Apa yang Dimaksud dengan Samadhi?

Loading...

ASTALOG.COM – Kata Samadhi terdiri dari ‘sam + a + dha’ sam berarti bersama-sama, mengumpulkan, memusatkan. Samadhi adalah pikiran terpusat atau terarah pada suatu objek. Dalam kitab agama Buddha, definisi Samadhi adalah: “pikiran baik terpusat pada satu objek”. Dalam pengertian ini Samadhi dipandang sebagai hasil.

Definisi Samadhi yang lebih terinci dalan kitab Buddhis, istilah baik lebih penting dari pada terpusat pada satu objek, karena jika buruk, meskipun terpusat pada satu objek, hasilnya adalah samadhi salah (micchasamadhi). Oleh sebab itu objek yang dipergunakan dalam latihan Samadhi harus sesuatu yang tidak menimbulkan pikiran buruk, melainkan yang menimbulkan pikiran baik.

Samadhi sebagahi istilah teknis berarti Kesadaran (citta) dan unjsur rohani yang baik (kusala cetasika), terpusat dengan mapan terhadap satu objek. “terpusat dengan mapan” artinya pikiran terpusat pada satu objek, tidak terganggu oleh objek lainya, dan tidak dikuasai oleh nivaran atau kekotoran batin.

BACA JUGA:  Riba adalah

Manfaat Samadhi
Oleh karena Samadhi beraneka macam, manfaat yang diberikanya juga beraneki ragam. Dalam kitab disebutkan sebagai berikut:

1. Kebahagiaan kehidupan sekarang (Dithadammika Sukkha)
2. Pandangan terang (Vipasana)
3. Kemampuan luar biasa (Idhi Vidhi)
4. Kelahiran dalam alam brahma (Brahma Dewa)
5. Pencapaian Nibbana (Nirodha Sampatti)
6. Bila Anda seorang pedagang yang selalu sibuk, meditasi menolong membebaskan diri Anda dari ketegangan sehingga Anda menjadi relaks.
7. Kalau Anda sering berada dalam kebingungan, meditasi akan menolong menenangkan diri Anda dari kebingungan dan meditasi membantu Anda untuk mendapatkan ketenangan yang bersifat sementara maupun permanen.
8. Bila Anda mempunyai banyak persoalan yang seolah-olah tidak putus-putusnya, meditasi dapat menolong Anda untuk menimbulkan ketabahan dan keberanian serta mengembangkan kekuatan untuk mengatasi persoalan tersebut.
9. Bila Anda tergolong orang yang kurang mempunyai kepercayaan pada diri sendiri, meditasi dapat menolong Anda untuk mendapatkan kepercayaan terhadap diri sendiri yang sangat dibutuhkan. Memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri adalah kunci rahasia kesuksesan Anda.
10.Kalau Anda mempunyai rasa ketakutan dan keraguan, meditasi dapat menolong Anda untuk mendapatkan pengertian yang benar terhadap keadaan yang menyebabkan ketakutan itu, dengan demikian, Anda dapat mengatasi rasa takut tersebut.

BACA JUGA:  Fungsi Candi Untuk Umat Budha

Tokoh Samadhi
Berikut beberapa tokoh pelaku samadhi

1. Sri Ramakrishna Paramhansa
Ramakrishna dapat masuk dalam samadhi selama berjam-jam dan perlahan kembali lagi dalam keadaan normalnya. Anehnya, jantungnya sama sekali tidak berdetak selama samadhi. Selain itu, Sri Totapuri, guru dari Paramhansa juga pernah menceritakan bahwa muridnya pernah melakukan nirvikalpa samadhi.

2. Sri Chaitanya Mahaprabhu
Sri Chaitanya Mahaprabu (1485-1533) adalah seorang yogi yang sering melakukan samadhi dan dapat kembali sadar dengan mudah. Diceritakan pada suatu hari di pantai, Ia pernah kehilangan kesadaran lalu tenggelam di dalam laut. Setelah beberapa jam kemudian, Ia ditemukan oleh seorang nelayan. Sang nelayan panik karena Mahaprabu sama sekali tak sadarkan diri, tetapi perlahan-lahan dia mulai sadar dengan senyuman di wajahnya.

BACA JUGA:  Shalat Munfarid Adalah

3. Lahiri Mahasaya
Lahiri Mahasaya adalah satu-satunya tokoh dari Hindu yang dapat melakukan samadhi tanpa perlu bermeditasi; Ia dapat masuk ke dalam fase samadhi sambil berbicara. Suatu hari muridnya dokter Chandramohan mengobrol dan bercanda-canda dengan Lahiri Mahasaya. Mahasaya pun bertanya apakah pertanda orang meninggal, dan muridnya mengatakan bahwa detak jantungya pasti lah berhenti. Mahasaya meminta Chandramohan memeriksa denyut nadinya, tidak berdenyut, Chandramohan pun kaget.