Kapan Penemuan Fosil Dinosaurus Pertama?

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Dinosaurus adalah kelompok hewan purbakala dari klad Dinosauria. Dinosaurus pertama kali muncul pada periode Trias, sekitar 230 juta tahun yang lalu, dan merupakan vertebrata dominan selama 135 juta tahun, yang dimulai sejak periode Jura (sekitar 201 juta tahun yang lalu) hingga berakhirnya periode Kapur (65 juta tahun yang lalu), dan kemudian musnah akibat peristiwa kepunahan Kapur-Paleogen sebelum Era Mesozoikum. Studi terhadap fosil dinosaurus menunjukkan bahwa spesies burung berevolusi dari dinosaurus theropoda selama periode Jura, dan akibatnya, ribuan jenis burung yang hidup sekarang telah diklasifikasikan sebagai sub-kelompok dinosaurus oleh para paleontolog.

Dinosaurus bisa digolongkan ke dalam beragam kelompok hewan dari sudut pandang taksonomi, morfologi, dan ekologi. Lebih dari 9.000 spesies burung adalah jenis dinosaurus vertebrata yang paling beragam, selain perciform ikan.

Meskipun kata dinosaurus secara harfiah berarti “kadal yang mengerikan”, namun sebenarnya dinosaurus bukanlah spesies kadal. Sebaliknya, dinosaurus tergolong dalam kelompok reptil yang terpisah. Bukti menunjukkan bahwa dinosaurus yang telah punah sama sekali tidak mencerminkan karakteristik tradisional reptil, misalnya bergerak melata dan ektoterma. Selain itu, kebanyakan hewan pra-sejarah seperti mosasaurus, ichthyosaurus, pterosaurus, plesiosaurus, dan Dimetrodon, dianggap sebagai jenis dinosaurus, namun sebenarnya hewan-hewan ini bukanlah dinosaurus. Sepanjang paruh pertama abad ke-20, sebelum burung diakui sebagai keturunan dinosaurus, sebagian besar ilmuwan percaya bahwa dinosaurus adalah hewan yang lamban dan berdarah dingin. Namun, penelitian yang dilakukan sejak 1970-an menunjukkan bahwa dinosaurus adalah hewan yang aktif dengan sistem metabolisme yang tinggi dan melakukan berbagai adaptasi dalam interaksi sosialnya.

BACA JUGA:  Tumbuhan yang Hidup Secara Heterotrof

Sejarah Penemuan Dinosaurus
Dilansir dari kompas, Fosil dinosaurus pertama kali ditemuan di Tanzania pada tahun 1930-an. Analisis fosil dilakukan baru-baru ini dengan melihat fosil tulang lengan atasnya serta meneliti usia lapisan tanah tempat fosil ditemukan. Tujuan analisis adalah memastikan bahwa fosil yang ditemukan memang dinosaurus.

Hasil analisis yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters pada Rabu (5/12/2012) menyatakan bahwa fosil itu memang dinosaurus. Penampang tulang lengan atas menunjukkan bahwa makhluk itu tumbuh secara cepat, ciri khas makhluk seperti dinosaurus, mamalia, dan burung.

Werning yang juga terlibat penelitian ini mengungkapkan, ciri lain yang membuat ilmuwan yakin bahwa fosil yang ditemukan merupakan dinosaurus adalah karakteristik tulangnya. Pada tulang lengan atas terdapat puncak yang membesar tempat otot melekat. Ini cuma dimiliki dinosaurus.

BACA JUGA:  Bagian-bagian Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Selama 150 tahun terakhir, ilmuwan berpendapat bahwa dinosaurus sudah eksis sejak masa Triassic Tengah. Namun, ilmuwan belum memiliki bukti pendukung. Pendapat itu cuma didasarkan atas jejak atau fosil yang terfragmentasi.

Berdasarkan hasil penelitian terbaru ini, dinosaurus muncul di Bumi antara 240 juta dan 245 juta tahun lalu. Saat itu, Bumi masih terdiri atas satu benua purba, disebut Pangaea. Wilayah Tanzania tempat dinosaurus ini ditemukan merupakan bagian dari selatan Pangaea.

Nesbitt menambahkan, dinosaurus tak langsung mencapai masa kejayaannya. Makhluk itu berevolusi secara bertahap hingga mencapai puncaknya. Fosil yang dilihat di museum saat ini kebanyakan berasal dari masa kejayaan hewan raksasa itu.

BACA JUGA:  Fotosintesis dan Produktivitas