lapisan Eksosfer?

5. Pariwisata
Olahraga selancar, dayung, diving, lomba perahu layar, dan lain-lain yang banyak memperhitungkan faktor gerakan air laut sangat diminati oleh para wisatawan. Olahraga selancar angin misalnya, memerlukan tempat yang gelombangnya besar.