Perbandingan Alam Indonesia dan Filipina

ASTALOG.COM – Asia Tenggara terdiri dari dua wilayah geografis yang khas. Salah satunya ialah daratan utama (mainland), juga dikenal sebagai Indocina, di semenanjung Indocina; terdiri dari negara-negara Kamboja, Laos, Myanmar (Burma), Thailand, Vietnam dan Malaysia Barat (Semenanjung Malaysia).

Lainnya ialah Kepulauan Melayu, atau Maritim Asia Tenggara, yang terdiri dari negara-negara: Brunei (di pulau Borneo), Malaysia Timur (dengan negara-negara Melayu Sabah dan Sarawak di bagian utara Kalimantan), semua pulau-pulau Indonesia, Filipina, Singapura dan Timor Leste (Timor Timur).

Bentang Alam Asia Tenggara

Letak astronomis Asia Tenggara adalah 280 LU – 110 LS dan 920 BT – 1410 BT. Letak geografis Asia Tenggara berada di antara tiga perairan, yaitu: Samudra Hindia dan Teluk Benggala di bagian barat; Laut Cina Selatan di utara; dan Samudra Pasifik di timur. Luas wilayah Asia Tenggara beserta wilayah perairannya ialah sekitar 4.511.167 kilometer persegi.

Bentang alam yang umum tampak di kawasan Asia Tenggara adalah pegunungan, perbukitan, dataran tinggi, dan dataran rendah. Gunung api tidak dimiliki oleh semua negara di kawasan Asia Tenggara, gunung berapi hanya muncul di wilayah Indonesia (Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku) dan wilayah Filipina.

Bentang alam di kawasan Asia Tenggara adalah sebagai berikut:

Pegunungan, terbagi atas pegunungan lipatan tua dan pegunungan lipatan muda.

a. Pegunungan lipatan tua:

1. Pegunungan Bilauktaung (Thailand)
2. Pegunungan Annam (Vietnam)
3. Pegunungan Titiwangsa (Malaysia)
4. Pegunungan Bintan (Malaysia)
5. Pegunungan Muller (Indonesia)
6. Pegunungan Schwaner (Indonesia)
7. Pegunungan Tenasserim (Thailand)
8. Pegunungan Barat (Thailand)
9. Pegunungan Utara (Thailand)
10. Pegunungan Gajah (Kampuchea)

b. Pegunungan lipatan muda:

1. Pegunungan Arakan Yoma (Myanmar)
2. Pegunungan Bukit Barisan (Indonesia)
3. Pegunungan Crocker (Malaysia)
4. Pegunungan Kapuas Hulu (Malaysia)
5. Pegunungan Sudirman (Indonesia)
6. Pegunungan Jaya Wijaya (Indonesia)
7. Pegunungan Zambales (Filipina)
8. Pegunungan Cordillera Tengah (Filipina)
9. Pegunungan Sierra Madre (Filipina)
10. Pegunungan Diutana (Filipina)

Dataran tinggi:

1. Dataran Tinggi Shan (Myanmar)
2. Dataran Tinggi Korat (Thailand)
3. Dataran Tinggi Laos (Laos)
4. Dataran Tinggi Gayo/Aceh (Indonesia)
5. Dataran Tinggi Karo/Batak (Indonesia)
6. Dataran Tinggi Minangkabau (Indonesia)
7. Dataran Tinggi Priangan/Bandung (Indonesia)
8. Dataran Tinggi Dieng (Indonesia)

Gunung api:

1. Gunung Merapi (Indonesia)
2. Gunung Kerinci (Indonesia)
3. Gunung Krakatau (Indonesia)
4. Gunung Semeru (Indonesia)
5. Gunung Lompobatang (Indonesia)
6. Gunung Agung (Indonesia)
7. Gunung Rinjani (Indonesia)
8. Gunung Mayon (Filipina)
9. Gunung Pinatubo (Filipina)
10. Gunung Apo (Filipina)
11. Gunung Pulong (Filipina)

Dangkalan benua:

1. Dangkalan Sunda
2. Dangkalan Sahul

Kawasan Asia Tenggara dialiri oleh banyak sungai. Sebagian besar sungai mengalir ke selatan. Coba amati sungai-sungai pada peta Asia Tenggara. Lihat apa saja sungai-sungai utamanya, negara mana saja yang dialiri sungai tersebut, dan di laut mana sungai itu bermuara?

Keadaan Alam di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar, terdiri dari lima pulau besar dan 30 kepulauan kecil, jumlah keseluruhan mencapai 17.508 pulau dengan 6000 diantaranya telah dihuni. Indonesia terbentang sepanjang 5.150 km di antara Benua Australia dan Asia serta membelah Samudera Hindia dan Pasifik di bawah garis khatulistiwa.

Letak Indonesia yang diapit dua benua dan berada di antara dua samudra berpengaruh besar terhadap keadaan alam maupun kehidupan penduduk.

Lima pulau terbesar di Indonesia ialah Kalimantan atau lebih tepat dikatakan dua pertiga pulau Borneo (539.450 km), Sumatera (473.606 km), Papua, setengahnya adalah bagian dari Papua Nugini (421.952 km), Sulawesi (189.035 km), serta Jawa dan Madura (132.035 km).

Sebagai sebuah republik yang demokratis, Indonesia terbagi menjadi 32 Provinsi dan daerah otonomi khusus serta secara geografis dapat dipilah menjadi 4 kelompok besar, yaitu: Sunda Besar, meliputi pulau-pulau besar seperti Sumatera, jawa, Kalimantan, dan Sulawesi; Sunda Kecil, meliputi pulau-pulau kecil dari Bali hingga (arah timur) Timor; Maluku, termasuk juga semua pulau di antara Papua Sulawesi; dan terakhir, Papua, yang terletak di ujung paling timur Indonesia.

Keadaan Alam di Filipina

Filipina memiliki kurang lebih 7.107 pulau besar dan kecil, dengan perkiraan luas wilayahnya yaitu sekitar 300.000 kilometer persegi. Pulau terbesar di antara ribuan pulau tersebut adalah: Pulau Luzon, Pulau Mindanao, Pulau Samar, Pulau Panay, Pulau Mindoro, Pulau Negros, Pulau Visayan, Pulau Palawan, Pulau Leyte, Pulau Bohol, dan Pulau Masbate.

Kota metropolitan Manila yang menjadi Ibu kota Republik Filipina terletak di wilayah Selatan Pulau Luzon. Kota terpenting lainnya antara lain seperti Zamboanga, Davao, Tarlac, San Pablo, Batangas, Legaspi, Iloilo, Ormoc, Naga, dan kota Calbayong.

Secara umum keadaan alam di Filipina tidak jauh berbeda dengan Indonesia, begitu pula dengan corak penghidupan rakyatnya. Wilayah Kepulauan Filipina memiliki kedalaman parit laut sekitar 10.539 meter, atau yang terdalam di dunia, yang berlokasi di lepas pantai timur Pulau Mindanao.

Kepulauan Filipina juga kaya dengan wilayah hutan lindung yang masih asli di Luzon Utara dan Mindanao, daerah perbukitan, gunung-gunung, jurang-jurang curam, dan lembah-lembah yang subur.