Planet yang Paling Panas Adalah?

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Venus adalah planet terdekat kedua dari Matahari setelah Merkurius. Planet ini mengorbit Matahari selama 224,7 hari Bumi.Venus tidak memiliki satelit alami dan dinamai dari dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi Romawi. Setelah Bulan, planet ini merupakan objek alami tercerah di langit malam, dengan magnitudo tampak Sebesar −4,6 yang cukup cerah untuk menghasilkan bayangan.

Venus merupakan planet inferior dengan sudut elongasi yang mencapai 47,8°. Kecerahan maksimal planet ini dapat dilihat segera sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam, sehingga disebut Bintang Fajar atau Bintang Senja.

Venus adalah teka teki di tata surya kita. Ukuran planet ini mirip seperti Bumi, dari masanya dan lingkarannya relatif sama. Apakah mungkin manusia bisa berdiri di planet ini, tentu saja tidak mungkin. Walau ada sisi yang lebih dingin pada malam hari, tapi di sisi lain luar biasa panas.

Planet memiliki suhu rata rata paling panas dari planet lain walau jarak ke matahari masih di urutan paling dekat kedua.

Venus memiliki diameter 12092km dengan selisih 650km lebih kecil dari Bumi dan tidak memilik bulan
Bumi memiliki diameter 12742km
Mars ukuran 6792km, 53% lebih kecil dari diameter Bumi.

Venus memiliki cahaya paling terang dari planet lain. Mengapa planet Venus sangat terang, jawabannya karena 95% gas di planet Venus adalah gas CO2. Sisanya gas Nitrogen, artinya disana banyak energi panas terperangkap. Suhunya permukaan Venus dapat mencapai 700 deg C. Rata rata diatas 450 deg.C dengan arus angin sekitar 3-4km perjam
Sisi malam suhu menjadi sangat dingin mencapai -70 deg.C dan kecepatan angin dapat mencapai 300-400km perjam.

Rata rata panas di Venus ternyata lebih tinggi dibanding Merkurius yang lebih dekat ke matahari. Karena efek rumah kaca terjadi disana. Merkurius memilik suhu bervariasi, dari – 173 deg C sisi permukaan malam hari dan rata rata 400 deg.C di siang hari yang menghadap langsung ke matahari.

Banyak ilmuwan di seluruh dunia yang skeptis untuk mengirimkan misi ke Venus. Kebanyakan berpikir bahwa segala sesuatu akan terbakar. Soviet mengirim beberapa misi ke Venus, dan beberapa kali mengalami kegagalan. Akhirnya, pada tahun 1981, Venera 13 membuat misi berhasil melewati lapisan panas atmosfer dan mendarat di permukaan. Ini berhasil bertahan dari pembakaran untuk waktu 127 menit dan dapat mengirim gambar warna belakang permukaan Venus. Kemudian, transmisi berhenti sebagai Venera 13 meleleh.

Pada tahun 1990, Magellan penyelidikan NASA mampu mencapai Venus dan mengirimkan peta permukaan dengan radar. Venus memiliki banyak dataran, dataran tinggi dan dataran rendah. Sejak Venus bernama dewi Yunani, banyak daerah dari Venus yang ditemukan juga memiliki nama perempuan.

Misi ke Venus adalah pelajaran besar ketika sebuah planet memiliki tingkat karbon dioksida yang tinggi di atmosfer dan sedang digunakan saat ini oleh para ilmuwan untuk mempelajari planet kita sendiri dalam konsep pemanasan global dan efek gas rumah kaca.