Pengertian dan Ciri-Ciri Nomina Beserta Contohnya

ASTALOG.COM – Nomina adalah nama lain dari “kata benda“. Dalam definisinya, nomina merujuk pada semua benda dan semua hal yang dibendakan.

Nomina dapat dilihat dari dua segi, yaitu segi semantik dan segi sintaksis. Dari segi semantik, nomina merupakan kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian.

Dari segi sintaksis, nomina mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Dalam kalimat yang predikatnya verba, nomina cenderung menduduki fungsi subjek, objek, atau pelengkap. Contohnya adalah:
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur membangun gedung olahraga besar.” Kata Pemerintah Kabupaten dan gedung olahraga menduduki fungsi subjek dan objek berupa nomina.
2. Nomina tidak dapat dijadikan bentuk ingkar dengan kata “tidak”. Kata pengingkar pada nomina adalah “bukan”. Contohnya:
Kalimat dasar: “Ikbal itu pelajar SMA”
Bentuk ingkar yang benar: “Ikbal itu bukan pelajar SMA”
Bentuk ingkar yang salah: “Ikbal itu tidak pelajar SMA”
3. Nomina biasanya dapat diikuti oleh kata sifat (adjektiva) baik secara langsung maupun dengan perantara “yang”. Contohnya antara lain:
Kata “buku”
Dapat digabung dengan adjektiva: “buku tebal”
Dapat disisipi kata “yang”: “buku yang tebal”
4. Mempunyai potensi untuk didahului dengan partikel “dari”. Contohnya:
Kata “batu”  >>  “dari batu”,  atau kata “kertas”  >> “dari kertas”
5. Nomina juga dapat mengalami proses lain seperti proses reduplikasi ataupun proses pemajemukan dengan kata lain. Misalnya:
  • Reduplikasi, misalnya: buku-buku, mobil-mobil, orang-orangan, kekanak-kanakan.
  • Kata majemuk, misalnya: bawah tanah, peran serta, tumpang tindih.

Jenis-Jenis Nomina (Kata Benda)

Nomina (kata benda) dapat dibedakan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  • Nomina konkret: benda-benda yang bentuknya dapat dideskripsikan dengan pancaindera. Contohnya: meja, kursi, telepon, dan lain-lain.
  • Nomina khusus: nomina tentang nama tertentu. Ciri dari nomina ini adalah diawali dengan huruf kapital, seperti nama orang, nama negara, nama tempat, nama perusahaan, dan lain-lain.
  • Nomina umum: kata benda yang sangat umum, seperti: sepak bola, pelajar, murid, desa, dan lain-lain.
  • Nomina kolektif: nomina yang mengandung arti kumpulan, koleksi, atau jumlah yang majemuk. Contohnya: sekelompok manusia, hadirin, majelis, semua, dan lain-lain.
  • Nomina abstrak: nomina yang tidak dapat dideskripsikan dengan pancaindera. Contohnya: kemerdekaan, kebebasan, kebahagiaan, tindakan, dan lain-lain.
  • Nomina penjumlahan: nomina ini terbagi menjadi dua bagian, nomina terhitung dan nomina tak terhitung.