Ciri-ciri Lapisan Atmosfer Bumi

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.

Di Bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi.

Manfaat Atmosfer
Manfaat atmosfer bukan hanya sebagai pelindung bumi dari hantaman benda-benda langit, seperti meteor atau asteroid, melainkan juga berguna untuk:

1. Membantu menjaga stabilitas suhu udara siang dan malam.
2. Menyerap radiasi dan sinar ultraviolet nan sangat berbahaya bagi manusia dan makhluk bumi lainnya.
3. Menciptakan cuaca, berupa hujan dan salju sehingga terjadilah musim panas dan musim dingin.

Ciri-ciri Lapisan Atmosfer
Lapisan atmosfer bumi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Atmosfer bumi ini terdapat pada ketinggian 0 km di atas permukaan tanah sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi.
2. Atmosfer berbentuk selubung udara nan terdiri atas unsur gas, debu, dan uap air.
3. Atmosfer terdiri atas beberapa lapisan. Setiap lapisan tersebut mempunyai ciri dan fungsi masing-masing. Lapisan tersebut ialah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

BACA JUGA:  Bagaimana Kehidupan Masyarakat Indonesia pada Masa Islam?

Selain atmosfer, bagian dari atmosfer juga memiliki beberapa ciri antara lain:

Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer adalah sebagai berikut…

1. Troposfer
a. Secara umum, lapisan ini adalah yang paling tipis dengan ketebalan sekitar 12 km dari permukaan tanah

b. Ketinggian troposfer berbeda-beda pada setiap tempat. Di daerah kutub, ketinggiannya sekitar 8 km dan di daerah khatulistiwa atau daerah ekuator bisa mencapai 16 km.

c. Merupakan lapisan yang berhubungan langsung dengan permukaan bumi dan digunakan sebagai tempat tinggal berbagai jenis makhluk hidup.

d. Tempat terjadinya peristiwa cuaca dan iklim, seperti hujan, angin, petir, dan awan.

e. Terdapat lapisan tropopause, yaitu lapisan antara troposfer dan stratosfer.

BACA JUGA:  Pengaruh Revolusi Perancis Terhadap Indonesia

f. Tiap kenaikan 100 meter, suhunya akan turun 0,5°-0,6° C.

2. Stratosfer
a. Merupakan lapisan dengan ketinggian sekitar 12-60 km.
Suhu akan meningkat dengan bertambahnya ketinggian, yakni dari -60°C (pada tropopause) hingga 10°C pada puncaknya.

b. Terdapat lapisan ozon (ozone layer) yang berfungsi melindungi bumi dari radiasi ultraviolet matahari dengan menyerap sinar yang berlebih. Serapan radiasi matahari oleh ozon inilah yang mengakibatkan suhu udara naik setiap bertambahnya ketinggian

c. Tidak mengandung uang air, awan, maupun debu sehingga udaranya kering.

d. Terdapat lapisan stratopause, yaitu lapisan antara stratosfer dan mesosfer

3. Mesosfer
a. Ketinggiannya sekitar 60-80 km.

b. Suhunya sekitar -50°C sampai -70°C.

BACA JUGA:  Bagaimanakah Proses Terbentuknya Gunung Merapi?

c. Merupakan lapisan yang melindungi bumi dari meteor dan benda-benda langit lainnya yang jatuh ke bumi. Meteor akan terbakar dan hancur jika lapisan mencapai lapisan ini dan menjadi pecahan-pecahan kecil yang disebut meteorit.

d. Terdapat lapisan mesopause, yaitu lapisan antara mesosfer dan termosfer

4. Termosfer
a. Ketinggiannya sekitar 80-800 km.

b. Lapisan ini sering disebut lapisan panas (hot layer).

c. Suhu udara di bagian paling atas dari lapisan ini dapat mencapai >1000°C.

d. Pada lapisan ini juga terdapat lapisan ionosfer.

e. Lapisan ionosfer berfungsi untuk penyebaran gelombang radio

6. Eksosfer
a. Ketinggian sekitar lebih dari 800 km

b. Lapisan atmosfer paling luar sehingga pengaruh gaya gravitasi sangat kecil

c. Kandungan gas-gas atmosfer juga sangat rendah