Bagaimana Penemuan Periskop

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Morgan Robertson (30 September 1861 – 24 Maret 1915) adalah pengarang cerita pendek dan novel terkenal Amerika Serikat, dan kemungkinan penemu periskop.

Kini ia terkenal karena novel fiktif pendeknya Futility, terbit pertama kali pada 1898. Cerita ini menonjolkan kapal besar dari Britania Raya bernama Titan, yang diharapkan tak tenggalam sehingga tak membawa cukup sekoci. Pada perjalanan di bulan April, Titan menabrak gunung es dan tenggelam di Atlantik Utara dengan hilangnya hampir tiap orang di kapal.

Pengertian Periskop
Periskop adalah sebuah alat untuk mengamati dari posisi tersembunyi. Dalam bentuk yang paling sederhana, terdiri dari sebuah tabung dan 2 cermin dengan sudut 45 derajat. Bentuk periskop, dengan penambahan dua lensa sederhana, digunakan untuk tujuan pengamatan di parit selama Perang Dunia I.

Personil militer juga menggunakan periskop di beberapa senjata dan kendaraan lapis baja. periskop yang lebih kompleks, menggunakan prisma dari pada cermin, dan dapat melakukan pembesaran. Secara keseluruhan desain dari periskop kapal selam klasik sangat sederhana. Terdiri dari dua teleskop menunjuk ke satu sama lain. Jika kedua teleskop memiliki pembesaran individu yang berbeda, maka perbedaan antara mereka menyebabkan pembesaran atau pengurangan secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Tahapan Replikasi Virus

Fungsi Periskop
Periskop digunakan pada tank dan kapal selam. Para navigator kapal di kapal selam memanfaatkan periskop untuk mengamati gerak-gerik yang terjadi di permukaan laut. Ketika kita melihat ujung bawah,cahaya sejajar masuk lewat ujung atas mengenai cermin ,oleh cermin akan dipantulkan membentuk sudut 45 derajat ke cermin bawah yang juga membentuk 45derajat. Sinar-sinar pantul sejajartadi akan dipantulkan kembali ke mata kita yang melihat dari ujung bawah sehingga kamu dapat melihat benda-benda yang berada di ujung atas.

Cara Kerja Periskop
Prinsip kerja periskop. Periskop di kiri menggunakan cermin yang terletak pada “a”, sedangkan periskop kanan menggunakan prisma yang terletak pada “b”. “c” adalah posisi pengamat.

BACA JUGA:  Komponen-komponen Larutan

Tugas utama periskop adalah untuk mengintip keadaan di permukaan laut saat kapal selam masih menyelam di bawah air. Sebuah periskop yang paling sederhana memiliki dua cermin, yang satu terletak di ujung atas (berfungsi sebagai mata pengintipnya), yang lainnya terletak di dasar periskop. Cahaya yang terkumpul di cermin atas kemudian diarahkan menuju cermin di dasar periskop sehingga nahkoda kapal dapat melihat bayangan benda yang ada di depan periskop di atas permukaan laut. Seiring perkembangan teknologi, periskop kapal selam pun mengalami banyak penyempurnaan. Panjang periskop biasanya bisa mencapai 18 meter sehingga cermin tidak digunakan untuk mengumpulkan cahaya dari permukaan laut.

Cara membuat badan periskop dari kaca atau kayu lapis.:

BACA JUGA:  Planet yang Kala Rotasinya Paling Cepat

Rancang dan buat ruang panjang dengan empat sisi dan bagian ujung yang berlawanan terbuka, seperti yang terlihat. Ukuran sisi dindingnya terseah kamu, ukuran yang bagus mulai dari 70 x 4 cm. Alat tersebut akan beroperasi paling baik jika kamu mencat hitam dinding dalamnya sebelum memasang kaca.

Jika menggunakan kaca plexy, potong dinding periskop dan gabungkan dengan lem plastik. Biarkan lem kering.

Jika menggunakan kayu lapis, gunakan gergaji kayu untuk memotong dinding. Jika kamu bermaksud menggunakan periskop kamu dalam air, gabungkan semua tepi dengan perekat. Kamu bisa mencat kayu lapis dengan cat pelindung yang tahan air setelah melakukan perekatan. Dalam beberapa kasus, mungkin berguna untuk menguatkan periskop kamu dengan potongan isolasi tipis (untuk kaca plexy) atau paku penutup kecil (untuk kayu lapis).